Produk Kreatif Indonesia Unjuk Gigi di Singapura, Dunia Diajak Melirik Potensinya

Galih Prasetyo

Selasa, 07 Juli 2026 | 04:05 WIB
Produk Kreatif Indonesia Unjuk Gigi di Singapura, Dunia Diajak Melirik Potensinya
Ilustrasi UMKM Indonesia
baca 10 detik
  • Astra International mendukung lebih dari 100 brand lokal tampil pada ajang MASA Singapore 2026 di Singapura.
  • Kegiatan yang berlangsung Juli 2026 ini bertujuan memperluas akses pasar global bagi industri kreatif Indonesia.
  • Partisipasi tersebut menampilkan produk unggulan UMKM binaan Astra sebagai wujud nyata penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Suara.com - Astra International Tbk mendukung langkah Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia membawa lebih dari 100 brand dan kreator Tanah Air tampil dalam ajang MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia's Golden Era.

Acara ini menjadi etalase bagi berbagai karya kreatif Indonesia untuk menjangkau pasar internasional.

MASA Singapore 2026 menghadirkan pelaku industri kreatif dari beragam sektor, mulai dari fesyen, desain, arsitektur, seni, musik, kuliner, hingga hospitality.

Para peserta memamerkan produk dan karya unggulan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar global sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Indonesia kepada dunia.

Pembukaan acara dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar, Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura H.E. Hotmangaradja Pandjaitan, Direktur Eksekutif MASA Heliandi Fajar Saputra, Impact Advisor MASA Tiara Josodirjo, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, serta sejumlah mitra dan pelaku industri kreatif dari Indonesia maupun Singapura.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi dukungan Astra dalam penyelenggaraan ajang tersebut. Menurutnya, kemajuan industri kreatif nasional membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan.

"Kami mengapresiasi dukungan Astra terhadap penyelenggaraan MASA Singapore 2026 sebagai upaya memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada dunia. Kemajuan industri kreatif Indonesia membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan agar dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Irene Umar.

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan partisipasi Astra dalam MASA Singapore 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

"Momentum ini bukan sekadar menandai dimulainya sebuah pameran, tetapi juga mencerminkan semangat Astra untuk menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara sebagaimana tercermin dalam filosofi Catur Dharma," kata Boy.

baca juga

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Astra berharap MASA dapat menjadi wadah yang memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia sekaligus membuka peluang lebih luas bagi para pelaku usaha kreatif untuk berkembang.

Dalam pameran tersebut, Astra membawa sejumlah produk unggulan hasil program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah kain tenun khas Sumba dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yang diproduksi oleh perempuan penenun binaan perusahaan.

Selain itu, Astra juga menampilkan berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra. Produk tersebut mencakup hasil kolaborasi bersama D'apoza dan Sepiring Indonesia yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara ke dalam produk kreatif bernilai ekonomi.

Astra turut menghadirkan dokumentasi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di sejumlah daerah di Indonesia. Kehadiran produk dan karya tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana kreativitas lokal dapat berkembang menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar internasional.

MASA Singapore 2026 berlangsung di Takashimaya Shopping Centre, Singapura, pada 2 hingga 5 Juli 2026. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan melalui Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.

Hingga saat ini, Astra telah membina lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut berfokus pada pengembangan potensi masyarakat melalui sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 492 Desa Sejahtera Astra telah berhasil menembus pasar ekspor dengan nilai akumulasi mencapai Rp411,7 miliar.

Produk yang dipasarkan meliputi komoditas pertanian, makanan olahan, kerajinan tangan, fesyen, hingga berbagai produk berbasis budaya dan potensi lokal.

Melalui dukungannya terhadap MASA Singapore 2026, Astra terus memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.

Langkah ini sekaligus membuka jalan bagi semakin banyak produk lokal untuk dikenal dan bersaing di pasar global, sejalan dengan cita-cita perusahaan untuk mewujudkan Sejahtera Bersama Bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahas Selat Malaka, Prabowo Keras Singgung 'Perampok' Depan PM Singapura Lawrance

Bahas Selat Malaka, Prabowo Keras Singgung 'Perampok' Depan PM Singapura Lawrance

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:30 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal

Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:35 WIB

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:05 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×