- Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan menarik, tetapi juga memunculkan tren perlengkapan yang mencuri perhatian.
- Banyak pemain dari berbagai tim dan posisi terlihat mengenakan sepatu berwarna pink atau merah muda terang saat bertanding.
- Fenomena ini memicu rasa penasaran penggemar mengenai alasan di balik popularitas sepatu pink, apakah karena tren, faktor visual, atau pertimbangan lainnya.
Suara.com - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan seru dan aksi para pemain bintang dari berbagai negara.
Turnamen sepak bola terbesar di dunia ini juga memunculkan tren menarik yang menjadi perhatian penonton di seluruh dunia.
Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah banyaknya pemain yang mengenakan sepatu pink atau merah muda terang saat bertanding.
Warna yang mencolok tersebut terlihat digunakan oleh pemain dari berbagai tim dan posisi, mulai dari penyerang hingga gelandang.
Fenomena ini membuat banyak penggemar sepak bola penasaran. Tidak sedikit yang bertanya-tanya apakah penggunaan sepatu pink hanya sekadar mengikuti tren mode atau ada alasan lain yang membuat warna tersebut begitu populer di lapangan.
Kira-kira, kenapa banyak pemain di Piala Dunia 2026 memakai sepatu pink? Berikut penjelasan mengenai alasan di balik tren yang sedang ramai terlihat di berbagai pertandingan turnamen tersebut.
Ini Alasan Banyak Pemain Piala Dunia 2026 Pakai Sepatu Pink
Melansir Bolavip dan Footy Headlines, fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 bukan berasal dari satu tim nasional atau klub tertentu.
Tren tersebut merupakan hasil dorongan terkoordinasi dari sejumlah produsen perlengkapan olahraga besar seperti Nike, Adidas, Puma, New Balance, dan Skechers.
Untuk Piala Dunia 2026, merek-merek tersebut meluncurkan koleksi sepatu dengan warna yang serupa, yakni "fuchsia elektrik" atau pink neon.
Meski warna-warna cerah bukan hal baru di dunia sepak bola, dominasi warna pink dalam turnamen Piala Dunia merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pada Piala Dunia 2014, 2018, dan 2022, pemain lebih banyak menggunakan kombinasi warna cerah seperti hijau neon, biru, atau oranye.
Odinga Nimako dari tim Nike menjelaskan bahwa tren baru memakai sepatu pink di Piala Dunia 2026 dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan terhadap identitas visual yang lebih berani untuk mentalitas pemain.
"Yang selalu kami dengar dari konsumen dan atlet kami adalah ketika memakai warna seperti merah muda yang begitu mencolok dan terang, rasanya seperti, 'Anda harus benar-benar hebat untuk mengenakan warna-warna ini'," tutur Odinga Nimako, dilansir pada Rabu, 17 Juni 2026.
Di luar mentalitas pemain, pilihan untuk menggunakan warna pink juga sangat diperhitungkan untuk dampak visual maksimal selama siaran global.
Selama uji coba pengembangan, Nike menemukan bahwa tidak ada yang lebih menonjol di atas rumput hijau selain warna pink. Hal ini memastikan visibilitas sempurna bagi penggemar baik di stadion maupun yang menonton di televisi.
"Warna pink benar-benar membantu menonjolkan kontras dengan rumput hijau di lapangan, baik Anda berada di tribun maupun menonton di TV, memastikan visibilitasnya tetap terjaga," kata Odinga Nimako.
"Itu jelas sesuatu yang kami pertimbangkan. Untuk momen (Piala Dunia) ini, kami benar-benar ingin fokus pada dampak visual tersebut," imbuhnya.
Tampaknya sangat mungkin bahwa Adidas hingga Puma membuat "penemuan" yang sama dan memilih warna pink juga sehingga muncullah "tren" sepatu pink di Piala Dunia 2026.