Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya

Nur Khotimah

Rabu, 08 Juli 2026 | 21:05 WIB
Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya
Ilustrasi tidur sambil mendengarkan suara alam. (Pexels/cottonbro studio)
baca 10 detik
  • Banyak orang memilih rutinitas berbeda sebelum tidur, termasuk mendengarkan suara alam agar tubuh lebih rileks.
  • Suara hujan, ombak, kicauan burung, dan gemerisik dedaunan dinilai menciptakan suasana yang lebih tenang dibandingkan musik.
  • Inilah lima alasan mengapa suara alam dapat membantu meningkatkan kualitas tidur sekaligus berpotensi membuat suasana hati lebih baik setelah bangun.

Suara.com - Setiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda untuk membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.

Ada yang memilih membaca buku, mendengarkan musik, atau memutar suara-suara yang menenangkan agar lebih cepat terlelap.

Belakangan, suara alam seperti hujan, deburan ombak, kicauan burung, hingga gemerisik dedaunan semakin populer sebagai teman tidur.

Dibandingkan musik yang terkadang merangsang pikiran, suara alam dianggap mampu menciptakan suasana yang lebih tenang sehingga tubuh lebih mudah memasuki fase istirahat.

Tak hanya membantu meningkatkan kualitas tidur, mendengarkan suara alam juga dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik dan bahagia setelah bangun di pagi hari, kok bisa?

Melansir Your Tango, berikut alasan stidur sambil mendengarkan suara alam dapat membantu suasana hati berpotensi menjadi lebih baik.

Ilustrasi tidur. (Pexels/Nina Hill)
Ilustrasi tidur sambil mendengarkan suara alam. (Pexels/Nina Hill)

1. Lebih Mudah Terlelap

Kondisi ketika pikiran terlalu aktif dikenal sebagai cognitive arousal atau gairah kognitif. Saat hal ini terjadi, otak akan lebih sulit memasuki fase relaksasi sehingga waktu untuk tertidur menjadi lebih lama.

Mendengarkan suara alam membantu otak tetap berada dalam kondisi yang tenang dan meminimalkan distraksi.

baca juga

Selain itu, suara-suara tersebut juga dapat menyamarkan kebisingan di sekitar, seperti suara rumah berderit atau hewan peliharaan, sehingga tidur menjadi lebih nyenyak.

2. Suara Alam Membantu Tubuh Keluar dari Mode 'Fight or Flight'

Saat tubuh berada dalam mode "fight or flight", otak akan terus waspada terhadap potensi bahaya. Kondisi ini membuat detak jantung meningkat dan tubuh sulit memasuki waktu istirahat.

Suara alam dapat membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatik atau kondisi rest and digest. Sistem ini bekerja menenangkan tubuh dan mengurangi ketegangan setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.

Ketika sistem parasimpatik bekerja dengan baik, napas menjadi lebih lambat, detak jantung menurun, dan tubuh terasa lebih rileks.

Kondisi tersebut menjadi fondasi penting untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan benar-benar memulihkan energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamar Gerah Bikin Susah Tidur? Lakukan 7 Trik Sederhana Ini Agar Tetap Sejuk Tanpa AC

Kamar Gerah Bikin Susah Tidur? Lakukan 7 Trik Sederhana Ini Agar Tetap Sejuk Tanpa AC

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:27 WIB

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

Menurut Islam, Posisi Tempat Tidur yang Baik Menghadap ke Mana?

Menurut Islam, Posisi Tempat Tidur yang Baik Menghadap ke Mana?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

Terkini

KPK Berharap Sidang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Bakal Lanjut ke Pembuktian

KPK Berharap Sidang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Bakal Lanjut ke Pembuktian

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut

Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:02 WIB

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

×