-
- Bersihkan noda tas kulit sintetis segera menggunakan kain mikrofiber lembap.
- Oleskan pelembap khusus secara berkala mencegah tas kulit sintetis mengelupas.
- Simpan tas kulit sintetis dalam dustbag di tempat yang sejuk.
Suara.com - Tas kulit sintetis menjadi favorit banyak wanita karena desain fashionable dan harganya yang relatif terjangkau.
Namun, tanpa perawatan yang tepat, material ini rentan mengelupas, pecah-pecah, dan kehilangan kilaunya seiring berjalannya waktu.
Bagi para pekerja kantoran maupun pencinta mode yang sibuk, menjaga kualitas koleksi tas tentu memerlukan trik praktis yang efisien.
Berikut adalah lima cara merawat tas kulit sintetis agar tetap awet, tidak mudah mengelupas, dan selalu terlihat seperti baru.
1. Bersihkan Noda Segera dengan Kain Mikrofiber Lembap
Jangan biarkan kotoran atau tumpahan cairan menempel terlalu lama pada permukaan tas kulit sintetis Anda.
Segera seka area yang terkena noda menggunakan kain mikrofiber yang telah dibasahi sedikit air hangat.
Hindari penggunaan tisu basah yang mengandung alkohol atau pewangi sintetis keras.
Zat kimia tersebut dapat mengikis lapisan pelindung poliuretan dan memicu keretakan dini pada material tas.
2. Gunakan Sabun Bayi untuk Noda Membandel
Jika air saja tidak cukup untuk mengangkat kotoran, Anda bisa memanfaatkan sabun bayi cair yang formulanya dikenal lembut.
Campurkan beberapa tetes sabun bayi ke dalam mangkuk berisi air hangat hingga sedikit berbusa.
Celupkan kain bersih, peras hingga lembap, lalu usapkan secara perlahan pada permukaan tas kulit sintetis.
Setelah selesai, pastikan Anda menyekanya kembali dengan kain kering yang bersih untuk menghilangkan sisa sabun.
3. Oleskan Losion Khusus atau Leather Conditioner
Sama seperti kulit asli, kulit sintetis juga membutuhkan kelembapan agar kelenturannya tetap terjaga dengan baik.
Anda dapat mengoleskan leather conditioner khusus bahan sintetis atau losion lembut secara berkala setiap sebulan sekali.
Langkah ini sangat efektif untuk mencegah material menjadi kaku dan mengelupas akibat perubahan cuaca.
Pastikan produk yang Anda gunakan bebas dari kandungan minyak bumi atau petrolatum yang berlebihan.
4. Simpan di Tempat Sejuk dan Gunakan Dustbag
Paparan sinar matahari langsung dan suhu ruangan yang terlalu panas adalah musuh utama tas kulit sintetis.
Simpan selalu koleksi tas Anda di dalam lemari yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Gunakan dustbag berbahan kain berpori untuk melindungi tas dari tumpukan debu yang bisa merusak estetika.
Hindari membungkus tas menggunakan kantong plastik karena dapat memicu kelembapan tinggi dan memicu tumbuhnya jamur.
5. Jaga Bentuk Tas dengan Isian Kertas Bersih
Tas kulit sintetis yang disimpan dalam keadaan kosong cenderung mudah terlipat. Alhasil bisa meninggalkan bekas kerutan yang permanen.
Kerutan inilah yang nantinya akan menjadi titik awal material kulit sintetis mulai pecah dan mengelupas.
Untuk mengantisipasinya, isi bagian dalam tas menggunakan kertas roti bersih atau kain perca hingga bentuknya kokoh.
Hindari penggunaan kertas koran bekas karena tinta cetaknya berisiko luntur dan menodai furing bagian dalam tas.