Bukan Sekadar Gelar, UIPM Sebut Pendidikan Kini Dituntut Berdampak bagi Dunia

Vania Rossa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:45 WIB
Bukan Sekadar Gelar, UIPM Sebut Pendidikan Kini Dituntut Berdampak bagi Dunia
Ilustrasi pendidikan. (ist AI)
baca 10 detik
  • Universal Institute of Professional Management berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan dan hak asasi manusia berdasarkan standar internasional PBB.
  • Yayasan UIPM Indonesia berfungsi sebagai pusat administrasi untuk mendukung misi organisasi tersebut di tingkat internasional.
  • UIPM menyatakan bahwa perbedaan persepsi regulasi nasional sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi, klarifikasi, dan pembinaan konstruktif.

Suara.com - Dunia pendidikan terus mengalami perubahan. Jika dulu keberhasilan sebuah institusi pendidikan lebih banyak diukur dari kualitas pengajaran dan lulusannya, kini tuntutannya semakin luas.

Kampus dan lembaga pendidikan juga diharapkan mampu berkontribusi terhadap berbagai isu global, mulai dari pembangunan berkelanjutan, hak asasi manusia, hingga pemberdayaan masyarakat.

Perubahan cara pandang ini sejalan dengan semakin besarnya perhatian dunia terhadap Agenda 2030 Sustainable Development Goals (SDGs) yang mendorong berbagai sektor, termasuk pendidikan, untuk mengambil peran dalam menciptakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Universal Institute of Professional Management (UIPM) menjadi salah satu lembaga yang menyatakan komitmennya terhadap pendekatan tersebut.

Menurut UIPM, penyelenggaraan pendidikan tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung penelitian, inovasi, kolaborasi internasional, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Dalam keterangannya, UIPM menyebut berbagai program akademik dan kelembagaannya disusun dengan mengacu pada Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Universal Declaration of Human Rights (UDHR), serta Agenda 2030 SDGs.

Komitmen itu juga diwujudkan melalui partisipasi dalam sejumlah jaringan internasional, seperti Union of International Associations (UIA), Asia-Pacific Quality Network (APQN), Higher Education Sustainability Initiative (HESI), serta keikutsertaan sebagai organisasi yang memiliki Special Consultative Status pada United Nations Economic and Social Council (ECOSOC).

Bagi kampus ini, status konsultatif tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan internasional, melainkan tanggung jawab untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat bagi masyarakat. 

Di Indonesia, keberadaan UIPM belakangan juga menjadi perhatian publik karena munculnya perbedaan persepsi mengenai status dan operasional lembaga tersebut.

baca juga

Menanggapi hal itu, UIPM menyatakan bahwa Yayasan UIPM Indonesia berperan sebagai perwakilan dan pusat administrasi yang mendukung misi organisasi di tingkat internasional.

Menurut UIPM, orientasi kegiatannya tetap difokuskan pada pendidikan, penelitian, pembangunan berkelanjutan, hak asasi manusia, serta penguatan kerja sama internasional.

Organisasi tersebut juga berpandangan bahwa keberadaannya perlu dipahami tidak hanya dari aspek administrasi nasional, tetapi juga dalam konteks perannya sebagai bagian dari masyarakat sipil internasional yang berkontribusi terhadap tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Selain menyoroti pentingnya peran pendidikan dalam pembangunan global, dialog juga dinilai perlu untuk menjadi pendekatan utama ketika muncul perbedaan pandangan terkait penyelenggaraan pendidikan.

Menurut organisasi tersebut, persoalan yang berkaitan dengan regulasi maupun administrasi akan lebih konstruktif apabila diselesaikan melalui komunikasi, klarifikasi, dan pembinaan. Pendekatan seperti ini dinilai dapat memperkuat ekosistem pendidikan sekaligus menjaga semangat kolaborasi.

Di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, hingga masyarakat memang menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan pun tidak lagi dipandang hanya sebagai proses transfer ilmu, tetapi juga sebagai sarana membangun kepedulian sosial, mendorong inovasi, dan menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi di tingkat global.

Melalui pendekatan tersebut, UIPM berharap pendidikan dapat menjadi ruang yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu melahirkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya

Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:57 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Tembus 264 Fasilitas Direvitalisasi, Bukti Konsistensi BRI Kawal Pendidikan Nasional

Tembus 264 Fasilitas Direvitalisasi, Bukti Konsistensi BRI Kawal Pendidikan Nasional

Bri | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:15 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Jerawat Punggung Spray, Praktis dan Cepat Meresap

3 Rekomendasi Jerawat Punggung Spray, Praktis dan Cepat Meresap

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Lebarkan Sayap Bisnis ke Vietnam, Gus Lilur Tak Surut Bongkar Dugaan Rasuah Muktamar ke-35 NU

Lebarkan Sayap Bisnis ke Vietnam, Gus Lilur Tak Surut Bongkar Dugaan Rasuah Muktamar ke-35 NU

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Suara Warga Masuk Pembahasan Pemilu, 31 Orang Susun Rekomendasi untuk DPR

Suara Warga Masuk Pembahasan Pemilu, 31 Orang Susun Rekomendasi untuk DPR

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:42 WIB

Harta Pejabat di Luar LHKPN Diusulkan Bisa Dirampas Negara: Bagaimana Batas Hukumnya?

Harta Pejabat di Luar LHKPN Diusulkan Bisa Dirampas Negara: Bagaimana Batas Hukumnya?

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng

Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng

Surakarta | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Hitung-hitungan Pajak iPhone Duo dari Luar Negeri vs Resmi Indonesia

Hitung-hitungan Pajak iPhone Duo dari Luar Negeri vs Resmi Indonesia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Ulasan Pekan 7 Super League 2026/2027: Persija Kokoh di Puncak, Persib ke Jalur Kemenangan

Ulasan Pekan 7 Super League 2026/2027: Persija Kokoh di Puncak, Persib ke Jalur Kemenangan

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Kiamat Ekologis: Ketika Desa Adat, Hutan, dan Satwa Liar Perlahan Hilang

Kiamat Ekologis: Ketika Desa Adat, Hutan, dan Satwa Liar Perlahan Hilang

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Kematian Perwira Kopassus di Surakarta, TB Hasanuddin Minta Diusut Tuntas dan Transparan

Kematian Perwira Kopassus di Surakarta, TB Hasanuddin Minta Diusut Tuntas dan Transparan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan

Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:27 WIB

×