Berapa Biaya Mengundang Gus Miftah? Begini Cara Mengundang Miftah Maulana

Ruth Meliana

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:20 WIB
Berapa Biaya Mengundang Gus Miftah? Begini Cara Mengundang Miftah Maulana
Miftah Maulana alias Gus Miftah (Instagram/@pengajiangusmiftah)
baca 10 detik
  • Penceramah asal Yogyakarta, Gus Miftah, membantah kabar hoaks bahwa ia mematok tarif tiga miliar rupiah untuk sekali tampil.
  • Biaya mengundang Gus Miftah untuk acara komersial di kota besar diperkirakan mencapai tujuh puluh lima juta rupiah per sesi.
  • Besaran honorarium bersifat fleksibel karena bergantung pada lokasi, jenis acara, serta kemampuan finansial dari pihak penyelenggara kegiatan tersebut.

Suara.com - Gus Miftah, atau Miftah Maulana Habiburrahman, merupakan salah satu penceramah asal Yogyakarta yang paling populer di Indonesia saat ini. Dengan gaya dakwah yang khas, sering kontroversial, dan kemampuan menyentuh berbagai kalangan masyarakat, permintaan undangan untuk mengundangnya tak pernah sepi.

Mulai dari pengajian kecil di desa hingga acara perusahaan besar, Gus Miftah kerap menjadi incaran panitia. Namun, pertanyaan yang paling sering muncul adalah: berapa biaya mengundang Gus Miftah?

Hoaks Rp3 Miliar dan Klarifikasi Gus Miftah

Gus Miftah jawab soal santri nguli di pondok pesantren. (Instagram)
Gus Miftah (Instagram)

 

Beberapa tahun lalu, beredar kabar bahwa tarif mengundang Gus Miftah mencapai Rp3 miliar untuk sekali manggung.

Angka fantastis ini langsung menjadi bahan pembicaraan hangat di media sosial dan berbagai platform. Banyak yang terkejut dan mempertanyakan bagaimana seorang pendakwah bisa mematok harga semahal itu.

Gus Miftah sendiri sudah berkali-kali mengklarifikasi isu tersebut. Menurutnya, angka "3M" bukan berarti tiga miliar rupiah, melainkan singkatan dari "Matur nuwun Mas Miftah" — sebuah gurauan ringan yang sering ia sampaikan saat berceramah di daerah pedesaan.

Ia menegaskan bahwa timnya tidak mematok tarif tetap. Untuk acara di desa, pegunungan, atau kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah, ia sering kali tidak meminta bayaran sama sekali atau hanya "semampunya" panitia.

Bahkan, Gus Miftah disebutkan sering memberikan bantuan atau subsidi silang dari acara-acara berbayar ke kegiatan dakwah di daerah terpencil.

Tarif Gus Miftah Terkini yang Beredar: Rp75 Juta per 1,5 Jam

Gus Miftah (Instagram)
Gus Miftah (Instagram)

 

Di akhir tahun 2024, isu tarif Gus Miftah kembali mencuat. Berdasarkan pengakuan beberapa panitia dan pengguna media sosial, tarif untuk mengisi acara selama 1,5 jam disebut-sebut mencapai Rp75 juta. Angka ini disebut sebagai bayaran pokok atau "honorarium" utama.

Namun, biaya total bisa jauh lebih tinggi karena belum termasuk:

baca juga
  • Transportasi (pesawat, mobil, dll.)
  • Akomodasi hotel untuk Gus Miftah beserta rombongan
  • Makanan dan konsumsi
  • Riders lain (kebutuhan teknis dan pendukung)

Tarif ini biasanya berlaku untuk acara di kota besar atau undangan dari perusahaan, organisasi, dan event bersponsor.

Perbandingan dengan penceramah lain pun muncul, seperti Gus Baha yang disebut hanya menerima Rp2 juta (sudah termasuk segalanya), menunjukkan perbedaan pendekatan dakwah antar tokoh.

Faktor yang Mempengaruhi Biaya Mengundang Gus Miftah

Miftah Maulana alias Gus Miftah. (Instagram/pengajiangusmiftah)
Miftah Maulana alias Gus Miftah. (Instagram/pengajiangusmiftah)

 

Biaya mengundang Gus Miftah sangat fleksibel dan bergantung pada beberapa faktor:

  • Lokasi acara — Acara di Jakarta atau kota besar cenderung lebih mahal dibandingkan daerah pelosok.
  • Durasi dan jenis acara — Ceramah singkat vs. rangkaian acara seharian.
  • Kapasitas penyelenggara — Untuk acara sosial atau keagamaan murni, tarif bisa diturunkan atau bahkan gratis.
  • Jadwal — Antrean undangan sangat padat; ia menerima ribuan permintaan setiap bulan.

Gus Miftah mendirikan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta. Ia dikenal awalnya berdakwah untuk kaum marjinal seperti pekerja malam. Kesibukannya sebagai Utusan Khusus Presiden juga memengaruhi ketersediaan jadwalnya.

Cara Mengundang Gus Miftah

Perayaan ulang tahun Gus Miftah dikritisi oleh seorang kreator konten. [Instagram]
Perayaan ulang tahun Gus Miftah. [Instagram]

 

Untuk mengundangnya, panitia disarankan menghubungi tim penjadwalan resmi melalui nomor yang tertera di akun Instagram @gusmiftah:

  • Yuda: 081229883334
  • Ustaz Aris: 085840831245
  • Andre: 085643260458
  • Mustofa: 082337733993
  • Pulung: 087831200007

Prosesnya memerlukan kesabaran karena volume permintaan tinggi. Mengirim proposal resmi akan sangat membantu, terutama untuk acara besar.

Prioritas sering diberikan pada daerah yang belum pernah dikunjungi atau kegiatan yang memiliki dampak sosial luas.

Intinya, tidak ada tarif resmi tetap untuk mengundang Gus Miftah. Angka Rp75 juta per 1,5 jam yang beredar belakangan ini merupakan estimasi untuk acara komersial atau di kota besar, sementara rumor Rp3 miliar hanyalah hoax.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget

Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget

Entertainment | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:23 WIB

Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU

Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:04 WIB

Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!

Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 08:48 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×