Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan

Yasinta Rahmawati

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:41 WIB
Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan
Ilustrasi aplikasi kencan.
  • Survei Forbes Health menunjukkan 78 persen pengguna aplikasi kencan di Amerika Serikat mengalami kelelahan mental atau burnout.
  • Generasi muda dan perempuan paling terdampak akibat sulitnya membangun koneksi emosional yang autentik serta berulang kali gagal.
  • Dampak negatif seperti ghosting, catfishing, dan tekanan pengambilan keputusan memicu dating app fatigue.

Suara.com - Fenomena mencari pasangan secara digital kini telah mencapai titik jenuh baru yang dikenal sebagai dating app fatigue.

Banyak pengguna aktif aplikasi kencan melaporkan kelelahan emosional dan mental akibat proses swipe (menggeser layar) yang seolah tak ada habisnya.

Berdasarkan survei terbaru dari Forbes Health terhadap 1.000 pengguna aplikasi kencan di Amerika Serikat, terungkap fakta mengejutkan: 78 persen pengguna mengalami kejenuhan akut atau burnout.

Kelelahan ini bukan sekadar rasa bosan, melainkan tekanan psikologis nyata yang berdampak pada kesehatan mental para lajang di berbagai belahan dunia.

Salah satu pemicu utama adalah decision fatigue, kelelahan dalam mengambil keputusan, yang muncul karena pengguna dihadapkan pada ribuan profil tanpa henti.

Kondisi ini secara perlahan mengaburkan peluang untuk membangun koneksi emosional yang autentik dan mendalam.

Siapa yang Paling Terdampak?

Survei menunjukkan bahwa generasi muda merupakan kelompok yang paling merasakan kelelahan ini. Hal ini kemungkinan besar berkaitan dengan tingginya intensitas penggunaan aplikasi kencan dan komunikasi digital di kalangan mereka.

ilustrasi aplikasi dating apps (pexels/Julio Lopez)
ilustrasi aplikasi dating apps (pexels/Julio Lopez)

Menariknya, perempuan dilaporkan lebih rentan mengalami kelelahan dibandingkan laki-laki. Sebanyak 80% perempuan mengaku merasakan tingkat kelelahan tertentu, sementara pada laki-laki angkanya mencapai 74%.

Rufus Tony Spann, Ph.D., seorang terapis seks bersertifikat dan anggota Dewan Penasihat Kesehatan Forbes, menjelaskan bahwa perbedaan ini mungkin berkaitan dengan cara masing-masing gender membangun koneksi.

"Perempuan cenderung memimpin dengan koneksi emosional, sementara laki-laki dengan koneksi fisik. Koneksi emosional bisa berdampak lebih dalam, sehingga lebih melelahkan ketika tidak berjalan sesuai harapan," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berulang kali membangun koneksi emosional dengan orang yang berbeda dapat menjadi tantangan tersendiri untuk pulih ketika hubungan tidak berhasil.

Akar Masalah: dari Koneksi yang Gagal hingga Tekanan Sosial

Ketika ditelusuri lebih jauh, alasan utama di balik dating app fatigue cukup beragam. Sekitar 40% responden menyebutkan sulitnya menemukan koneksi yang bermakna sebagai penyebab utama. Hal ini diikuti oleh:

  • Kekecewaan terhadap orang lain (35%)
  • Perasaan ditolak (27%)
  • Percakapan yang berulang dengan banyak orang (24%)
  • Aktivitas menggeser profil (swiping) yang melelahkan (22%)
  • Waktu yang dihabiskan di aplikasi (21%)

Selain itu, sekitar 20% responden merasa tertekan untuk menampilkan diri dengan cara tertentu, sementara 18% lainnya merasa lelah karena harus mengelola profil dan menggunakan beberapa aplikasi sekaligus.

Dinamika Negatif dalam Aplikasi Kencan

Tren kencan modern juga turut memperburuk kondisi ini. Banyak pengguna melaporkan pengalaman negatif seperti ghosting, ketika seseorang tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan, yang dialami oleh 41% responden.

"Banyak orang hanya menggeser layar tanpa benar-benar ingin terhubung, atau hanya mencari hubungan fisik. Ada juga yang memulai percakapan lalu menghilang begitu saja," ungkap Dr. Spann.

Selain itu, 38% responden mengaku pernah mengalami catfishing, yaitu berinteraksi dengan seseorang yang berpura-pura menjadi orang lain. Fenomena ini dinilai memiliki dampak serius.

"Catfishing dapat menyebabkan kerusakan psikologis, fisik, dan emosional," kata Dr. Spann.

