Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Vania Rossa

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
Ilustrasi perempuan memilih investasi. (Dok. Amartha)
baca 10 detik
  • Perempuan kini aktif berinvestasi lewat Amartha Prosper guna mendukung pembiayaan produktif UMKM di berbagai desa Indonesia.
  • Amartha mengelola risiko investasi melalui seleksi mitra, analisis data, pendampingan lapangan, serta penerapan sistem diversifikasi portofolio.
  • Hingga 2024, Amartha menyalurkan dana ke empat juta UMKM, membantu 50 ribu usaha naik kelas, dan membuka ribuan lapangan kerja baru.

Suara.com - Banyak perempuan dikenal sebagai pengelola keuangan keluarga. Namun kini, perannya semakin berkembang menjadi pengambil keputusan dalam investasi.

Tak sedikit yang mulai membangun portofolio sendiri untuk mempersiapkan dana pendidikan anak, membeli rumah, hingga mencapai kebebasan finansial.

Dalam memilih instrumen investasi, pertimbangan perempuan pun tidak lagi semata soal besarnya return.

Transparansi, keamanan, serta dampak sosial dari investasi menjadi aspek yang semakin diperhatikan.

Salah satu bentuk investasi berdampak yang berkembang di Indonesia adalah pembiayaan produktif kepada pelaku UMKM.

Melalui model ini, dana investor disalurkan untuk membantu usaha-usaha kecil berkembang sehingga mampu meningkatkan pendapatan sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Salah satu platform yang menawarkan konsep tersebut adalah Amartha Prosper. Dana investor digunakan untuk mendukung pembiayaan produktif bagi jutaan pelaku UMKM perempuan di berbagai desa di Indonesia.

Namun, sebagaimana investasi lainnya, instrumen ini tetap memiliki risiko.

Risiko dapat muncul ketika usaha yang dibiayai mengalami penurunan akibat kondisi ekonomi, bencana, maupun faktor lainnya.

baca juga

Karena itu, calon investor sebaiknya tidak hanya bertanya apakah investasi tersebut aman, melainkan juga memahami bagaimana platform mengelola risiko yang ada.

Di Amartha Prosper, proses pengelolaan risiko dilakukan sejak awal melalui seleksi calon mitra, analisis kelayakan usaha berbasis data, hingga pendampingan rutin oleh tenaga lapangan yang tersebar di berbagai daerah.

Pendekatan ini membuat proses pembiayaan tidak berhenti setelah dana dicairkan. Perkembangan usaha para mitra terus dipantau sehingga berbagai tantangan dapat diidentifikasi lebih awal.

Selain itu, dana investor juga disebar ke dalam portofolio pembiayaan sehingga tidak hanya bergantung pada satu pelaku usaha. Diversifikasi ini menjadi salah satu cara untuk membantu mengelola risiko investasi.

Bagi perempuan yang baru mulai berinvestasi, memahami cara kerja sebuah platform sama pentingnya dengan melihat potensi imbal hasilnya.

Tata kelola yang transparan, pengelolaan risiko yang disiplin, serta keterbukaan informasi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan investor.

Hal lain yang membuat investasi berdampak menarik adalah manfaat yang dapat dirasakan secara nyata.

Melalui pembiayaan dari Amartha, banyak pelaku UMKM perempuan memanfaatkan modal untuk membeli bahan baku, menambah stok dagangan, memperluas usaha, hingga membuka lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar.

Hingga kini, Amartha telah menyalurkan pembiayaan produktif kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM di lebih dari 50.000 desa di Indonesia.

Dalam Sustainability Report Amartha 2024 juga disebutkan lebih dari 110 ribu mitra berhasil membuka lapangan kerja pertama, sementara sekitar 50 ribu UMKM naik kelas dari usaha ultra mikro menjadi usaha kecil.

Artinya, setiap investasi bukan hanya berpotensi memberikan imbal hasil, tetapi juga ikut mendorong perempuan lain agar memiliki kesempatan mengembangkan usahanya.

Di tengah meningkatnya minat perempuan terhadap literasi keuangan dan investasi, memilih instrumen yang sesuai dengan tujuan finansial menjadi langkah penting.

Return memang menjadi salah satu pertimbangan, tetapi kualitas tata kelola, transparansi, serta dampak yang dihasilkan juga layak menjadi bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan.

Karena pada akhirnya, investasi bukan hanya soal membuat uang bertumbuh. Bagi banyak perempuan, investasi juga menjadi cara untuk saling menguatkan, membuka peluang ekonomi, dan menciptakan perubahan yang dapat dirasakan oleh lebih banyak perempuan di berbagai daerah Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama

Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:09 WIB

UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!

UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:50 WIB

Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri

Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×