- Sepuluh jurnalis mengikuti kunjungan ke Padahanten Farm di Majalengka, Jawa Barat.
- Peternakan menerapkan prosedur biosecurity ketat, kandang tertutup modern, dan memperdengarkan musik klasik untuk mengurangi stres ayam.
- Seluruh ayam lokal diproses sesuai standar kesejahteraan hewan sebelum didistribusikan ke restoran McDonald's Indonesia.
Suara.com - Sebelum melihat ribuan ayam broiler di dalam kandang, ada satu ritual yang harus dilewati: mandipping.
Tubuh harus lebih dulu dicelupkan ke dalam bak air yang telah diklorinasi, kemudian dibilas menggunakan sabun dan sampo. Pakaian khusus, sepatu, penutup kepala hingga masker juga wajib dikenakan.
Begitulah pengalaman 10 jurnalis dari berbagai media, termasuk Suara.com, saat mengikuti exclusive farm visit ke Padahanten Farm di Majalengka, Jawa Barat, Senin (3/8/2026).
Sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan tiba di peternakan yang dikelola PT Ciomas Adisatwa tersebut. Namun, tidak ada yang bisa langsung masuk ke kandang.
Prosedur biosecurity menjadi pintu pertama yang harus dilewati.
Bukan sekadar formalitas. Setiap orang yang masuk harus dipastikan tidak membawa kontaminan dari luar yang berpotensi mengganggu kesehatan ayam di dalam kandang.
Setelah seluruh prosedur selesai, barulah perjalanan menuju kandang dimulai.
Dari titik inilah pengalaman farm visit berubah menjadi gambaran tentang bagaimana seekor ayam broiler dipelihara sebelum akhirnya menjadi bahan baku menu di restoran McDonald's Indonesia.

Masuk ke Kandang, Bukan Peternakan Biasa
Dari luar, Padahanten Farm terlihat seperti kompleks peternakan pada umumnya. Namun, kesan itu berubah ketika memasuki area kandang.
Padahanten Farm menggunakan sistem Closed House Negative Pressure Double Deck. Sistem kandang tertutup ini memungkinkan suhu, kelembapan, ventilasi, serta sirkulasi udara dikendalikan secara lebih terukur.
Peternakan yang mulai beroperasi pada 2023 tersebut berdiri di atas lahan seluas 4,1 hektare. Terdapat lima kandang yang terdiri atas 10 lantai dengan kapasitas total sekitar 320 ribu ekor ayam broiler.
Setiap lantai mampu menampung sekitar 32 ribu ekor ayam dengan kepadatan sekitar 15 ekor per meter persegi. Ukuran masing-masing kandang mencapai 14 x 150 meter.
Di dalamnya, ayam bergerak di antara sistem pakan, air minum, ventilasi dan pendingin yang dikontrol secara berkala.
Kondisi kandang dipantau setiap hari. Tujuannya bukan hanya memastikan ayam tumbuh optimal, tetapi juga menjaga kesehatan dan kesejahteraannya.
Namun, ada satu hal yang cukup menarik perhatian selama kunjungan.
Ayam-ayam di dalam kandang ternyata juga mendengarkan musik klasik.
Kenapa Ayam Diperdengarkan Musik Klasik?
Di tengah suara ribuan ayam, mesin ventilasi dan sistem kandang, musik klasik terdengar mengalun.
Bagi pengunjung, mungkin terdengar tidak biasa. Tetapi bagi pengelola, musik tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi ayam.
Head of Production Region Jabar 3 PT Ciomas Adisatwa, Rendhiq Ramadhan, menjelaskan musik klasik digunakan untuk membantu menekan tingkat stres ayam.
Berdasarkan literatur, itu untuk menekan hormon kortisol atau hormon yang menyebabkan stres, sehingga ayam bisa lebih nyaman di dalam kandang.
Musik tersebut tidak hanya diputar sesekali.
Menurut Rendhiq, musik klasik diperdengarkan selama satu hari penuh.
"Selama 24 jam total," ungkap Rendhiq.
Musik menjadi salah satu bagian dari pendekatan kesejahteraan hewan yang diterapkan di peternakan.
Selain lingkungan kandang yang dikontrol, ayam juga mendapatkan pakan bernutrisi dan akses air minum bersih. Sistem drinking tube digunakan dengan posisi yang disesuaikan dengan pertumbuhan ayam.
Kesehatan ayam dipantau secara berkala dengan melibatkan dokter hewan dan berbagai tindakan pencegahan.
Lingkungan kandang juga dirancang agar ayam dapat bergerak dengan nyaman. Alas sekam digunakan untuk membantu ayam mengekspresikan perilaku alaminya.
Semua itu merupakan bagian dari lima prinsip kesehatan dan kesejahteraan hewan atau animal health welfare yang diterapkan McDonald's Indonesia bersama mitra pemasoknya.

