Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Vania Rossa

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:41 WIB
Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok
Ilustrasi lidi sawit. (dok. ANTARA)
baca 10 detik
  • Badan Pengelola Dana Perkebunan dan ASPEKPIR membantu UMKM mengekspor dua kontainer lidi sawit ke Tiongkok.
  • Petani dan UMKM memperoleh pendampingan teknis agar lidi sawit memenuhi standar kualitas dan spesifikasi pasar internasional.
  • Keberhasilan ekspor lidi sawit menjadi model kolaborasi untuk mengembangkan produk turunan perkebunan lainnya di masa depan.

Suara.com - Siapa sangka, lidi yang selama ini identik dengan kebutuhan rumah tangga ternyata bisa menjadi produk bernilai ekonomi dan menembus pasar internasional. Lidi yang berasal dari tanaman kelapa sawit kini dikembangkan menjadi salah satu produk turunan yang membuka peluang baru bagi petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perkebunan.

Peluang tersebut terlihat dari keberhasilan lidi sawit yang diproduksi petani dan pelaku UMKM Indonesia menembus pasar Tiongkok. Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (ASPEKPIR).

Cerita tentang perjalanan lidi sawit hingga bisa diekspor menjadi salah satu pembahasan dalam Podcast Bincang UMKM Perkebunan di Roemah Episode II bertema “Dari Roemah ke Dunia: Cerita UMKM Perkebunan Menembus Pasar Ekspor”, yang digelar di Roemah UMKM BPDP @ SMESCO Indonesia, Selasa (18/8).

Dari Produk Sederhana Jadi Peluang Ekspor

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansah mengatakan lidi sawit memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, terutama bagi masyarakat di wilayah perdesaan.

“Lidi sawit ini merupakan salah satu potensi yang sangat besar yang bisa menjadi potensi untuk menggerakkan masyarakat kita, khususnya di desa-desa, untuk menjadi penghasil dolar,” ujar Helmi.

Namun, membawa produk dari desa ke pasar internasional tentu tidak cukup hanya dengan memiliki bahan baku. Pelaku UMKM juga perlu memahami standar produk, kualitas, hingga prosedur ekspor.

Karena itu, BPDP bersama ASPEKPIR melakukan berbagai kegiatan workshop dan pendampingan. Pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai spesifikasi produk yang dibutuhkan pasar hingga proses untuk mempersiapkan produk sebelum diekspor.

“Kalau teman-teman ini memang sudah memiliki passion, insyaallah dari sisi teknis nanti kami dari BPDP pun siap support,” kata Helmi.

baca juga

Ketua Umum DPP ASPEKPIR Setiyono mengatakan pengembangan lidi sawit berangkat dari upaya mendorong petani agar tidak hanya bergantung pada penjualan tandan buah segar (TBS).

Menurut dia, bagian lain dari tanaman sawit juga dapat dikembangkan menjadi produk yang memberikan nilai tambah bagi petani.

Sebelum menyasar pasar internasional, lidi sawit yang dihasilkan petani dan pelaku UMKM lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan lokal. Pendampingan kemudian dilakukan agar produk tersebut dapat memenuhi standar yang dibutuhkan pasar ekspor.

“Tidak ujug-ujug bisa ekspor. Memang perjalanannya panjang,” ujar Setiyono.

Podcast Bincang UMKM Perkebunan di Roemah. (dok. ist)
Podcast Bincang UMKM Perkebunan di Roemah. (dok. ist)

Belajar Memenuhi Standar Pasar Global

Dalam proses tersebut, ASPEKPIR didampingi Arra Setya Abadi (ASA) dengan dukungan BPDP. Pendampingan dilakukan kepada sejumlah anggota agar mampu menghasilkan lidi sesuai spesifikasi yang dibutuhkan eksportir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon E-Commerce 50% untuk UMK Tinggal 5 Persen, Kapan Mulai Berlaku?

Diskon E-Commerce 50% untuk UMK Tinggal 5 Persen, Kapan Mulai Berlaku?

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Harbolnas 2026 Ditargetkan Raup Transaksi Rp40 Triliun, Naik 10 Persen dari Tahun Lalu

Harbolnas 2026 Ditargetkan Raup Transaksi Rp40 Triliun, Naik 10 Persen dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 10:07 WIB

RI Ekspor 1.928 Monyet Ekor Panjang Senilai Rp137 Miliar ke AS dan China

RI Ekspor 1.928 Monyet Ekor Panjang Senilai Rp137 Miliar ke AS dan China

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Terkini

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×