- Sultan Hassanal Bolkiah menunjuk Pangeran Abdul Mateen sebagai Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam pada 3 Juni 2026.
- Pangeran Abdul Mateen diketahui mengenyam pendidikan di bidang diplomasi dan ilmu politik.
- Ia akan tetap melanjutkan karier militer sembari mengemban jabatan Menlu.
Ia memulai pelatihan militernya sebagai kadet perwira di Royal Military Academy Sandhurst, Inggris, pada tahun 2010.
Pangeran Abdul Mateen berhasil lulus dari akademi militer bergengsi dunia tersebut setahun kemudian dengan pangkat Letnan Dua. Karier militernya terus menanjak hingga ia dipromosikan menjadi Kapten Substantif (Udara) oleh pihak kerajaan pada tahun 2017.
Pangkat kapten tersebut diraih setelah ia menyelesaikan Pelatihan Terbang Dasar selama tujuh bulan di Royal Air Force (RAF) Cranwell.
Tak berhenti sampai di situ saja, ia juga terlatih sebagai pilot helikopter handal setelah lulus dari Defense Helicopter Flying School di Shawbury.
Kini, dengan resminya pengangkatan sebagai Menteri Luar Negeri, ia akan mengombinasikan seluruh ilmu diplomasi dan pengalaman militernya.
Namun seperti yang dikutip dari Malay Mail, Sultan Hassanal Bolkiah menegaskan bahwa Pangeran Abdul Mateen tetap akan melanjutkan karier militernya sembari menjalankan tugas barunya sebagai Menlu.
Dalam perombakan kabinet yang sama, Sultan Hassanal Bolkiah juga mengangkat putra lainnya, Prince Abdul Malik, sebagai Menteri di Kantor Perdana Menteri.
Meski menunjuk dua putranya ke dalam kabinet, posisi pewaris takhta tetap dipegang oleh putra sulungnya, Crown Prince Al-Muhtadee Billah.
Putra mahkota berusia 52 tahun tersebut tetap menjabat sebagai Menteri Senior di Kantor Perdana Menteri.