13 Bank Bangkrut di 2026! Bos LPS Janji Duit Nasabah Balik 5 Hari, Yang Cair Hanya Rp2 M

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 05 September 2026 | 17:53 WIB
13 Bank Bangkrut di 2026! Bos LPS Janji Duit Nasabah Balik 5 Hari, Yang Cair Hanya Rp2 M
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimany. Foto ANTARA.
baca 10 detik
  • 13 BPR/BPRS tutup sepanjang 2026 setelah izin usahanya dicabut OJK.
  • LPS menjamin dana nasabah dikembalikan maksimal 5 hari setelah bank ditutup.
  • Sekitar 1.400 BPR belum punya core banking system untuk deteksi risiko lebih dini.

Suara.com - Sebanyak 13 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) telah dicabut izin usahanya sepanjang 2026. Di tengah maraknya penutupan tersebut, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan dana nasabah yang masuk dalam skema penjaminan dapat dikembalikan dengan cepat.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, dana nasabah bank yang dilikuidasi akan dibayarkan paling lambat lima hari setelah bank resmi ditutup dan tim likuidasi terbentuk.

"Dana nasabah yang di dalam penjaminan akan kita kembalikan dalam waktu 5 hari saja. Seluruh dana nasabah yang dalam skema penjaminan, baik itu bunga maupun jumlahnya Rp2 miliar, itu akan dikembalikan," kata Anggito saat ditemui di sela-sela acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).

Ketentuan tersebut menjadi penting di tengah meningkatnya jumlah BPR dan BPRS yang harus keluar dari industri. LPS sendiri mencatat 13 bank telah ditutup sepanjang tahun ini setelah izin usahanya dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun, tantangan LPS bukan hanya soal mengembalikan dana nasabah. Persoalan kualitas dan ketepatan waktu data nasabah juga menjadi perhatian.

Anggito mengungkapkan masih terdapat ketertinggalan data pada sejumlah BPR dan BPRS. Kondisi ini dapat memperlambat proses resolusi ketika sebuah bank dinyatakan bermasalah.

Untuk mengatasinya, LPS akan mendorong integrasi core banking system, khususnya pada BPR. Langkah ini diharapkan memungkinkan LPS memperoleh data yang lebih mutakhir sekaligus mendeteksi lebih dini perubahan perilaku rekening nasabah.

"Jadi untuk resolusi itu jauh lebih cepat, lebih prudent, lebih forward looking. Selama ini resolusi itu selalu terlambat karena data yang terkumpul itu biasanya lag dua bulan atau bahkan tiga bulan," ujar Anggito.

Menurut Anggito, masih terdapat sekitar 1.400 BPR yang belum memiliki core banking system. Integrasi sistem tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara data historis dengan kondisi rekening terkini ketika sebuah bank harus masuk tahap resolusi.

baca juga

Berdasarkan data yang disampaikan, berikut daftar 13 BPR dan BPRS yang izin usahanya dicabut sepanjang 2026:

  1. PT BPR Suliki Gunung Mas, Sumatra Barat — 7 Januari 2026.
  2. PT BPR Prima Master Bank, Surabaya, Jawa Timur — 27 Januari 2026.
  3. Perumda BPR Bank Cirebon, Jawa Barat — 9 Februari 2026.
  4. PT BPR Kamadana, Bangli, Bali — 18 Februari 2026.
  5. PT BPR Koperindo Jaya, Jakarta Pusat, DKI Jakarta — 9 Maret 2026.
  6. PT BPR Pembangunan Nagari, Agam, Sumatra Barat — 31 Maret 2026.
  7. PT BPR Sungai Rumbai, Dharmasraya, Sumatra Barat — 7 April 2026.
  8. PT BPR Ceper Permata Artha, Klaten, Jawa Tengah — 25 Juni 2026.
  9. PT BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Batu, Jawa Timur — 3 Juli 2026.
  10. PT BPR Mataram Mitra Manunggal, Yogyakarta — 7 Juli 2026.
  11. PT BPR Syariah Hasanah Mandiri, Depok, Jawa Barat — 16 Juli 2026.
  12. PT BPR Citra Bersada Abad, Bekasi Barat, Jawa Barat — 19 Agustus 2026.
  13. PT BPRS Gaido Indonesia, Cianjur, Jawa Barat — 1 September 2026.

Mengenai kemungkinan bertambahnya BPR maupun BPRS yang ditutup hingga akhir 2026, Anggito mengatakan keputusan tersebut berada di tangan OJK.

Dia menjelaskan, saat ini OJK tengah melakukan konsolidasi industri perbankan melalui berbagai skema, mulai dari merger, akuisisi hingga likuidasi.

"Kami bagian likuidasi. Jumlahnya berapa, tergantung pada OJK," kata Anggito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Hidup Mahal? Data Ungkap Warga Indonesia Kewalahan Hadapi Inflasi

Biaya Hidup Mahal? Data Ungkap Warga Indonesia Kewalahan Hadapi Inflasi

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 11:40 WIB

Pegadaian Gaungkan Kampanye "Tenang Saja", Sebanyak 27 Juta Nasabah Didorong untuk Gunakan tring!

Pegadaian Gaungkan Kampanye "Tenang Saja", Sebanyak 27 Juta Nasabah Didorong untuk Gunakan tring!

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 06:18 WIB

Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?

Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:15 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×