Pengalaman negatif lain yang turut berkontribusi terhadap kelelahan ini meliputi:

  • Love bombing (27%)
  • Gaslighting (26%)
  • Perselingkuhan (21%)
  • Pelecehan, rasisme, atau seksisme (18%)

Menurut Dr. Spann, praktik-praktik di atas dapat memberikan dampak mendalam terhadap kondisi psikologis seseorang dan berpotensi menimbulkan efek emosional jangka panjang.

Cara Mengelola Dating App Fatigue

Para ahli dari Dewan Penasihat Kesehatan Forbes memberikan beberapa strategi untuk mengelola kelelahan ini:

1. Bersikap penuh kesadaran 

Mengembangkan kesadaran saat menggunakan aplikasi dapat membantu pengguna memahami bagaimana setiap interaksi memengaruhi emosi mereka. Dengan begitu, pengalaman tidak terasa monoton atau saling tumpang tindih.

2. Menetapkan batasan

Aplikasi kencan bisa terasa seperti pekerjaan kedua jika tidak ada batasan. Menentukan batas waktu dan energi dalam menggunakan aplikasi dapat mencegah kelelahan berlebih.

3. Beristirahat saat diperlukan

Mengambil jeda, baik beberapa hari maupun satu minggu, dapat membantu memulihkan energi emosional.
Jika Anda mulai merasa mati rasa atau kesal, itu adalah sinyal untuk berhenti sejenak dan kembali menikmati kehidupan nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Floral hingga Gourmand, Ini 5 Parfum Wanita yang Cocok untuk Kencan

Dari Floral hingga Gourmand, Ini 5 Parfum Wanita yang Cocok untuk Kencan

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:35 WIB

Satu Sepatu Segala Suasana: Tips Styling Sneakers Putih dari Kantor hingga Kencan

Satu Sepatu Segala Suasana: Tips Styling Sneakers Putih dari Kantor hingga Kencan

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 10:05 WIB

5 Parfum yang Cocok Dipakai Malam Hari, Wangi Elegan untuk Kencan dan Acara Spesial

5 Parfum yang Cocok Dipakai Malam Hari, Wangi Elegan untuk Kencan dan Acara Spesial

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 19:49 WIB

Dating Apps dan Kesepian di Tengah Keramaian Kota

Dating Apps dan Kesepian di Tengah Keramaian Kota

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 11:07 WIB

Lelah Drama dalam Percintaan? 5 Alasan Quiet Dating Cocok untuk Pekerja Sibuk

Lelah Drama dalam Percintaan? 5 Alasan Quiet Dating Cocok untuk Pekerja Sibuk

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 18:15 WIB

4 Rekomendasi Dating Show Korea di Tahun 2025, Ada Heart Pairing!

4 Rekomendasi Dating Show Korea di Tahun 2025, Ada Heart Pairing!

Your Say | Rabu, 07 Mei 2025 | 16:13 WIB

Terkini

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:33 WIB

Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu

Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:24 WIB

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:07 WIB

Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia

Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:03 WIB

Profil Eka Rismayanti dan Radiansyah, Pasutri Owner WO Marwah yang Tipu 58 Calon Pengantin

Profil Eka Rismayanti dan Radiansyah, Pasutri Owner WO Marwah yang Tipu 58 Calon Pengantin

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:03 WIB

3 Zodiak yang Keuangannya Paling Bersinar dan Hoki Mulai 2 Juni 2026, Kamu Termasuk?

3 Zodiak yang Keuangannya Paling Bersinar dan Hoki Mulai 2 Juni 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:02 WIB

4 Parfum Lokal Aroma Bunga yang Wanginya Elegan Rekomendasi Beauty Vlogger

4 Parfum Lokal Aroma Bunga yang Wanginya Elegan Rekomendasi Beauty Vlogger

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:48 WIB

Bolehkah Akad Nikah 2 Kali dalam Islam? Begini Hukumnya Menurut Buya Yahya

Bolehkah Akad Nikah 2 Kali dalam Islam? Begini Hukumnya Menurut Buya Yahya

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:15 WIB

Bikin Rezeki Seret? Ini Warna Dompet yang Sebaiknya Dihindari Menurut Feng Shui

Bikin Rezeki Seret? Ini Warna Dompet yang Sebaiknya Dihindari Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:35 WIB

Saat Dunia Kerja Berubah, Generasi Muda Dituntut Siap: Keterampilan Digital Jadi Kunci

Saat Dunia Kerja Berubah, Generasi Muda Dituntut Siap: Keterampilan Digital Jadi Kunci

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:27 WIB