Suara.com - Lapangan padel menjadi tempat Minala memperkenalkan diri kepada publik. Platform penyedia perjalanan ibadah umrah, haji, dan wisata halal itu menggelar Minala Cup sebagai bagian dari langkah awal memperkenalkan identitas perusahaan kepada masyarakat.
Direktur Utama Minala, Muhammad Castallani mengatakan Minala Cup bukan hanya menjadi pembukaan sebuah acara, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan Minala kepada publik.
“Today bukan cuma sebagai opening dari Minala Cup, tapi hari ini menjadi hari dimana kita memperkenalkan Minala kepada publik, kepada masyarakat terbesar,” ujar Castallani dalam pembukaan Minala Cup di PIPC Arteri, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Ia menegaskan Minala tidak ingin hanya menjadi perusahaan yang menjual perjalanan. Minalah ingin membangun pengalaman yang dapat menjadi bagian dari cerita pelanggan.
“Kita menjual perjalanan, tapi saya tidak mau Minala menjadi sekedar menjual perjalanan saja. Saya ingin Minala membangun experience, membangun pengalaman,” ujar Castallani.
Konsep tersebut kemudian diwujudkan melalui Minala Cup yang digelar dengan olahraga padel. Castallani menyebut penyelenggaraan turnamen padel oleh perusahaan travel umrah memang terlihat berbeda.
“Memang sedikit random ya, travel umroh membuat perjalanan padel. Tapi menurut saya itu sangat Minala. Lebih berbeda dari yang lain,” tuturnya.
Castallani mengatakan Minala ingin hadir dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kehidupan spiritual, pekerjaan, dan komunitas. Minala Cup juga menjadi bukti bahwa sebuah ide dapat berkembang menjadi kegiatan nyata. Sebelumnya, kegiatan tersebut bermula dari ide, diskusi, hingga proposal.
“Hari ini saya juga sangat senang karena Minala Cup akhirnya menjadi sebuah kenyataan. Dari awalnya cuma ide, diskusi, proposal, hingga sekarang kita punya lapangan yang penuh dengan pemain dan orang-orang yang datang untuk menjadi bagian dari acara ini,” ujar Castallani.
Castallani berharap para peserta tidak hanya datang untuk mengejar hadiah maupun kemenangan. Ia ingin Minala Cup menjadi ruang untuk membangun hubungan baru.
Penyelenggaraan Minala Cup merupakan titik awal perjalanan Minala, perusahaan juga masih dalam tahap belajar dan akan terus melakukan pengembangan.
“Saya tidak menganggap hari ini adalah jembatan besar-besar. Saya melihat hari ini adalah hari yang pertama. Kami masih kecil, kami masih belajar, dan kami masih akan melakukan kesalahan,” ujarnya.
Meski demikian, Minala membawa ambisi besar untuk berkembang di industri perjalanan Indonesia.
“Tapi satu hal, kami punya ambisi yang besar. Kami ingin membangun Minala menjadi salah satu travel yang diperhitungkan di Indonesia,” kata Castallani.
Minala merupakan platform penyedia perjalanan ibadah umrah, haji, dan wisata halal modern. Nama Minala berasal dari gabungan dua kata, yakni Al-Amanah yang melambangkan tingkat kepercayaan tinggi yang wajib dijaga dan Al-Minah yang bermakna karya atau anugerah dari Sang Pencipta. Minala mengusung visi menjadi mitra perjalanan ibadah dan wisata halal yang paling dipercaya dengan pelayanan penuh perhatian, berlandaskan amanah, serta dijalankan secara profesional. ***