Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Vania Rossa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
Ilustrasi kejahatan siber. (Unsplash)
baca 10 detik
  • BSSN mencatat 1,52 miliar serangan siber pada semester I 2026, didominasi oleh malware yang adaptif.
  • OJK dan IASC melaporkan 608 ribu kasus penipuan siber dengan kerugian Rp7,5 triliun sejak November 2024 hingga Juni 2026.
  • MSIG Indonesia meluncurkan Asuransi Siber Personal Lines di aplikasi Jenius untuk melindungi nasabah dari kejahatan finansial online.

Suara.com - Hampir semua aktivitas finansial kini bisa dilakukan lewat layar ponsel. Mulai dari transfer uang, belanja online, membayar tagihan, hingga mengelola tabungan dan investasi.

Praktis, tetapi di balik kemudahan tersebut ada risiko yang ikut berkembang, salah satunya kejahatan siber.

Modus penipuan digital pun semakin beragam. Phishing, pencurian data pribadi, pengambilalihan akun, hingga penipuan saat berbelanja online menjadi ancaman yang dapat berdampak langsung pada kondisi finansial seseorang.

Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat terdapat 1,52 miliar serangan siber sepanjang semester I 2026. Serangan tersebut didominasi malicious software atau malware yang semakin adaptif dan sulit dikenali dengan sistem keamanan lama.

Risiko tersebut juga terlihat dari banyaknya laporan penipuan siber yang diterima masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Indonesia Anti-Scam Center (IASC) mencatat sekitar 608 ribu laporan penipuan siber sejak November 2024 hingga Juni 2026, dengan total kerugian mencapai Rp7,5 triliun.

Angka tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan aktivitas digital kini tidak hanya berkaitan dengan perangkat dan data pribadi. Perlindungan terhadap kondisi finansial juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Asuransi Siber Personal Lines. (dok. Ist)
Asuransi Siber Personal Lines. (dok. Ist)

Saat Akun Digital Menjadi Target Kejahatan

Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah phishing, ketika pelaku mencoba mendapatkan informasi sensitif melalui tautan, pesan, atau situs yang dibuat menyerupai layanan resmi. Jika berhasil, data tersebut dapat digunakan untuk mengambil alih akun korban.

Dampaknya bisa lebih jauh ketika akun tersebut terhubung dengan layanan keuangan. Saldo tabungan maupun aset finansial yang tersimpan secara digital dapat ikut terancam.

baca juga

Karena itu, selain meningkatkan kewaspadaan saat menerima pesan atau melakukan transaksi online, masyarakat mulai membutuhkan perlindungan tambahan terhadap risiko finansial yang muncul akibat kejahatan siber.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) bersama Jenius by SMBC Indonesia menghadirkan Asuransi Siber Personal Lines, produk perlindungan yang dirancang untuk membantu nasabah menghadapi risiko kejahatan finansial online.

“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen MSIG Indonesia untuk menghadirkan perlindungan yang relevan dengan perkembangan risiko di era digital. Kami percaya bahwa perlindungan siber harus sederhana, terjangkau, dan mudah diakses,” ujar Presiden Direktur MSIG Indonesia, Tomosuke Tsuruoka.

Perlindungan tersebut mencakup risiko pengambilalihan akun akibat phishing, termasuk jaminan terhadap saldo tabungan dan produk lain yang tersimpan dalam akun Jenius. Nasabah juga mendapatkan manfaat perlindungan untuk transaksi belanja digital apabila mengalami penipuan saat berbelanja online.

Perlindungan Digital yang Lebih Mudah Diakses

Di tengah meningkatnya aktivitas finansial melalui perangkat digital, perlindungan juga dituntut semakin praktis. Asuransi Siber Personal Lines dapat dibeli langsung melalui aplikasi Jenius tanpa dokumen tambahan.

Nasabah dapat mengaksesnya melalui menu Aset → Asuransi → Lihat Detail di Proteksi Digital pada aplikasi Jenius.

Premi yang ditawarkan mulai dari Rp70 ribu per tahun, dengan manfaat perlindungan hingga Rp50 juta per periode pertanggungan.

Wealth Management Business Head Bank SMBC Indonesia, Lilyana Sutianto, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial juga ikut berubah seiring semakin terintegrasinya teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

“Nasabah membutuhkan proteksi layanan keuangan ekstra yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga personal, terintegrasi, dan memberikan rasa aman,” ujarnya.

Asuransi Siber Personal Lines saat ini tersedia bagi seluruh nasabah Jenius by SMBC Indonesia di Indonesia melalui aplikasi Jenius.

Meski begitu, perlindungan finansial bukan berarti menggantikan kewaspadaan. Menghindari tautan mencurigakan, menjaga kerahasiaan data pribadi dan kode keamanan, serta memastikan informasi sebelum melakukan transaksi tetap menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko menjadi korban kejahatan siber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Siber Terus Meningkat, Perlindungan Data Pribadi Tak Bisa Lagi Hanya Andalkan Teknologi

Serangan Siber Terus Meningkat, Perlindungan Data Pribadi Tak Bisa Lagi Hanya Andalkan Teknologi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Intip Bisnis Anak Usaha Telkom yang Dinyatakan Pailit

Intip Bisnis Anak Usaha Telkom yang Dinyatakan Pailit

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli

Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Terkini

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:13 WIB

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:12 WIB

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:09 WIB

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:08 WIB

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:06 WIB

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:05 WIB

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

×