- Astra International mendukung lebih dari 100 brand lokal tampil pada ajang MASA Singapore 2026 di Singapura.
- Kegiatan yang berlangsung Juli 2026 ini bertujuan memperluas akses pasar global bagi industri kreatif Indonesia.
- Partisipasi tersebut menampilkan produk unggulan UMKM binaan Astra sebagai wujud nyata penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Suara.com - Astra International Tbk mendukung langkah Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia membawa lebih dari 100 brand dan kreator Tanah Air tampil dalam ajang MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia's Golden Era.
Acara ini menjadi etalase bagi berbagai karya kreatif Indonesia untuk menjangkau pasar internasional.
MASA Singapore 2026 menghadirkan pelaku industri kreatif dari beragam sektor, mulai dari fesyen, desain, arsitektur, seni, musik, kuliner, hingga hospitality.
Para peserta memamerkan produk dan karya unggulan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar global sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Indonesia kepada dunia.
Pembukaan acara dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar, Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura H.E. Hotmangaradja Pandjaitan, Direktur Eksekutif MASA Heliandi Fajar Saputra, Impact Advisor MASA Tiara Josodirjo, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, serta sejumlah mitra dan pelaku industri kreatif dari Indonesia maupun Singapura.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi dukungan Astra dalam penyelenggaraan ajang tersebut. Menurutnya, kemajuan industri kreatif nasional membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan.
"Kami mengapresiasi dukungan Astra terhadap penyelenggaraan MASA Singapore 2026 sebagai upaya memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada dunia. Kemajuan industri kreatif Indonesia membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan agar dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Irene Umar.
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan partisipasi Astra dalam MASA Singapore 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif.
"Momentum ini bukan sekadar menandai dimulainya sebuah pameran, tetapi juga mencerminkan semangat Astra untuk menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara sebagaimana tercermin dalam filosofi Catur Dharma," kata Boy.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Astra berharap MASA dapat menjadi wadah yang memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia sekaligus membuka peluang lebih luas bagi para pelaku usaha kreatif untuk berkembang.
Dalam pameran tersebut, Astra membawa sejumlah produk unggulan hasil program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah kain tenun khas Sumba dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yang diproduksi oleh perempuan penenun binaan perusahaan.
Selain itu, Astra juga menampilkan berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra. Produk tersebut mencakup hasil kolaborasi bersama D'apoza dan Sepiring Indonesia yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara ke dalam produk kreatif bernilai ekonomi.
Astra turut menghadirkan dokumentasi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di sejumlah daerah di Indonesia. Kehadiran produk dan karya tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana kreativitas lokal dapat berkembang menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar internasional.
MASA Singapore 2026 berlangsung di Takashimaya Shopping Centre, Singapura, pada 2 hingga 5 Juli 2026. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan melalui Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.
Hingga saat ini, Astra telah membina lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut berfokus pada pengembangan potensi masyarakat melalui sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 492 Desa Sejahtera Astra telah berhasil menembus pasar ekspor dengan nilai akumulasi mencapai Rp411,7 miliar.
Produk yang dipasarkan meliputi komoditas pertanian, makanan olahan, kerajinan tangan, fesyen, hingga berbagai produk berbasis budaya dan potensi lokal.
Melalui dukungannya terhadap MASA Singapore 2026, Astra terus memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
Langkah ini sekaligus membuka jalan bagi semakin banyak produk lokal untuk dikenal dan bersaing di pasar global, sejalan dengan cita-cita perusahaan untuk mewujudkan Sejahtera Bersama Bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).