- Projection menunjukkan seberapa jauh aroma parfum dapat tercium oleh orang sekitar.
- Istilah ini berbeda dengan sillage dan longevity dalam dunia parfum.
- Eser Berilium, Alchemist Onirique, dan HMNS Farhampton menjadi parfum lokal dengan penyebaran aroma yang cukup menonjol.
Suara.com - Saat membaca ulasan tentang prodduk-produk parfum, istilah projection sering muncul berdampingan dengan sillage dan longevity. Meski terdengar mirip, ketiganya memiliki arti yang berbeda dalam dunia wewangian.
Projection menjadi salah satu faktor yang menentukan seberapa mudah aroma parfum tercium oleh orang lain.
Menyadur dari FragranceX dan Scent Grail, projection adalah kemampuan parfum memancarkan aroma dari kulit pemakainya ke udara di sekitarnya.
Semakin kuat projection sebuah parfum, semakin mudah aromanya tercium meski orang lain tidak berada terlalu dekat.
Apa Itu Projection dalam Parfum?
Projection merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan jarak penyebaran aroma parfum dari tubuh pemakainya.
Dengan kata lain, projection menunjukkan seberapa jauh wangi parfum dapat tercium oleh orang di sekitar.
Parfum dengan projection kuat biasanya mampu menciptakan "gelembung aroma" di sekitar pemakainya. Saat seseorang berada dalam radius tertentu, aroma parfum tersebut masih dapat tercium dengan jelas.
Projection berbeda dengan sillage. Jika projection menggambarkan aroma yang memancar dari tubuh saat parfum digunakan, sillage merujuk pada jejak aroma yang tertinggal ketika seseorang berjalan atau meninggalkan suatu area.
Projection juga berbeda dengan longevity. Longevity berkaitan dengan lamanya parfum bertahan di kulit, sedangkan projection fokus pada kemampuan aroma menyebar ke lingkungan sekitar.
Faktor yang Memengaruhi Projection Parfum
1. Konsentrasi Minyak Parfum
Parfum dengan konsentrasi lebih tinggi seperti Eau de Parfum (EDP) dan Extrait de Parfum umumnya memiliki projection yang lebih baik dibandingkan Eau de Toilette (EDT).
2. Komposisi Aroma
Bahan seperti oud, amber, vanilla, musk, rempah-rempah, dan beberapa jenis bunga putih cenderung menghasilkan projection yang lebih kuat dibandingkan aroma citrus atau aquatic yang ringan.
3. Suhu Tubuh
Kulit yang hangat membantu molekul parfum menguap lebih cepat sehingga aroma dapat menyebar lebih luas ke udara.