- Pakar keamanan pangan menyarankan untuk menjaga kondisi kering dan menghindari pencucian sayuran sebelum dimasukkan ke dalam kulkas guna mencegah pembusukan.
- Penyimpanan sayuran harus menggunakan laci khusus atau kantong berlubang serta dipisahkan dari daging mentah untuk menjaga kualitas dan mencegah kontaminasi silang.
- Beberapa jenis bahan pangan seperti kentang, ubi jalar, bawang bombai, dan tomat tidak disarankan untuk disimpan di dalam kulkas.
Beberapa jenis sayuran lebih baik disimpan dalam kantong plastik berlubang atau wadah yang memungkinkan adanya sirkulasi udara. University of Maine Cooperative Extension, misalnya, merekomendasikan kantong plastik berlubang untuk brokoli dan sejumlah sayuran lain.
Kantong berlubang membantu menjaga kelembapan tanpa membuat air terperangkap terlalu banyak di sekitar sayuran.
5. Pisahkan sayuran yang sudah rusak
Sebelum memasukkan sayuran ke kulkas, periksa terlebih dahulu kondisinya.
Buang atau pisahkan sayuran yang sudah berlendir, berjamur, terlalu lembek atau memiliki bagian yang membusuk. Jika dibiarkan bercampur dengan sayuran lain, kerusakan dapat menyebar dan membuat bahan pangan di sekitarnya lebih cepat rusak.
University of Connecticut Extension juga menyarankan agar sayuran yang disimpan diperiksa secara berkala dan produk yang menunjukkan tanda pembusukan segera dibuang.
6. Pisahkan sayuran dari daging mentah
Selain menjaga kesegaran, penempatan sayuran di kulkas juga penting untuk mencegah kontaminasi silang.
Food and Drug Administration (FDA) menyarankan agar buah dan sayuran disimpan terpisah dari daging, unggas dan makanan laut mentah. Jika memungkinkan, sayuran ditempatkan di bagian yang lebih aman dan tidak berada di bawah bahan makanan mentah yang berpotensi meneteskan cairan.
Cara ini penting terutama jika sayuran akan dimakan mentah atau hanya dimasak sebentar.
7. Atur suhu kulkas sekitar 4 derajat Celsius atau lebih rendah
Suhu kulkas juga berpengaruh terhadap keamanan dan kualitas sayuran.
FDA merekomendasikan suhu kulkas 40°F atau sekitar 4,4°C atau lebih rendah untuk penyimpanan bahan pangan yang mudah rusak. Menggunakan termometer kulkas dapat membantu memastikan suhu aktual di dalam lemari pendingin.
Meski demikian, tidak semua jenis sayuran harus dimasukkan ke kulkas. Kentang, ubi jalar, bawang bombai kering dan beberapa jenis labu, misalnya, lebih sesuai disimpan di tempat yang sejuk, kering dan memiliki ventilasi baik.
8. Jangan menyimpan semua jenis sayuran dalam satu wadah
Setiap sayuran memiliki kebutuhan penyimpanan yang berbeda.
University of Maine Extension memberikan beberapa contoh. Brokoli dapat disimpan dalam kantong plastik yang longgar dan berlubang selama sekitar 3-5 hari. Wortel, bit, lobak dan turnip dapat bertahan sekitar 1-2 minggu dalam laci sayuran jika disimpan dengan benar. Sementara selada dapat bertahan sekitar 5-7 hari dalam kulkas.
Artinya, menyatukan semua sayuran dalam satu plastik besar bukanlah cara terbaik untuk mempertahankan kualitasnya.
Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas Berdasarkan Jenisnya
| Jenis Sayuran | Cara Menyimpan |
|---|---|
| Selada | Simpan di crisper drawer dalam kantong dan jangan terlalu basah. |
| Bayam | Simpan dalam kantong di laci sayuran dan sebaiknya segera digunakan. |
| Brokoli | Masukkan ke dalam kantong plastik berlubang agar tetap lembap tetapi tidak terlalu pengap. |
| Wortel | Buang bagian daunnya, kemudian simpan dalam kantong di laci sayuran. |
| Lobak | Potong bagian daun, lalu simpan dalam kantong dan letakkan di crisper drawer. |
| Buncis | Simpan dalam kantong dan sebaiknya tidak dicuci sebelum masuk kulkas. |
| Paprika | Simpan dalam kantong di crisper drawer agar kualitas dan teksturnya lebih terjaga. |
| Mentimun | Lap hingga kering sebelum disimpan, kemudian masukkan ke dalam kantong. |
| Daun-daunan | Bungkus dengan tisu dapur untuk membantu mengendalikan kelembapan, lalu masukkan ke kantong. |
| Seledri | Simpan dalam kantong atau wadah yang dapat membantu mempertahankan kelembapannya. |
Panduan University of Maine Extension mencatat bahwa buncis dapat bertahan sekitar tiga hari dalam crisper, brokoli sekitar 3-5 hari, sedangkan wortel dan beberapa sayuran akar dapat bertahan sekitar 1-2 minggu jika disimpan dengan tepat.
Sayuran Apa yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas?
Tidak semua sayuran cocok berada di dalam kulkas. Kentang, ubi jalar, bawang bombai kering dan winter squash sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering, gelap dan memiliki sirkulasi udara.
North Dakota State University Extension menjelaskan bahwa sebagian besar sayuran segar memang membutuhkan kondisi dingin dan lembap, tetapi kentang, ubi jalar dan jenis labu tertentu merupakan pengecualian.
Tomat juga sebaiknya tidak buru-buru dimasukkan ke kulkas. University of Connecticut Extension menyebut tomat segar lebih baik disimpan pada suhu ruang hingga dipotong, kemudian baru dimasukkan ke kulkas.
Jangan Lupa Mencuci Sayuran Sebelum Dikonsumsi
Meski sayuran tidak selalu disarankan untuk dicuci sebelum disimpan, bukan berarti sayuran boleh langsung dikonsumsi tanpa dicuci.
FDA merekomendasikan mencuci buah dan sayuran menggunakan air mengalir sebelum dikonsumsi atau diolah. Sayuran tidak perlu dicuci menggunakan sabun, deterjen atau cairan pembersih karena bahan tersebut dapat meninggalkan residu dan tidak direkomendasikan untuk membersihkan makanan.
Untuk sayuran yang memiliki permukaan keras, seperti mentimun atau wortel, permukaannya dapat digosok menggunakan sikat bersih khusus bahan pangan.