- Stres dapat muncul akibat tekanan pekerjaan, masalah pribadi, dan berbagai tuntutan hidup, serta berpotensi memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.
- Salah satu cara sederhana untuk membantu mengelola stres adalah menghadirkan tanaman di dalam rumah.
- Menurut sejumlah ahli, beberapa jenis tanaman dapat menciptakan suasana yang lebih tenang, nyaman, dan mendukung relaksasi sehari-hari.
Suara.com - Stres merupakan masalah yang kerap dialami banyak orang akibat tekanan pekerjaan, urusan pribadi, maupun berbagai tuntutan dalam kehidupan sehari-hari.
Jika tidak dikelola dengan baik, stres dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental dalam jangka panjang.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan stres, salah satunya dengan menghadirkan tanaman di dalam rumah
Menurut sejumlah ahli, beberapa jenis tanaman diketahui dapat menciptakan suasana yang lebih tenang, nyaman, dan mendukung relaksasi.
Lantas, apa saja tanaman yang bisa membantu meredakan stres menurut ahli dan bagaimana cara memanfaatkannya? Berikut ulasannya, dirangkum dari laman hgtv.com.

1. Melati
Manfaat melati sebagai pereda stres diungkapkan oleh Andrew Bunting selaku Wakil Presiden Hortikultura untuk Pennsylvania Horticultural Society.
"Melati biasa (Jasminum officinale) memiliki banyak khasiat terapeutik, seperti menenangkan stres emosional," jelas Andrew Bunting, dilansir pada Minggu, 7 Juni 2026.
Selain meredakan stres, melati juga dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur. Tak heran kalau melati sering digunakan dalam wewangian, teh, dan aromaterapi.
2. Kamomil (Chamomile)
Dr. Sheri Dorn, Asisten Profesor Sosiohortikultura dan Terapi Hortikultura di Universitas Georgia, menjelaskan bahwa kamomil mengandung flavonoid seperti apigenin.
Senyawa alami tersebut dapat mengikat benzodiazepin di otak, dan meningkatkan relaksasi sekaligus mengurangi kecemasan serta stres.
Kamomil Jerman (Matricaria chamomilla) dan Kamomil Romawi (Chamaemelum nobile) adalah spesies yang paling umum digunakan untuk menghilangkan stres.
Sekarang ini, kamomil tersedia sebagai teh herbal dan dalam bentuk kapsul serta produk lainnya.

3. Lavender
Menurut Brian Shaunfield, manajer Lowe's dan spesialis taman di Charlotte, Carolina Utara, lavender bisa membantu mengurangi kecemasan, menenangkan sistem saraf, dan menurunkan detak jantung.
Oleh karena itu, bunga dan kuncup lavender biasa digunakan dalam aromaterapi, sabun, losion, kerajinan tangan, kantong wangi, dan banyak lagi.
4. Rosemary
Menurut National Institutes of Health, rosemary (Rosmarin officinalis) teruji klinis dapat mengurangi gejala kecemasan, stres, dan depresi serta meningkatkan kualitas tidur.
"Daunnya yang aromatik melibatkan indra melalui aroma dan sentuhan," kata Katie Rotella, Manajer PR Senior untuk Ball Horticultural Company.
"(Semua itu) menciptakan pengalaman yang lebih mendalam dan menenangkan yang sering dikaitkan dengan relaksasi dan kesadaran penuh," lanjutnya.
Tanaman ini dapat digunakan sebagai diffuser dan semprotan aromaterapi atau sebagai teh.
Lebih lanjut, Katie Rotella menyarankan agar menanam rosemary menjalar di wadah yang mudah dijangkau atau keranjang gantung untuk meredakan kecemasan dengan cepat.
Di kebun, tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang sedikit basa.
Kalau ditanam di dalam ruangan, rosemary biasanya membutuhkan setidaknya enam jam sinar matahari langsung setiap hari, jelas Brian Shaunfield.

5. Lemon Balm
Daun dan ekstrak dari lemon balm (Melissa officinalis) dikatakan dapat meredakan stres dan kecemasan ringan hingga sedang.
Herba beraroma lemon ini telah terbukti bekerja dengan meningkatkan asam gamma-aminobutirat (GABA), zat kimia otak yang memiliki efek menenangkan.
Penelitian juga menunjukkan bahwa lemon balm dapat meringankan gejala depresi dan membantu mengatasi masalah tidur seperti insomnia.
Minyak esensialnya dapat digunakan dalam diffuser aromaterapi, tingtur, produk mandi, dan semprotan pembersih.
Itu dia beberapa tanaman yang bisa membantu meredakan stres menurut penelitian dan para ahli.