- Pakaian berbahan sutra, kulit, wool, dan cashmere akan rusak jika dicuci menggunakan mesin cuci.
- Proses pencucian mesin cuci dapat merusak payet, manik-manik, dan bordir pada pakaian pesta atau kebaya.
- Pakaian renang, jas, blazer, serta pakaian dalam berenda wajib dicuci manual agar elastisitas dan bentuknya terjaga.
5. Pakaian Berbahan Kulit (Leather)
Baik kulit asli maupun kulit sintetis sangat anti dengan air berlebih dan putaran mesin.
Mencuci jaket atau celana kulit di mesin cuci akan menyebabkan permukaannya pecah-pecah, mengelupas, dan mengerut.
Gunakan kain lembap untuk membersihkan noda, atau bawa ke spesialis perawatan kulit (leather care).
6. Pakaian Dalam Berenda (Lace) dan Lingerie
Lingerie atau bra yang memiliki kawat dan renda sangat sensitif.
Kawat pada bra bisa keluar dan merusak mesin cuci, sementara renda yang tipis sangat mudah robek jika tersangkut pakaian lain seperti jin atau ritsleting.
Gunakan tas jaring khusus (laundry bag) jika terpaksa, namun sangat disarankan untuk mencucinya dengan tangan.
7. Pakaian Berbahan Wool atau Cashmere
Kain wool memiliki kecenderungan untuk menyusut (shrinkage) jika terkena panas dan gesekan berlebih.
Jika Anda mencuci sweter wool di mesin cuci, jangan kaget jika ukurannya mengecil menjadi seukuran baju anak-anak setelah kering.
Gunakan air dingin dan detergen khusus wool, lalu keringkan dengan cara diangin-anginkan di atas permukaan datar. Jangan digantung agar tidak melar.
Mengetahui mana pakaian yang tidak boleh dicuci pakai mesin cuci adalah kunci utama dalam perawatan pakaian jangka panjang.
Sebelum mencuci, selalu luangkan waktu sejenak untuk membaca label instruksi perawatan (care label) yang tertera pada bagian dalam baju.
Dengan perawatan yang tepat, pakaian favorit Anda akan tetap terlihat bagus dan warnanya tetap cemerlang.