Suhu Bumi Terus Naik, Mengapa Para Ahli Menyarankan Kita Tak Bergantung pada AC?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:30 WIB
Suhu Bumi Terus Naik, Mengapa Para Ahli Menyarankan Kita Tak Bergantung pada AC?
Ilustrasi AC. (Pexels/Alex Bian)

Suara.com - Saat suhu udara terus meningkat akibat perubahan iklim, penggunaan pendingin ruangan atau air conditioner (AC) ikut melonjak. Namun, menurut para peneliti, solusi tersebut justru dapat memperburuk persoalan yang ingin diatasi.

Penggunaan AC dalam jumlah besar meningkatkan konsumsi listrik dan berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca. Di kawasan perkotaan, panas yang dilepaskan dari sistem pendingin juga dapat memperparah fenomena pulau panas (urban heat island), yaitu kondisi ketika suhu kota lebih tinggi dibanding wilayah sekitarnya.

Karena itu, para ilmuwan mendorong penggunaan teknologi pendinginan pasif (passive cooling) sebagai langkah pertama untuk menjaga bangunan tetap sejuk tanpa bergantung pada listrik.

Bangunan dibuat tetap sejuk tanpa AC

Ilustrasi AC. [Unsplash/Kien Nguyen]
Ilustrasi AC. [Unsplash/Kien Nguyen]

Dalam ulasan ilmiah yang diterbitkan di Nature Reviews Clean Technology, para peneliti menyebut teknologi pendinginan pasif berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Teknologi tersebut mencakup penggunaan material yang memantulkan panas matahari, sistem pendinginan radiatif dan evaporatif, ventilasi pintar, hingga desain bangunan yang mampu membuang panas secara alami tanpa menggunakan energi listrik.

Profesor Mat Santamouris dari UNSW Sydney mengatakan strategi terbaik bukanlah langsung menyalakan AC, melainkan mencegah panas masuk ke dalam bangunan sejak awal.

"Strategi pendinginan terbaik adalah menghentikan panas yang tidak diinginkan masuk ke dalam bangunan, misalnya melalui peneduh, material reflektif, ventilasi yang lebih pintar, dan material pendingin baru yang mampu menurunkan suhu tanpa perlu menyalakan AC," ujarnya.

Konsumsi AC diperkirakan terus meningkat

baca juga

Kebutuhan pendingin ruangan diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya suhu global.

Peneliti memperkirakan jumlah AC yang digunakan di seluruh dunia dapat mencapai sekitar 5,6 miliar unit pada 2050. Saat ini saja, konsumsi listrik untuk pendingin ruangan telah menyumbang hampir 10 persen dari penggunaan listrik global.

Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin membebani sistem kelistrikan, terutama ketika gelombang panas terjadi dan penggunaan AC meningkat secara bersamaan.

Bisa mengurangi kebutuhan AC hingga 80 persen

Profesor Santamouris bersama Dr. Konstantina Vasilakopoulou dari RMIT menilai pendinginan pasif tidak dimaksudkan untuk menggantikan AC sepenuhnya.

Sebaliknya, teknologi ini sebaiknya menjadi lapisan pertahanan pertama, sementara AC digunakan ketika benar-benar diperlukan.

Menurut mereka, kombinasi antara teknologi pendinginan pasif dan desain bangunan yang efisien dapat mengurangi kebutuhan penggunaan AC hingga 80 persen. Selain menghemat energi, bangunan juga tetap lebih nyaman ketika terjadi pemadaman listrik.

Tidak hanya hemat energi

Peneliti mengatakan manfaat pendinginan pasif tidak berhenti pada penghematan listrik.

Bangunan yang lebih sejuk dapat membantu menurunkan risiko gangguan kesehatan akibat suhu ekstrem, mengurangi tekanan terhadap jaringan listrik saat gelombang panas, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat yang tidak mampu membeli atau mengoperasikan AC.

"Dalam mengatasi persoalan ini tidak ada satu solusi tunggal. Kita membutuhkan pendekatan menyeluruh, mulai dari desain bangunan yang responsif terhadap iklim, penggunaan material yang lebih baik, hingga memilih teknologi pendinginan yang paling efisien," kata Santamouris.

Para peneliti juga menilai pemerintah perlu memperkuat standar bangunan yang mendukung penerapan teknologi pendinginan pasif sekaligus memperluas akses terhadap solusi pendinginan yang terjangkau, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Menurut mereka, bangunan yang dirancang hari ini seharusnya tidak hanya nyaman untuk kondisi saat ini, tetapi juga mampu beradaptasi dengan iklim yang diperkirakan semakin panas dalam beberapa dekade mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Air Cooler yang Tidak Berisik, Tidur Lebih Nyenyak Tanpa Gerah

3 Air Cooler yang Tidak Berisik, Tidur Lebih Nyenyak Tanpa Gerah

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:56 WIB

RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik

RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sering Tertukar, Ini Perbedaan Air Cooler vs AC Portable: Mana yang Paling Dingin?

Sering Tertukar, Ini Perbedaan Air Cooler vs AC Portable: Mana yang Paling Dingin?

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf

Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!

Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42 WIB

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:39 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×