- Pakar sepatu membandingkan performa sepatu lari Nike Pegasus 41 dan Adidas Ultraboost 5X.
- Nike Pegasus 41 menawarkan kestabilan tinggi, penguncian kaki presisi, dan harganya lebih miring.
- Adidas Ultraboost 5X mengandalkan bantalan empuk yang nyaman dengan harga premium.
Suara.com - Nike Pegasus dan Adidas Ultraboost termasuk sepatu lari favorit pemula hingga pelari pro. Perbandingan kedua running shoes menarik disimak untuk mengetahui karakter serta kualitas.
Pakar sepatu sekaligus pelari maraton Brandon Law membandingkan Nike Pegasus 41 dan Adidas Ultraboost 5X, seri unggulan dari dua jenama sportwear tersebut.
Menurutnya, Nike Pegasus dan Adidas Ultraboost memiliki karakter performa yang cukup berbeda, terutama dari sisi bantalan, stabilitas, hingga kenyamanan.
Pegasus cenderung lebih kokoh dan stabil, sedangkan Ultraboost mengutamakan bantalan yang empuk dan nyaman.
Lantas, mana yang lebih nyaman untuk lari? Simak perbandingan Nike Pegasus dan Adidas Ultraboost seperti dikutip dari RunningShoesGuru berikut.
Performa Midsole dan Stabilitas

Nike Pegasus 41 menggunakan busa ReactX yang dipadukan dengan bantalan Zoom Air pada bagian depan dan tumit.
Karakter sepatu ini terasa lebih kokoh dan sedikit kaku dibandingkan Ultraboost, tetapi justru memberikan pijakan yang stabil dan responsif.
Sepatu ini cocok untuk berbagai jenis latihan, mulai dari lari santai jarak pendek dan menengah hingga tempo run.
Di sisi lain, Adidas Ultraboost 5X mengandalkan busa e-TPU yang memberikan sensasi empuk, lembut, dan responsif.
Midsole yang relatif tebal memberikan perlindungan serta kenyamanan ekstra, terutama ketika digunakan untuk long run atau recovery run. Namun, karakter yang lebih empuk membuat stabilitasnya terasa tidak sekuat Nike Pegasus.
Kenyamanan Upper dan Penguncian Kaki
Nike Pegasus 41 menggunakan engineered mesh yang membantu memberikan sirkulasi udara sekaligus menjaga kaki tetap nyaman.
Lidah sepatu dibuat empuk, sementara bagian tumit dirancang untuk memberikan kenyamanan di sekitar Achilles. Sistem penguncian kaki atau lockdown juga terasa aman dan presisi.
Pegasus tersedia dalam pilihan ukuran wide, sehingga lebih mudah disesuaikan dengan bentuk kaki tertentu.

Di sisi lain, Adidas Ultraboost 5X menggunakan Primeknit+ yang lembut, fleksibel, dan memiliki sirkulasi udara baik.
Material ini memberikan sensasi seperti memakai kaus kaki sehingga sangat nyaman untuk berjalan maupun aktivitas sehari-hari.
Namun, bagian tumit terasa lebih longgar dibandingkan Pegasus sehingga penguncian kaki tidak seketat rivalnya.
Daya Tahan dan Harga
Keduan sepatu lari memiliki konstruksi yang dirancang untuk penggunaan rutin. Nike Pegasus menggunakan karet outsole yang tebal dan tahan aus.
Sementara itu, Ultraboost mengandalkan kombinasi karet Continental dan karet kristal yang dikenal menawarkan traksi sekaligus daya tahan baik.
Dari sisi harga, Nike Pegasus dipasarkan mulai Rp2.199.000, sedangkan Adidas Ultraboost mulai Rp3.000.000. Harga dapat berbeda tergantung varian dan toko.
Nike Pegasus vs Adidas Ultraboost, Pilih Mana?
Nike Pegasus lebih cocok bagi pelari yang mengutamakan stabilitas, pijakan yang lebih responsif, penguncian kaki yang presisi, dan fleksibilitas untuk berbagai jenis latihan dengan harga lebih terjangkau.
Adapun Adidas Ultraboost layak dipilih jika prioritas utama adalah bantalan yang empuk dan nyaman untuk daily training, long run, recovery run, hingga berjalan santai.
Dengan harga lebih tinggi, Ultraboost juga menawarkan karakter desain yang cocok bagi pengguna yang menginginkan sepatu olahraga sekaligus menunjang penampilan.