Tersorot Videotron Acara BTS, Reaksi Spontan Pemuda Ini Buka Jalannya Jadi Kreator Konten

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 05 September 2026 | 13:21 WIB
Tersorot Videotron Acara BTS, Reaksi Spontan Pemuda Ini Buka Jalannya Jadi Kreator Konten
Faishal Hikam. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Faishal Hikam mendadak viral di media sosial setelah wajahnya muncul di videotron acara BTS.
  • Video reaksi spontannya menyebar luas dan mendatangkan banyak tawaran kerja sama industri kreatif.
  • Mahasiswa Cianjur ini kini menyeimbangkan kegiatan kuliah, produksi konten, dan studi bahasa Korea.

Suara.com - Kejadian tidak terduga di ruang publik sering kali menjadi titik awal perjalanan karir seseorang di dunia digital. Pengalaman ini dirasakan langsung oleh Faishal Hikam Ramdan Suhendar.

Pemuda berusia 21 tahun asal Cianjur yang kini menempuh pendidikan di Yogyakarta ini mendadak menjadi pusat perhatian warganet.

Publik mulai mengenal sosoknya setelah wajahnya muncul secara tidak sengaja di layar raksasa atau videotron sebuah acara penggemar BTS.

Momen spontan tersebut menjadi langkah penting dalam peningkatan popularitasnya di berbagai platform digital sebagai kreator konten.

Ketertarikan pemuda yang akrab disapa Ikam terhadap budaya pop Korea tumbuh sejak tahun 2019 karena sering mendengarkan lagu TWICE yang diputar kakaknya di rumah.

Kehadirannya di acara BTS awalnya murni untuk menikmati suasana konser dan merayakan kebersamaan bersama komunitas penggemar.

Momen Faishal Hikam muncul di videotron sebuah acara penggemar BTS. (Dok. Istimewa)
Momen Faishal Hikam muncul di videotron sebuah acara penggemar BTS. (Dok. Istimewa)

Di tengah acara berlangsung, situasi berubah cepat ketika ia menyadari wajahnya terpampang jelas di layar besar yang sedang disaksikan oleh ribuan penonton. Tanpa ragu, ia merespons sorotan tersebut dengan gaya yang sangat khas.

"Aku sangat spontan langsung bergaya berenang dan pose ala Jin dan Taehyung. Reaksi pertamaku benar-benar kaget dan nggak percaya. Dalam kepala langsung berpikir, 'Hah? Itu aku?'," ungkap Ikam mengenang momen tersebut.

Membuka Peluang Baru di Industri Kreatif

baca juga

Saat kejadian berlangsung, Ikam sama sekali tidak menyadari momen singkat tersebut direkam secara diam-diam oleh pengunjung lain.

Video reaksinya menyebar luas di berbagai akun media sosial dan mendapat respons sangat positif. Banyak warganet merasa terhibur dengan gaya spontan dan kepercayaan dirinya.

Keluarga di rumah merasa senang, sementara teman-temannya heboh mempertanyakan kebenaran video viral tersebut.

"Lucunya, kadang orang lain justru lebih cepat tahu kalau aku sedang viral dibanding aku sendiri. Jadi ada momen di mana aku baru tahu setelah dikirimi pesan, 'Kam, ini kamu kan?'," tambah pemilik akun TikTok dan Instagram @ikamm.rs tersebut.

Momen Faishal Hikam muncul di videotron sebuah acara penggemar BTS. (Dok. Istimewa)
Momen Faishal Hikam muncul di videotron sebuah acara penggemar BTS. (Dok. Istimewa)

Peristiwa di acara BTS itu membawa dampak signifikan terhadap jejak digitalnya. Paparan audiens yang meluas berimbas langsung pada peningkatan jumlah pengikut di akun media sosialnya.

Tawaran kerja sama dan peluang baru perlahan mulai berdatangan. Ikam menyikapi status viral yang didapatkan dengan pemikiran matang.

Ia menganggap lonjakan penonton tersebut sebagai pintu masuk untuk karir yang lebih terarah, bukan sebuah pencapaian akhir yang membuatnya cepat berpuas diri.

"Menurutku, viral bukanlah tujuan akhirnya. Viral itu lebih seperti pintu yang tiba-tiba terbuka. Setelah orang datang karena satu momen, tantangannya adalah bagaimana membuat mereka punya alasan untuk tetap mengikuti perjalanan kita," jelas Ikam mengenai prinsip kerjanya.

Menjaga Keseimbangan Karir dan Keseharian

Keseharian Ikam kini berjalan dengan manajemen waktu yang terstruktur. Ia harus cermat membagi fokus antara rutinitas belajar sebagai mahasiswa, memproduksi materi konten, hingga meluangkan waktu belajar bahasa Korea secara rutin.

Dalam memaknai perannya sebagai penggemar K-Pop, ia juga memiliki pandangan yang menginspirasi banyak pengikutnya agar tidak kehilangan jati diri saat mengagumi figur publik.

"Buatku menjadi ARMY atau penggemar K-Pop bukan berarti harus selalu mengikuti semuanya. Lebih dari itu, menjadi fans adalah tentang menemukan sesuatu yang bisa memberikan kebahagiaan, inspirasi, bahkan semangat di tengah kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Ia memegang prinsip untuk menyusun prioritas dengan menyelesaikan kewajiban utama akademis terlebih dahulu sebelum beralih ke jadwal pembuatan video.

Menurutnya, memaksakan diri untuk terus membuat konten justru membuat hasilnya terasa kurang natural. Oleh karena itu, ia berusaha menjaga keseimbangan antara konsisten, produktif, dan tetap menikmati proses kreatifnya.

Karya yang disajikan secara jujur terbukti mampu membuat pengikutnya bertahan dan terus mengapresiasi perjalanannya di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Loneliness in Hyper-Conectivity: Kesepian di Tengah Keterhubungan Digital

Loneliness in Hyper-Conectivity: Kesepian di Tengah Keterhubungan Digital

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya

Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:30 WIB

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

×