- Teknik baking menggunakan bedak tabur dalam jumlah banyak untuk mengunci riasan wajah agar hasil akhir lebih tahan lama.
- Proses ini dilakukan dengan mendiamkan bedak selama 5-10 menit pada area wajah tertentu.
- Metode ini efektif menyerap minyak dan menghaluskan pori-pori, sehingga riasan tetap awet.
Suara.com - Teknik baking dalam makeup semakin populer karena dianggap mampu membuat riasan bertahan lebih lama, terutama di cuaca panas dan lembap seperti di Indonesia.
Baking bekerja dengan memanfaatkan bedak tabur untuk “memanggang” makeup cair di bawah mata, dahi, atau area T-zone agar hasilnya lebih flawless dan tahan lama.
Secara sederhana, baking adalah proses mengunci foundation atau concealer menggunakan bedak dalam jumlah banyak dan didiamkan beberapa saat sebelum disapu bersih.
Metode ini membantu menyerap kelebihan minyak dan kelembapan, sehingga riasan tidak mudah luntur, creasing, atau oksidasi.
Selain itu, baking juga memberikan efek brightening yang membuat wajah tampak lebih cerah dan pori-pori tampak lebih halus.
Cara Melakukan Teknik Baking yang Benar
Sebelum makeup, mulai dengan skincare lengkap, seperti moisturizer, primer, dan sunscreen. Tunggu hingga produk meresap sempurna.
1. Aplikasikan Base Makeup
Oleskan foundation dan concealer secara merata. Gunakan concealer yang sedikit lebih terang di bawah mata untuk efek brightening.
2. Taburkan Bedak
Ambil bedak tabur (loose powder) dalam jumlah banyak menggunakan puff atau beauty sponge yang agak basah.
Tekan dan tempelkan secara tebal pada area yang ingin dibaking, biasanya bawah mata, dahi, hidung, dan dagu.
Diamkan selama 5–10 menit agar bedak “memanggang” dan mengunci makeup di bawahnya.
3. Sapu Bedak dengan Kuas
Setelah didiamkan, sapu bedak berlebih dengan kuas fluffy menggunakan gerakan menyapu ke bawah.