Kapan Malam 1 Suro 2026? Ini Tradisi yang Biasa Dilakukan Masyarakat Jawa

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:24 WIB
Kapan Malam 1 Suro 2026? Ini Tradisi yang Biasa Dilakukan Masyarakat Jawa
Ilustrasi malam 1 suro, Kapan 1 Suro 2026? (Unsplash)
baca 10 detik
  • Malam 1 Suro tahun 2026 diperkirakan jatuh pada Selasa malam, 16 Juni 2026, sebagai penanda awal tahun baru Jawa.
  • Tradisi yang dicetuskan Sultan Agung ini bertujuan untuk membersihkan batin serta mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Berbagai daerah menyelenggarakan ritual seperti kirab pusaka, ziarah, dan syukuran sebagai wujud introspeksi serta penghormatan terhadap nilai budaya leluhur.

Suara.com - Malam 1 Suro menandai awal tahun baru dalam kalender Jawa sekaligus menyambut 1 Muharram dalam kalender Hijriah. Pada 2026, Malam 1 Suro diperkirakan jatuh pada Selasa malam, 16 Juni 2026, setelah Magrib.

Pergantian hari dalam tradisi Jawa dimulai sejak matahari terbenam, sehingga suasana khidmat sudah terasa sejak petang Selasa, menyambut Rabu, 17 Juni 2026 sebagai 1 Suro 1960 dalam penanggalan Jawa.

Momen ini menjadi waktu istimewa bagi masyarakat Jawa untuk merenung, bersyukur, dan memohon keselamatan.

Tradisi Masyarakat Jawa pada Malam 1 Suro

Tradisi Malam 1 Suro berakar dari akulturasi budaya Jawa dan Islam yang diprakarsai Sultan Agung Mataram pada abad ke-17.

Ia menyatukan kalender Saka dengan kalender Hijriah, menjadikan bulan Suro sebagai waktu untuk membersihkan batin dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Bukan sekadar pesta, malam ini lebih menekankan ketenangan, tafakur, dan keseimbangan hidup.

Di Keraton Kasunanan Surakarta, salah satu tradisi paling megah adalah Kirab Pusaka yang melibatkan abdi dalem berpakaian adat membawa benda-benda pusaka keraton. Kirab ini sering diiringi Kebo Bule yang dianggap sakral. 

Di Yogyakarta, tradisi serupa dilakukan dengan kirab keris dan pusaka lainnya, disertai mubeng beteng atau tapa bisu mengelilingi benteng keraton tanpa bicara dan tanpa alas kaki sebagai bentuk prihatin dan introspeksi.

baca juga

Ziarah kubur leluhur, tirakatan semalaman, serta pengajian dan shalawatan juga menjadi kegiatan rutin.

Di beberapa daerah pesisir, seperti Bantul atau Cirebon ada upacara labuhan atau sesaji untuk memohon keselamatan nelayan dan kemakmuran.

Gunungan hasil bumi berisi sayur-mayur, buah, dan jajanan pasar sering dibuat dan dibagikan kepada warga sebagai simbol syukur atas rezeki.Selain ritual besar, banyak keluarga memilih menyepi di rumah.

Di tengah arus modernisasi, tradisi Malam 1 Suro tetap hidup sebagai warisan luhur yang mengajarkan nilai kesederhanaan, penghormatan leluhur, dan keseimbangan spiritual.

Bagi masyarakat Jawa, malam ini bukan hanya penanda waktu, melainkan pengingat bahwa kehidupan terbaik adalah yang selalu eling lan waspada (ingat dan waspada) terhadap Tuhan serta diri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Mitos Malam 1 Suro, Benarkah Dilarang Menikah dan Keluar pada Malam Hari?

6 Mitos Malam 1 Suro, Benarkah Dilarang Menikah dan Keluar pada Malam Hari?

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:00 WIB

Daftar Larangan Malam 1 Suro dan Bulan Muharram Menurut Syariat Islam, Jangan Asal Ikut Tradisi

Daftar Larangan Malam 1 Suro dan Bulan Muharram Menurut Syariat Islam, Jangan Asal Ikut Tradisi

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:09 WIB

1 Muharram 1448 Hijriah Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Kalender Tahun Baru Islam 2026

1 Muharram 1448 Hijriah Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Kalender Tahun Baru Islam 2026

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:40 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×