Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB
Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang
Tanah longsor di Nepal - Tibet (EPA)
baca 10 detik
  • Bencana tanah longsor di perbatasan Tibet Nepal menyebabkan 558 orang dilaporkan hilang.

  • Ratusan turis asing dari berbagai negara terjebak dan hilang di area perbatasan.

  • Berbagai negara langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan serta logistik ke lokasi bencana.

Suara.com - Bencana tanah longsor melanda kawasan Kabupaten Gyirong di perbatasan Tibet dan Nepal hingga menyebabkan 558 orang dilaporkan hilang. Angka korban hilang tersebut merujuk pada pembaruan data resmi dari stasiun televisi pemerintah China, CCTV.

Di antara ratusan korban yang belum ditemukan, sebanyak 260 orang merupakan warga negara asing dari berbagai belahan dunia. Sementara itu, otoritas setempat mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia sejauh ini masih tercatat sebanyak tiga orang.

Peristiwa ini melumpuhkan titik lintasan perbatasan Gyirong yang menjadi jalur vital pergerakan wisatawan serta lalu lintas perdagangan antar kedua negara. Kemunculan bencana secara mendadak langsung memicu laporan adanya korban jiwa dalam skala besar di wilayah lintasan tersebut.

Tanah longsor di Nepal - Tibet (Xinhua)
Tanah longsor di Nepal - Tibet (Xinhua)

Dikutip dari BBC, Pemerintah Nepal sebelumnya mencatat sebanyak 579 wisatawan hilang di sekitar area terdampak dengan 466 orang di antaranya merupakan warga asing. Otoritas penanggulangan bencana masih memverifikasi kemungkinan adanya pendataan ganda atas angka-angka tersebut.

Dampak banjir bandang dan material longsor di wilayah Nepal telah merenggut lebih dari 160 jiwa serta membuat ratusan pendaki terisolasi. Korban yang belum ditemukan mencakup lebih dari 100 warga India, 54 warga Amerika Serikat, 34 warga Australia, 33 warga Inggris, serta ratusan warga lokal.

Bagaimana Kondisi Para Korban dan Jalur Evakuasi di Lokasi Bencana?

Kawasan perbatasan yang populer di kalangan peziarah dan pendaki gunung kini lumpuh total diterjang material tanah dan lumpur. Puluhan personel kepolisian, tentara Nepal, hingga pekerja instalasi listrik dilaporkan ikut hilang tersapu material longsor saat bertugas.

Duka mendalam dirasakan para penyintas yang menyaksikan langsung anggota keluarga mereka tersapu arus deras di lokasi kejadian.

"Keluarga saya tersapu di depan mata saya," ujar seorang wanita yang berhasil selamat bersama putranya setelah memanjat ke atas atap rumah.

baca juga

Komunitas internasional bergerak cepat memberikan tanggapan darurat guna mendukung proses pencarian korban di lokasi bencana. Amerika Serikat, China, Uni Eropa, hingga India telah menyatakan komitmen bantuan serta mulai mengirimkan perlengkapan logistik darurat.

Penyebab pasti pergerakan material tanah pada awalnya sempat diduga dipicu oleh aktivitas guncangan gempa bumi di sekitar perbatasan. Namun, analisis Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengonfirmasi bahwa energi seismik yang terdeteksi murni berasal dari hempasan tanah longsor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:22 WIB

Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya

Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya

Video | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama

Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Massa Terus Padati Gedung DPR, Polisi Perketat Penjagaan dan Lakukan Pemeriksaan Acak

Massa Terus Padati Gedung DPR, Polisi Perketat Penjagaan dan Lakukan Pemeriksaan Acak

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Anwar Ibrahim: Ya Allah Kendalikan Kabut Asap Kebakaran Hutan Agar Bisa Dirayakan HUT Malaysia

Anwar Ibrahim: Ya Allah Kendalikan Kabut Asap Kebakaran Hutan Agar Bisa Dirayakan HUT Malaysia

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:38 WIB

×