- Prinsip feng shui diterapkan di dapur rumah untuk meningkatkan aliran energi positif demi kesejahteraan serta kesehatan seluruh penghuni.
- Penataan posisi kompor, pemisahan elemen api dan air, serta kebersihan area memasak penting dilakukan agar energi tetap seimbang.
- Optimalisasi pencahayaan, sirkulasi udara, dan pemilihan warna netral dapat menciptakan dapur yang mendukung kelimpahan serta kedamaian keluarga.
Suara.com - Menata dapur bukan hanya soal fungsi, tetapi juga aliran energi yang memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan penghuni rumah.
Menurut ilmu feng shui, penataan dapur yang salah dapat menghambat aliran energi positif (chi) dan memicu keharmonisan yang terganggu.
Oleh karena itu, menerapkan prinsip feng shui di area memasak ini sangat penting untuk mendatangkan kelimpahan serta kedamaian.
Berikut trik mudah menata dapur Anda demi menciptakan keseimbangan energi yang lebih baik.
1. Perhatikan Posisi Kompor
Saat memasak, sebaiknya posisi tidak membelakangi pintu masuk dapur. Jika area memasak memaksa Anda memunggungi pintu, pasanglah cermin kecil atau permukaan reflektif di dekat kompor.
Trik ini membantu agar tetap bisa memantau situasi di belakang tanpa kehilangan fokus saat menyiapkan hidangan.

2. Pisahkan Elemen Api dan Air
Wastafel (air) dan kompor (api) sebaiknya tidak berdampingan atau berhadapan langsung karena dapat menimbulkan konflik energi.
Beri jarak atau pasang pembatas berupa meja kayu di antaranya. Elemen kayu membantu menetralkan benturan api dan air, sehingga menciptakan keseimbangan.
3. Jaga Kebersihan dan Bebas dari Kekacauan
Kondisi dapur yang berantakan adalah musuh utama dari aliran energi chi yang baik.
Barang-barang yang menumpuk di atas meja atau peralatan yang rusak dapat menyumbat datangnya rezeki dan keberuntungan.
Biasakan untuk langsung mencuci piring kotor dan menyortir bahan makanan yang sudah kedaluwarsa secara berkala.
4. Maksimalkan Pencahayaan dan Sirkulasi Udara