- Jam tangan tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga menjadi pelengkap gaya dan penampilan sehari-hari.
- Banyak orang masih bingung apakah jam tangan sebaiknya dipakai di tangan kanan atau kiri karena kebiasaan setiap orang berbeda.
- Berikut penjelasan mengenai letak memakai jam tangan yang benar serta faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan agar tetap nyaman digunakan.
Suara.com - Jam tangan bukan hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga menjadi bagian dari gaya dan penunjang penampilan.
Meski begitu, masih banyak orang yang bertanya-tanya apakah jam tangan sebaiknya dipakai di tangan kanan atau kiri.
Sebagian orang terbiasa mengenakan jam di tangan kiri, sementara yang lain merasa lebih nyaman memakainya di tangan kanan.
Perbedaan kebiasaan ini sering memunculkan anggapan bahwa ada aturan tertentu mengenai letak memakai jam tangan yang benar.
Lantas, sebenarnya di mana letak memakai jam tangan yang benar, di tangan kanan atau kiri?
Simak penjelasan berikut mengenai alasan di balik kebiasaan tersebut serta faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan agar penggunaan jam tangan terasa lebih nyaman.
Jam Tangan Dipakai di Tangan Kiri atau Kanan?

Pada dasarnya, tidak ada aturan mutlak yang mewajibkan jam tangan harus dipakai di salah satu tangan.
Pilihan tersebut umumnya disesuaikan dengan tangan yang lebih dominan, tingkat kenyamanan saat beraktivitas, serta kemudahan ketika melihat waktu atau mengoperasikan jam.
Merangkum longines.com, berikut beberapa "aturan" dalam memakai jam tangan:
1. Secara Tradisional, Jam Tangan Dipakai di Tangan yang Tidak Dominan
Pada umumnya, jam tangan dikenakan di pergelangan tangan yang tidak dominan. Artinya, orang yang dominan menggunakan tangan kanan biasanya memakai jam di tangan kiri, sedangkan orang kidal cenderung memakainya di tangan kanan.
Kebiasaan ini sudah berlangsung sejak lama dan masih menjadi pilihan sebagian besar orang hingga sekarang. Selain dianggap lebih praktis, posisi tersebut juga membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman.
Meski begitu, tidak ada aturan mutlak yang mengharuskan jam tangan dipakai di sisi tertentu. Pilihan akhirnya tetap bergantung pada kenyamanan dan preferensi masing-masing pengguna.
2. Pilih Pergelangan Tangan yang Sesuai dengan Kebutuhan
Tidak ada jawaban mutlak mengenai pergelangan tangan mana yang paling benar untuk memakai jam tangan. Pilihan terbaik adalah yang sesuai dengan aktivitas, kenyamanan, dan gaya hidup Anda.
Sebelum memutuskan, pertimbangkan seberapa sering Anda perlu mengatur jam, jenis aktivitas yang dilakukan setiap hari, serta kesan yang ingin ditampilkan. Faktor-faktor tersebut dapat membantu menentukan posisi jam yang paling sesuai.
Pada akhirnya, baik dipakai di tangan kanan maupun kiri, yang terpenting adalah jam tangan terasa nyaman, mudah digunakan, dan mendukung aktivitas sehari-hari tanpa mengganggu pergerakan.
3. Kenyamanan Menjadi Faktor yang Paling Penting
Saat menentukan letak jam tangan, kenyamanan sebaiknya menjadi pertimbangan utama. Jam yang dipakai dengan benar akan terasa pas di pergelangan tangan dan tidak mengganggu saat beraktivitas.
Jika tangan dominan sering digunakan untuk menulis, menggambar, atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, memakai jam di tangan sebaliknya dapat memberikan keleluasaan bergerak. Cara ini juga membantu mengurangi gangguan saat bekerja maupun beraktivitas.
Karena setiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda, tidak ada salahnya mencoba kedua sisi pergelangan tangan. Dengan begitu, Anda dapat menemukan posisi yang paling nyaman untuk digunakan dalam jangka panjang.

Mengapa Jam Tangan Umumnya Dipakai di Tangan Kiri?
Secara historis, banyak jam tangan dirancang untuk digunakan di pergelangan tangan kiri. Hal ini karena kenop pemutar biasanya berada di posisi pukul 3 sehingga lebih mudah dioperasikan menggunakan tangan dominan.
Selain memudahkan pengaturan waktu, memakai jam di tangan yang tidak dominan juga membantu mengurangi risiko benturan. Jam tangan menjadi lebih terlindungi dari goresan maupun keausan akibat aktivitas sehari-hari.
Meskipun kini banyak jam tangan menggunakan mesin otomatis atau kuarsa yang tidak sering memerlukan penyetelan, kebiasaan memakai jam di tangan kiri tetap bertahan karena dinilai paling praktis.
Posisi Jam Tangan Juga Bisa Mencerminkan Gaya
Pilihan memakai jam tangan di tangan kiri atau kanan juga dapat menjadi bagian dari ekspresi gaya pribadi. Pergelangan tangan kiri identik dengan kesan klasik, praktis, dan fungsional karena mengikuti tradisi yang sudah lama berlaku.
Sementara itu, memakai jam di pergelangan tangan kanan sering dianggap memberikan kesan lebih unik dan berani. Pilihan ini dapat menciptakan tampilan yang berbeda tanpa mengurangi fungsi utama jam tangan.
Bagi sebagian orang, letak jam bukan sekadar soal kebiasaan, tetapi juga bagian dari identitas dan karakter yang ingin ditampilkan melalui penampilan sehari-hari.