Kebiasaan Kecil, Berdampak Besar: Bekal Hidup Sehat untuk Generasi Muda Indonesia

Dinda Rachmawati

Kamis, 03 September 2026 | 21:20 WIB
Kebiasaan Kecil, Berdampak Besar: Bekal Hidup Sehat untuk Generasi Muda Indonesia
Kebiasaan Kecil, Dampak Besar: Bekal Hidup Sehat untuk Generasi Muda Indonesia (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Kao Indonesia meluncurkan program Anak KAO - Sekolah Sehat 2026 di SMPN 73 Jakarta pada 1 September 2026.
  • Program edukasi tersebut menyasar lebih dari 11.000 siswa SD dan SMP di Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan NTT.
  • Inisiatif ini bertujuan menanamkan perilaku hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan demi mendukung generasi masa depan.

Suara.com - Membiasakan hidup bersih dan sehat sejak usia sekolah bukan hanya tentang menjaga tubuh tetap bugar. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri, aktif bergerak, hingga peduli terhadap lingkungan dapat menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.

Lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk menanamkan kebiasaan tersebut. Selain memperoleh pengetahuan akademis, anak juga belajar membangun pola hidup yang nantinya terbawa hingga dewasa.

Semangat inilah yang turut diangkat melalui program Anak KAO (Kreatif, Aktif, Optimis) – Sekolah Sehat 2026. Memasuki tahun ke-10, program edukasi tersebut kembali menyasar lebih dari 11.000 siswa di 50 satuan pendidikan tingkat SD dan SMP yang berada di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, serta Nusa Tenggara Timur.

Peluncuran program berlangsung di SMPN 73 Jakarta, Jakarta Selatan, pada 1 September 2026, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Kesehatan.

Presiden Direktur Kao Indonesia, Shoichi Hasegawa, mengatakan perjalanan satu dekade tersebut menjadi kesempatan untuk terus memperluas edukasi mengenai kebiasaan baik kepada anak-anak.

“Selama satu dekade, komitmen Kao Indonesia melalui program Anak KAO terus diwujudkan secara berkelanjutan untuk bersama-sama membentuk generasi masa depan yang aktif, sehat, bersih, dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Materi yang diberikan tahun ini juga cukup beragam. Tidak hanya membahas perilaku hidup bersih dan sehat, edukasi turut mencakup manajemen menstruasi, kepedulian terhadap lingkungan, pemilahan sampah kemasan, serta pentingnya menjaga hubungan baik dengan teman dan mencegah perundungan.

Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemendikdasmen RI, Dr. Maulani Mega Hapsari, S.IP., M.A., melihat pembiasaan hidup sehat sebagai bagian penting dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Melalui program Anak KAO, anak-anak dapat diajarkan pembiasaan hidup bersih dan sehat yang menjadi landasan penting dalam mewujudkan generasi cerdas,” katanya.

baca juga

Sementara itu, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI, dr. Niken Wastu Palupi, MKM., mengingatkan bahwa kebiasaan sehat perlu diperkenalkan sejak dini agar dapat dilakukan secara konsisten.

“Menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini sangat penting agar dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari hingga anak-anak tumbuh dewasa,” tuturnya.

Menurut Niken, pola hidup sehat juga mencakup aktivitas fisik, mencuci tangan menggunakan sabun, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin. Penguatan TRIAS UKS bersama Puskesmas juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan anak.

Di sisi lain, kepedulian terhadap lingkungan mulai dikenalkan melalui penyediaan waste point untuk membiasakan siswa memilah sampah kemasan. Sejumlah siswa juga mendapat kesempatan menjadi Duta Anak KAO dan berperan sebagai agen perubahan di sekolah masing-masing.

Bagi anak-anak, kebiasaan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, jika dilakukan secara konsisten, hal-hal kecil seperti menjaga kebersihan, menghargai orang lain, aktif bergerak, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dapat berkembang menjadi karakter.

“Upaya menanamkan dan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari semangat Kirei Lifestyle Innovation,” kata Shoichi.

Pada akhirnya, membangun generasi yang sehat tidak cukup hanya melalui pengetahuan. Anak-anak membutuhkan lingkungan yang mendukung agar kebiasaan baik dapat dipraktikkan setiap hari, di sekolah maupun di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z Jepang Malas Menikah, Alasan Pertama soal Duit

Gen Z Jepang Malas Menikah, Alasan Pertama soal Duit

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Lewat AIESEC UI Gelar LeadSummit 2026, Generasi Muda Dibekali Beradaptasi di Dunia Profesional

Lewat AIESEC UI Gelar LeadSummit 2026, Generasi Muda Dibekali Beradaptasi di Dunia Profesional

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×