Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 24 Juni 2026 | 17:06 WIB
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
Ilustrasi Air Cooler (Dok: Istimewa)
baca 10 detik
  • AC menggunakan sistem refrigeran untuk mendinginkan suhu ruangan secara maksimal, sementara air cooler memanfaatkan penguapan air alami.
  • AC membutuhkan daya listrik tinggi dan instalasi permanen, sedangkan air cooler lebih hemat energi serta mudah dipindahkan posisinya.
  • AC menghasilkan udara kering yang stabil, berbeda dengan air cooler yang meningkatkan kelembapan udara melalui proses penguapan air.

Suara.com - Perangkat pendingin ruangan menjadi barang yang sangat diburu. Di pasaran, dua perangkat yang paling populer adalah air conditioner (AC) dan air cooler.

Meski sama-sama berfungsi untuk mendinginkan atau menyejukkan udara, kedua teknologi ini bekerja dengan cara yang sepenuhnya berbeda.

Salah memilih bisa membuat boros listrik atau justru mendapatkan perangkat yang tidak sesuai dengan kebutuhan ruangan.

Sebelum membeli, kenali lima perbedaan utama antara AC dan air cooler agar tidak salah memilih.

1. Cara Kerja dan Teknologi yang Digunakan

Perbedaan paling mendasar dari kedua perangkat ini terletak pada sistem dan komponen internal yang digunakan untuk menurunkan suhu udara.

AC (Air Conditioner):  Menggunakan sistem pendinginan tertutup yang mengandalkan kompresor, kondensator, dan cairan kimia khusus bernama refrigeran (freon).

AC menyedot udara panas dari dalam ruangan, menyaringnya, mendinginkannya melalui bantuan freon, lalu mengembuskannya kembali ke dalam ruangan dalam kondisi dingin dan kering.

Air Cooler: Menggunakan penguapan alami (evaporative cooling). Perangkat ini dilengkapi dengan wadah penyimpanan air (dan es batu), serta bantalan pendingin (cooling pad).

baca juga

Udara panas dari ruangan disedot melewati bantalan yang basah tersebut, sehingga air menguap dan menurunkan suhu udara sebelum diembuskan kembali menjadi angin yang sejuk dan lembap.

2. Kemampuan Menurunkan Suhu Ruangan

Jika mencari perangkat yang bisa mengubah ruangan menjadi sangat dingin seperti di area pegunungan, Anda harus memperhatikan kapasitas penurunan suhu ini.

AC: Memiliki kemampuan mendinginkan yang sangat kuat dan presisi. AC mampu menurunkan suhu ruangan hingga mencapai 16–18 derajat Celsius, tergantung pada kapasitas PK  dan luas ruangan. AC bisa menjaga suhu tersebut tetap stabil secara konsisten sepanjang hari.

Air Cooler: Hanya berfungsi sebagai penyejuk udara, bukan pendingin ekstrem. Perangkat ini umumnya hanya mampu menurunkan suhu ruangan sekitar 2 hingga 5 derajat Celsius dari suhu awal.

Efek sejuk yang dihasilkan sangat bergantung pada suhu air atau es batu yang Anda masukkan ke dalam wadahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini

7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:35 WIB

7 Cara Mengatur Suhu AC agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak, Anti Gerah di Cuaca Panas

7 Cara Mengatur Suhu AC agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak, Anti Gerah di Cuaca Panas

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:19 WIB

4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek

4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×