- Doa setelah salat Dhuha ampuh melancarkan rezeki dan menggugur dosa.
- Doa setelah salat Dhuha dibaca setelah pelaksanaan sholat dua rakaat.
- Doa setelah salat Dhuha menyempurnakan ibadah sunnah di pagi hari.
Suara.com - Salat Dhuha dikenal sebagai ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa, terutama dalam urusan melancarkan rezeki dan penggugur dosa.
Salat Dhuha yang dikerjakan pada pagi hari ini menjadi sarana bagi umat Muslim untuk memohon keberkahan sebelum memulai aktivitas harian.
Rasulullah SAW dalam sebuah hadis riwayat Turmudzi menjelaskan dahsyatnya amalan menjalani salat Dhuha.
"Siapa saja yang dapat mengerjakan salat Dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” HR. Turmudzi.
Lantas, doa apa saja yang sebaiknya dipanjatkan setelah salat Dhuha? Berikut ulasan lengkap mengenai niat, waktu terbaik, hingga 3 urutan doa setelah salat Dhuha yang dirangkum dari berbagai sumber kitab fiqih.
Waktu Terbaik Salat Dhuha
Salat Dhuha dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal delapan rakaat. Waktunya dimulai saat matahari terbit setinggi satu tombak hingga menjelang waktu Zuhur.
Namun, waktu yang paling utama adalah saat matahari mulai terasa panas atau sekitar pukul 09.00 pagi.
Bacaan Niat Salat Dhuha
Sebelum memulai, berikut adalah bacaan niat salat Dhuha:
اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Ushalli Sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: "Aku niat shalat sunat Dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala".
3 Doa Setelah Salat Dhuha yang Mustajab
Setelah selesai salat, jangan terburu-buru beranjak. Amalkan tiga urutan doa berikut ini untuk mengetuk pintu langit:
1. Doa Utama: Memohon Kelancaran Rezeki
Doa ini merupakan yang paling populer, berisi pengakuan atas keagungan Allah dan permohonan agar rezeki didekatkan.
Allāhumma innad dhuhā’a dhuhā’uka, wal bahā’a bahā’uka, wal jamāla jamāluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka.
Allāhuma in kāna rizqī fis samā’i fa anzilhu, wa inkāna fil ardhi fa akhrijhu, wa inkāna mu’assaran fa yassirhu, wa in kāna harāman fa thahhirhu, wa inkāna ba‘īdan fa qarribhu.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah. Jika ada di dalam bumi, keluarkanlah. Jika sukar, mudahkanlah. Jika haram, sucikanlah. Jika jauh, dekatkanlah".
2. Doa Kekuatan dalam Berupaya
Setelah memohon rezeki, kita dianjurkan membaca doa agar diberi kekuatan dalam ikhtiar atau bekerja.
Allaahumma bika ushaawilu, wa bika uhaawilu, wa bika uqaatilu.
Artinya: "Dengan-Mu, aku menerjang. Dengan-Mu, aku berupaya. Dengan-Mu, aku berjuang".
3. Doa Taubat dan Ampunan
Sebagai penutup, bacalah doa permohonan ampunan sebanyam 40-100 kali. Meski salat Dhuha identik dengan rezeki, ampunan Allah adalah kunci utama keberkahan hidup.
Rabbighfir lii, warhamnī, wa tub ‘alayya, innaka antat tawwaabur rahīm.
Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku. Kasihanilah daku. Terimalah tobatku. Sungguh, Engkau Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang".