7 Pakaian yang Tidak Boleh Dicuci Pakai Mesin Cuci, Bisa Bikin Rusak Seketika

Yasinta Rahmawati

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:53 WIB
7 Pakaian yang Tidak Boleh Dicuci Pakai Mesin Cuci, Bisa Bikin Rusak Seketika
Ilustrasi seorang wanita memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pakaian berbahan sutra, kulit, wool, dan cashmere akan rusak jika dicuci menggunakan mesin cuci.
  • Proses pencucian mesin cuci dapat merusak payet, manik-manik, dan bordir pada pakaian pesta atau kebaya.
  • Pakaian renang, jas, blazer, serta pakaian dalam berenda wajib dicuci manual agar elastisitas dan bentuknya terjaga.

Suara.com - Mesin cuci memang menjadi penyelamat untuk meringankan pekerjaan rumah tangga. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua jenis pakaian bisa tahan dengan putaran mesin yang kuat?

Memaksakan semua bahan masuk ke dalam mesin cuci justru bisa membuat serat kain rusak, warna pudar, hingga bentuk pakaian yang berubah.

Agar koleksi pakaian Anda tetap awet dan tampak seperti baru, Anda perlu memperhatikan cara mencucinya.

Berikut adalah 7 pakaian yang tidak boleh dicuci pakai mesin cuci yang wajib Anda ketahui!

1. Pakaian Berbahan Sutra (Silk)

Sutra dikenal sebagai kain mewah dengan serat yang sangat halus. Putaran mesin cuci yang kasar dapat menyebabkan serat sutra terputus atau tersangkut, sehingga permukaannya menjadi kasar dan kehilangan kilaunya.

Sebaiknya cuci manual dengan tangan (hand wash) menggunakan detergen khusus berbahan lembut atau gunakan jasa dry cleaning.

2. Pakaian dengan Manik-manik, Payet, atau Bordir Rumit

Baju pesta, kebaya, atau kaos yang dipenuhi manik-manik sangat rentan jika dimasukkan ke mesin cuci.

Selain manik-maniknya bisa lepas, hiasan yang tajam tersebut juga berisiko merusak pakaian lain di dalam mesin atau bahkan merusak tabung mesin cuci Anda.

Cukup rendam sebentar dengan air sabun, lalu bilas perlahan tanpa diperas terlalu kuat.

baca juga

3. Pakaian Renang (Swimwear)

Bahan utama baju renang adalah spandek atau nilon yang sangat elastis. Suhu air yang tidak menentu dan putaran mesin cuci yang kencang dapat merusak elastisitas kain tersebut.

Akibatnya, baju renang Anda akan cepat melar dan kehilangan bentuk aslinya.

Bilas dengan air dingin setelah digunakan untuk menghilangkan kaporit, lalu cuci lembut dengan tangan.

4. Jas, Blazer, dan Pakaian Berstruktur

Jas atau blazer biasanya memiliki bantalan bahu (padding) dan lapisan dalam yang membentuk strukturnya.

Jika dicuci dengan mesin, struktur ini bisa bergeser atau rusak, sehingga jas tidak lagi pas di badan saat digunakan.

Pakaian jenis ini hampir selalu membutuhkan dry cleaning profesional untuk menjaga bentuknya tetap sempurna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment

Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:23 WIB

10 Warna Baju yang Bikin Kulit Sawo Matang Kamu Auto-Glow Up, Awas Salah Pilih Bikin Kusam!

10 Warna Baju yang Bikin Kulit Sawo Matang Kamu Auto-Glow Up, Awas Salah Pilih Bikin Kusam!

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:04 WIB

Cara Menghilangkan Noda Lipstik di Baju, Praktis dan Gak Bikin Kain Rusak

Cara Menghilangkan Noda Lipstik di Baju, Praktis dan Gak Bikin Kain Rusak

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×