- Kemendikdasmen mewajibkan kepala sekolah dan guru mengisi Survei Lingkungan Belajar 2026 secara daring pada 20 Juli hingga 17 Agustus 2026.
- Survei tersebut bertujuan untuk memotret kondisi lingkungan sekolah dan hasilnya diolah sebagai bahan penyusunan Rapor Pendidikan.
- Responden wajib menggunakan portal resmi dengan memasukkan token pribadi dan menjawab seluruh pertanyaan secara jujur.
Suara.com - Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 kembali menjadi salah satu agenda penting Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Seluruh kepala sekolah dan guru yang terdaftar sebagai responden diwajibkan mengisi survei ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Masih banyak peserta yang mencari link resmi Sulingjar 2026, cara login, hingga langkah-langkah mengisi survei dengan benar. Perlu diketahui, Sulingjar bukanlah tes kompetensi guru maupun penilaian kinerja individu, melainkan survei untuk memotret kondisi lingkungan belajar di setiap satuan pendidikan.
Berikut panduan lengkap mengenai link resmi Sulingjar 2026, jadwal, syarat peserta, hingga cara mengisinya.
Apa Itu Sulingjar 2026?
Sulingjar atau Survei Lingkungan Belajar merupakan instrumen survei daring yang diselenggarakan Kemendikdasmen untuk memperoleh gambaran mengenai kualitas lingkungan belajar di sekolah.
Survei ini mengumpulkan informasi mengenai berbagai aspek, antara lain:
- budaya belajar di sekolah;
- praktik pembelajaran guru;
- kepemimpinan kepala sekolah;
- rasa aman, nyaman, dan inklusif di lingkungan sekolah.
Data yang diperoleh akan diolah secara agregat dan menjadi salah satu bahan penyusunan Rapor Pendidikan serta mendukung Perencanaan Berbasis Data (PBD). Hasil survei tidak digunakan sebagai penilaian individu guru maupun kepala sekolah.
Siapa yang Wajib Mengisi Sulingjar 2026?
Berdasarkan ketentuan terbaru, responden Sulingjar meliputi:
- Kepala satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB yang terdaftar di Dapodik atau EMIS.
- Guru aktif, baik ASN, PPPK maupun honorer yang masuk daftar responden.
- Guru yang mengajar di lebih dari satu sekolah wajib mengisi survei pada setiap sekolah tempatnya tercatat.
Tidak semua pegawai sekolah otomatis menjadi responden. Penentuan peserta didasarkan pada data Dapodik atau EMIS yang telah ditetapkan.
Tujuan Sulingjar
Sulingjar bertujuan untuk:
- memotret kondisi lingkungan belajar di satuan pendidikan;
- mengidentifikasi faktor pendukung maupun penghambat proses pembelajaran;
- menyediakan data sebagai dasar perbaikan sekolah;
- mendukung evaluasi sistem pendidikan melalui Rapor Pendidikan.
Seluruh hasil survei dilaporkan dalam bentuk agregat tingkat sekolah, bukan individu.
Jadwal Sulingjar 2026
Kemendikdasmen telah memperbarui jadwal pelaksanaan Sulingjar 2026.
Pengisian survei: 20 Juli–17 Agustus 2026
Data yang digunakan mengacu pada sinkronisasi Dapodik/EMIS hingga 30 Juni 2026.
Peserta tidak harus mengisi pada hari pertama. Namun sebaiknya tidak menunggu hingga mendekati batas akhir agar masih tersedia waktu apabila terjadi kendala login atau sinkronisasi data.
Link Resmi Sulingjar 2026
Portal resmi pengisian Sulingjar 2026 adalah:
https://surveilingkunganbelajar.kemendikdasmen.go.id
Sebelum login, pastikan:
- domain berakhiran kemendikdasmen.go.id;
- menggunakan koneksi HTTPS;
- mengetik alamat secara langsung pada browser;
- tidak membuka tautan dari pesan yang tidak jelas sumbernya;
- tidak menggunakan link pendek seperti bit.ly.