Dari Kandang Menuju Rumah Potong
Perjalanan ayam tidak berhenti ketika mencapai bobot panen.
Ketika waktunya tiba, ayam diangkut menggunakan keranjang khusus menuju Rumah Potong Ayam (RPA).
Pengangkutan dilakukan pada malam hari untuk mengurangi potensi stres selama perjalanan. Ada pula batas waktu yang harus diperhatikan.
Ayam tidak boleh dibiarkan tanpa makan dan minum lebih dari 12 jam sebelum dipotong. Waktu maksimal sejak ayam dipanen hingga tiba di proses pemotongan juga dibatasi 12 jam.
Sementara masa puasa dari panen hingga pemotongan sekitar empat jam.
Setibanya di RPA, ayam tidak langsung diproses. Ayam terlebih dahulu menjalani resting sekitar 30 menit untuk membantu mengurangi stres.
Tahap berikutnya adalah hanging atau penggantungan menggunakan breast comforter dalam kondisi pencahayaan redup.
Ayam kemudian menjalani proses stunning atau pemingsanan sebelum disembelih sesuai prosedur halal oleh Juru Sembelih Halal (JULEHA) bersertifikat.
Daging ayam selanjutnya diproses dengan standar keamanan pangan di RPA sebelum dikirim pada hari yang sama ke restoran McDonald's Indonesia.
Dari kandang hingga restoran, setiap tahapan memiliki prosedur yang saling terhubung.
Bukan Sekadar Ayam, Ada Rantai Pasok di Belakangnya
Kunjungan ke Padahanten Farm juga memperlihatkan bahwa perjalanan Ayam Krispy McD bukan sekadar urusan bagaimana seekor ayam dibesarkan.
Di belakang satu potong ayam terdapat peternak, pekerja kandang, dokter hewan, petugas biosecurity, pekerja panen, pengolah di RPA hingga jaringan distribusi.
Rantai pasok tersebut menjadi bagian dari konsep "Sepenuhnya Indonesia" yang diusung McDonald's Indonesia.
Perusahaan menyebut seluruh ayam yang digunakan berasal dari peternak lokal Indonesia. Salah satu mitranya adalah PT Ciomas Adisatwa, anak usaha PT JAPFA, yang telah menjadi pemasok McDonald's Indonesia selama lebih dari tiga dekade.
Kemitraan itu tidak hanya berupa pembelian ayam.
McDonald's Indonesia juga melakukan transfer pengetahuan, pelatihan, audit berkala, benchmarking, hingga kolaborasi dengan ahli dan konsultan internasional untuk menjaga standar keamanan pangan, biosecurity, kesehatan serta kesejahteraan hewan.
Di Padahanten Farm, rantai tersebut juga melibatkan masyarakat sekitar.
Peternakan mempekerjakan 41 pekerja secara langsung. Ketika proses panen dan bongkar berlangsung, lebih dari 50 pekerja tambahan dari masyarakat sekitar ikut dilibatkan.
UMKM di sekitar peternakan juga mendapatkan ruang melalui penyediaan jasa katering bagi para pekerja.
Rantai kemitraan kemudian berlanjut hingga RPA yang dikelola PT Japfa Food Indonesia.
Perusahaan tersebut memiliki 15 unit RPA dan 24 fasilitas distribusi di berbagai wilayah Indonesia. Setiap RPA disebut mempekerjakan sekitar 400 hingga 1.500 orang, dengan mayoritas tenaga kerja berasal dari masyarakat sekitar.

Dari Majalengka hingga ke Meja Pelanggan
Setelah melihat langsung proses di peternakan, satu hal menjadi lebih jelas: ayam yang tersaji di restoran bukanlah hasil dari satu proses sederhana.
Perjalanannya dimulai dari kandang.
Ada biosecurity yang harus dilewati bahkan sebelum manusia masuk. Ada pengaturan suhu dan sirkulasi udara. Ada pemantauan kesehatan ayam. Ada pakan dan air minum yang dikontrol. Bahkan ada musik klasik yang diperdengarkan selama 24 jam untuk membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi ayam.
Kemudian ada proses panen, pengangkutan, resting, hanging, stunning, penyembelihan halal, pengolahan, hingga distribusi ke restoran.
Semuanya berlangsung dalam satu rantai pasok.
McDonald's Indonesia menyebut rantai pasok lokal tersebut juga memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.
Berdasarkan studi independen Oxford Economics untuk periode April 2024 hingga Maret 2025, operasional McDonald's Indonesia disebut mendukung sekitar 48.700 lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari pertanian, distribusi hingga jasa profesional.
Studi yang sama mencatat sekitar 86 persen total belanja pemasok dialokasikan kepada mitra lokal di sektor pertanian, peternakan hingga manufaktur. Sekitar 76 persen bahan baku McDonald's Indonesia juga disebut bersumber dari dalam negeri, termasuk ayam, sayuran, telur, beras, cabai dan minyak goreng.
Pada akhirnya, semua proses panjang itu bermuara pada sesuatu yang sederhana: sepotong ayam yang tersaji di meja pelanggan.
Namun, pengalaman exclusive farm visit Suara.com ke Padahanten Farm menunjukkan bahwa sebelum ayam itu menjadi Ayam Krispy McD, ada perjalanan panjang yang mungkin tak terlihat oleh pelanggan.
Perjalanan itu dimulai dari sebuah kandang di Majalengka—dengan prosedur biosecurity yang ketat, teknologi kandang tertutup, pengawasan kesehatan, hingga alunan musik klasik yang menemani ayam selama 24 jam.