Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Panel Surya Kian Jadi Pilihan untuk Bumi yang Lebih Bersih

Vania Rossa

Senin, 08 Juni 2026 | 20:04 WIB
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Panel Surya Kian Jadi Pilihan untuk Bumi yang Lebih Bersih
Penampakan panel surya pada atap pabrik. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Pemanfaatan energi surya semakin menjadi pilihan berbagai sektor industri di Indonesia.
  • Hal ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi energi.
  • Di tengah meningkatnya perhatian terhadap perubahan iklim dan target transisi energi, penggunaan panel surya dinilai menjadi salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan dalam menekan jejak lingkungan dari aktivitas operasionalnya.

Suara.com - Pemanfaatan energi surya semakin menjadi pilihan berbagai sektor industri di Indonesia untuk mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi energi. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap perubahan iklim dan target transisi energi, penggunaan panel surya dinilai menjadi salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan perusahaan dalam menekan jejak lingkungan dari aktivitas operasionalnya.

Berdasarkan berbagai studi, sektor industri merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan karena tingginya kebutuhan energi dalam proses produksi. Karena itu, penggunaan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya mulai menjadi bagian penting dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni juga menjadi pengingat bahwa upaya pengurangan emisi tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kontribusi dunia usaha melalui transformasi operasional yang lebih ramah lingkungan.

Salah satu perusahaan yang mulai memperluas penggunaan energi surya adalah PT Lautan Luas Tbk. Hingga 2025, perusahaan tersebut telah memasang 2.097 panel surya dengan total kapasitas 1.052 kilowatt peak (kWp) di sejumlah anak usahanya.

Head of Investor Relations, Corporate Communications & ESG PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, mengatakan penerapan energi bersih menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi emisi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi.

"Di tengah tantangan perubahan iklim global, Lautan Luas terus mendorong implementasi operasional yang lebih rendah karbon melalui berbagai inisiatif energi bersih di sejumlah anak usaha. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung efisiensi energi sekaligus mengurangi emisi secara bertahap dan berkelanjutan," ujarnya.

Panel Surya dan Target Dekarbonisasi Industri

Pakar energi menilai penggunaan panel surya menjadi salah satu solusi yang relatif mudah diterapkan karena teknologi yang semakin matang serta biaya instalasi yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Selain membantu mengurangi ketergantungan pada energi fosil, panel surya juga memungkinkan perusahaan menekan biaya operasional energi dalam jangka panjang. Keunggulan lainnya adalah kemampuan sistem tenaga surya untuk dipasang secara modular sesuai kebutuhan fasilitas industri.

baca juga

Penggunaan energi surya juga sejalan dengan target Indonesia untuk mencapai net zero emission pada 2060 atau lebih cepat, yang membutuhkan peningkatan signifikan porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional.

Tidak Hanya Energi Bersih

Selain beralih ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan, berbagai perusahaan juga mulai mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular dalam operasional sehari-hari.

Di perusahaan, pendekatan tersebut diterapkan melalui prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Replacement). Sepanjang 2025, perusahaan mencatat pengelolaan lebih dari 35 ton limbah padat non-B3 dan lebih dari 21 ton limbah B3.

Praktik pemulihan material juga dilakukan dengan memanfaatkan kembali ribuan drum bekas yang masih layak pakai untuk mendukung aktivitas operasional, sehingga mengurangi kebutuhan penggunaan material baru.

"Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat bahwa keberlanjutan perlu diwujudkan melalui langkah nyata dan konsisten dalam operasional perusahaan," kata Eurike.

Dengan semakin banyaknya industri yang mulai mengadopsi panel surya dan teknologi energi bersih lainnya, transformasi menuju operasional rendah karbon diperkirakan akan menjadi salah satu tren utama dunia usaha dalam beberapa tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon

Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:42 WIB

Studi Ungkap Cara Kurangi Konflik Lahan dalam Pengembangan Energi Surya

Studi Ungkap Cara Kurangi Konflik Lahan dalam Pengembangan Energi Surya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:29 WIB

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×