Hindari situs yang meminta pembayaran, OTP, instalasi aplikasi tertentu, maupun akses remote karena bukan bagian dari mekanisme resmi Sulingjar.
Apa Itu Token Sulingjar?
Setiap peserta memperoleh kartu login dari operator sekolah.
Di dalam kartu tersebut terdapat:
- NPSN sekolah;
- token login;
- NIK;
- tanggal lahir.
Token bersifat pribadi dan hanya digunakan oleh satu peserta sehingga tidak boleh dibagikan kepada orang lain maupun diunggah ke media sosial.
Cara Login Sulingjar 2026
Ikuti langkah berikut:
- Buka browser di laptop, komputer, tablet atau HP.
- Masuk ke portal resmi Sulingjar.
- Masukkan NPSN sekolah.
- Masukkan token dari kartu login.
- Isi NIK sesuai data Dapodik/EMIS.
- Masukkan tanggal lahir.
- Klik Login.
Pastikan identitas yang muncul sudah benar sebelum mulai mengisi survei. Apabila terdapat kesalahan identitas, segera hubungi operator sekolah dan jangan melanjutkan pengisian.
Cara Mengisi Sulingjar 2026
Setelah berhasil login, lakukan langkah berikut:
- Periksa kembali identitas peserta.
- Baca seluruh petunjuk pengisian.
- Jawab setiap pertanyaan sesuai kondisi nyata di sekolah.
- Jangan menyamakan jawaban dengan guru lain.
- Bacalah setiap skala jawaban secara teliti.
- Selesaikan seluruh bagian survei.
- Periksa kembali jawaban sebelum mengirim.
Perlu diketahui, Sulingjar merupakan survei persepsi sehingga tidak memiliki jawaban benar maupun salah. Jawaban sebaiknya diberikan secara jujur berdasarkan pengalaman selama satu tahun ajaran terakhir.
Cara Mengirim Jawaban
Sebelum menekan tombol kirim, pastikan seluruh pertanyaan sudah dijawab dan tidak ada bagian yang terlewat. Pastikan juga identitas peserta sudah benar. Setelah itu bisa mengikuti langkah berikut:
- Klik tombol Kirim, Selesai, atau Submit.
- Tunggu hingga muncul notifikasi berhasil.
- Simpan bukti pengisian jika diperlukan.
- Logout dari sistem apabila menggunakan perangkat bersama.
- Setelah finalisasi, umumnya jawaban tidak dapat diubah kembali.
Apakah Operator Bisa Melihat Jawaban?
Operator sekolah pada umumnya hanya dapat memantau status partisipasi peserta, misalnya belum mengisi, sedang mengisi, atau sudah selesai.
Isi jawaban responden tidak digunakan sebagai penilaian individu, melainkan diolah secara agregat sebagai bahan evaluasi mutu pendidikan.
Solusi Jika Login Sulingjar Gagal
Beberapa kendala yang sering terjadi beserta solusinya antara lain:
Token tidak bisa digunakan: pastikan tidak ada kesalahan pengetikan huruf dan angka.
Login gagal: cek kembali kesesuaian NIK dan tanggal lahir dengan data Dapodik atau EMIS.
Nama tidak muncul: operator perlu memeriksa sinkronisasi data melalui Verval PTK.
Portal sulit diakses: coba kembali di luar jam sibuk atau pastikan koneksi internet stabil.
Kartu login hilang: minta operator sekolah mencetak ulang kartu login.
Apabila kendala belum teratasi, segera laporkan kepada operator sekolah untuk diteruskan ke helpdesk resmi Kemendikdasmen bila diperlukan.
Pastikan hanya mengakses portal resmi, menjaga kerahasiaan token, serta menjawab setiap pertanyaan secara jujur sesuai kondisi yang sebenarnya. Dengan demikian, data yang terkumpul dapat dimanfaatkan sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan.