- Sandal semakin populer.
- Sandal ini memiliki fitur sol tipis, desain datar, fleksibel, serta ruang jari lebar.
- Penggunaan sandal ini secara rutin dapat memperkuat otot kaki dan meningkatkan keseimbangan.
Suara.com - Barefoot sandals atau sandal barefoot semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan terlihat semakin banyak orang yang menggunakannya untuk berlari.
Lantas, apa sebenarnya sandal barefoot itu dan mengapa banyak orang mulai beralih menggunakannya? Mari simak artikel berikut.
Apa Itu Sandal Barefoot?
Sandal barefoot adalah alas kaki yang dirancang khusus untuk memberikan perlindungan minimal pada telapak kaki tanpa mengganggu fungsi alami kaki.
Prinsip utamanya adalah "mengalasi, bukan membatasi."
Sandal ini dibuat sedemikian rupa agar pemakainya merasa seolah-olah sedang berjalan telanjang kaki, namun tetap aman dari tajamnya kerikil, aspal panas, atau kotoran di jalanan.
Sandal ini muncul dan terinspirasi dari suku Tarahumara di Meksiko, pelari jarak jauh paling tangguh di dunia.
Mengutip dari laman Zuzu Barefoot, mereka secara tradisional mengenakan sandal huarache yang terbuat dari kulit dan karet ban.
Sandal diikatkan di sekitar pergelangan kaki dan di bawah kaki, membiarkan jari-jari kaki bebas dan memungkinkan gerakan kaki alami.
Suku Tarahumara percaya bahwa huarache membantu mereka terhubung dengan bumi dan bergerak lebih efisien, mengurangi risiko cedera.
Ciri Khas Sandal Barefoot
Untuk membedakannya dengan sandal biasa, barefoot sandal biasanya memiliki empat karakteristik utama:
1. Zero Drop: Bagian tumit dan bagian depan sandal memiliki ketinggian yang sama (datar total). Tidak ada ganjalan ekstra di bagian tumit.
2. Sol yang Tipis: Biasanya hanya memiliki ketebalan 4mm hingga 10mm. Ini bertujuan agar saraf di telapak kaki tetap bisa merasakan tekstur tanah (ground feel).
3. Sangat Fleksibel: Sandal ini bisa ditekuk atau bahkan digulung dengan mudah, mengikuti gerakan alami otot kaki saat melangkah.