- Jangan mencuci inner pot keramik yang masih panas untuk mencegah kerusakan akibat perubahan suhu drastis.
- Rendam sisa nasi dengan air hangat dan gunakan spons lembut agar lapisan keramik tidak tergores.
- Keringkan dan simpan inner pot secara hati-hati agar tidak terbentur benda keras yang menyebabkan retak.
Suara.com - Inner pot keramik pada rice cooker membutuhkan perawatan yang tepat agar tetap bersih dan tidak mudah rusak.
Lapisan keramik memang terlihat kokoh, tetapi permukaannya tetap bisa tergores atau mengalami retak halus jika dibersihkan dengan cara yang salah.
Sisa nasi yang mengering juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama karena bisa semakin sulit dibersihkan.
Penggunaan spons kasar dan alat makan berbahan logam juga dapat membuat permukaan inner pot kehilangan kehalusannya.
Berikut cara membersihkan inner pot keramik rice cooker agar kondisinya lebih terjaga dalam waktu lama.
1. Tunggu Inner Pot sampai Dingin
Jangan langsung mencuci inner pot ketika baru selesai digunakan dan kondisinya masih sangat panas.
Perubahan suhu yang terlalu drastis, seperti menyiram permukaan panas dengan air dingin, berisiko membuat keramik mengalami thermal shock.
Setelah digunakan, diamkan beberapa saat sampai suhunya turun sebelum mulai dicuci.
2. Rendam untuk Melunakkan Sisa Nasi
Sisa nasi yang menempel tidak perlu dipaksa dengan pisau atau sendok.
Tuangkan air hangat secukupnya ke dalam inner pot, lalu diamkan sekitar 10–15 menit agar bagian yang mengeras menjadi lebih lunak.
Cara ini membantu kotoran terangkat tanpa harus menggosok permukaan terlalu keras.
3. Pakai Spons Lembut dan Sabun Cuci Piring
Gunakan spons yang lembut untuk membersihkan bagian dalam dan luar inner pot.
Tambahkan sedikit sabun cuci piring, kemudian gosok perlahan dengan gerakan memutar.
Hindari spons kawat, sikat berbulu keras, atau bahan pembersih abrasif karena dapat menggores permukaan keramik.
4. Jangan Mengorek kerak dengan Benda Tajam
Kerak yang membandel memang bisa membuat gemas, tetapi hindari penggunaan pisau, garpu, sendok logam, atau benda tajam lainnya. Alat tersebut dapat meninggalkan goresan pada permukaan inner pot.
Lebih aman ulangi proses perendaman menggunakan air hangat sampai kerak benar-benar melunak.
5. Bilas sampai Tak Ada Sisa Sabun
Setelah inner pot bersih, bilas menggunakan air mengalir hingga tidak ada busa atau sisa sabun yang tertinggal. Pastikan bagian dasar dan sudut-sudut pot juga ikut dibilas.
Sisa deterjen yang tertinggal dapat memengaruhi aroma dan rasa nasi saat rice cooker kembali digunakan.
6. Keringkan Sebelum Dimasukkan
Jangan buru-buru memasukkan inner pot yang masih basah ke dalam bodi rice cooker. Lap menggunakan kain lembut atau biarkan hingga benar-benar kering.
Bagian luar dan dasar inner pot juga perlu dipastikan tidak menyimpan air agar area pemanas rice cooker tetap aman dan bersih.
7. Jangan Terbentur Benda Keras
Inner pot keramik sebaiknya disimpan secara hati-hati agar tidak terbentur benda keras.
Hindari menumpuk barang berat di atasnya karena tekanan dan benturan dapat meningkatkan risiko retak.
Perawatan kecil seperti ini penting karena inner pot merupakan bagian rice cooker yang paling sering bersentuhan langsung dengan makanan dan alat masak.
Merawat inner pot keramik sebenarnya tidak membutuhkan cairan pembersih khusus atau cara yang rumit.
Kuncinya dengan menghindari perubahan suhu mendadak, alat pembersih kasar, serta kebiasaan mengorek kerak dengan benda tajam.