Apa Arti dan Makna Weton Tulang Wangi dalam Budaya Jawa?

Ruth Meliana

Minggu, 06 September 2026 | 13:15 WIB
Apa Arti dan Makna Weton Tulang Wangi dalam Budaya Jawa?
ilustrasi weton tulang wangi (magnific)
baca 10 detik
  • Primbon Jawa memuat konsep weton tulang wangi yang melambangkan keharuman jiwa serta kepekaan batin seseorang.
  • Sebelas kombinasi hari dan pasaran tertentu diidentifikasi sebagai pemilik weton khusus yang memiliki hubungan erat dengan dunia gaib.
  • Pemilik weton dianjurkan memperbanyak doa dan menjaga perilaku saat malam 1 Suro untuk menghindari gangguan spiritual.

Suara.com - Dalam tradisi Jawa yang kaya akan petungan dan primbon, weton bukan sekadar kombinasi hari dan pasaran kelahiran. Ia dipandang sebagai cermin watak, nasib, hingga kepekaan batin seseorang. Di antara 35 kemungkinan weton, terdapat sekelompok kombinasi yang dianggap istimewa dan kerap disebut weton tulang wangi.

Istilah “tulang wangi” atau kadang disebut balung kuning dan darah manis tidak merujuk pada tulang fisik yang harum.

Secara simbolis, “tulang” melambangkan kerangka atau landasan kehidupan, sementara “wangi” menggambarkan keharuman jiwa, aura positif, dan daya tarik batin yang kuat. Orang yang lahir dengan weton ini dipercaya membawa energi khusus sejak lahir.

Kepercayaan ini berakar dari kitab-kitab primbon Jawa, seperti Primbon Jawa Serbaguna dan referensi tradisional lainnya. Masyarakat meyakini pemilik weton tulang wangi memiliki hubungan lebih erat dengan dunia gaib, intuisi tajam, serta karisma yang membuat mereka mudah dikenang, bahkan setelah wafat. Nama mereka sering “harum” dan dihormati.

Meski demikian, weton tulang wangi tetap berada dalam ranah kepercayaan budaya, bukan fakta ilmiah.

Weton tulang wangi lebih tepat dipahami sebagai cara orang Jawa membaca potensi diri, kepekaan rasa, dan tanggung jawab menjaga laku hidup. Berikut penjelasan lengkap.

weton sabtu kliwon (magnific)
weton sabtu kliwon (magnific)

Pengertian Weton Tulang Wangi

Weton tulang wangi adalah sebutan bagi orang yang lahir pada kombinasi hari (Senin–Minggu) dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) tertentu.

Dalam pandangan primbon, kombinasi ini membentuk sensitivitas batin yang lebih tinggi dibanding weton lain. Mereka diyakini memancarkan aura yang menarik perhatian manusia maupun makhluk tak kasat mata.

Beberapa sumber menyebutnya sebagai warisan leluhur atau titisan orang sakti di masa lalu.

baca juga

Daftar 11 Weton yang Termasuk Tulang Wangi

Berdasarkan referensi primbon yang paling umum beredar, berikut 11 kombinasi yang dikategorikan sebagai weton tulang wangi:

  • Senin Kliwon
  • Senin Wage
  • Senin Pahing
  • Selasa Legi
  • Rabu Pahing
  • Rabu Kliwon
  • Kamis Wage
  • Sabtu Wage
  • Sabtu Legi
  • Minggu Pon
  • Minggu Kliwon

Daftar ini bisa sedikit berbeda antar sumber, namun kesebelas weton di atas paling konsisten disebutkan.

Ciri-ciri Pemilik Weton Tulang Wangi

Orang dengan weton ini biasanya digambarkan memiliki beberapa karakteristik khas:

  • Aura dan daya tarik alami yang kuat, membuat orang lain merasa nyaman atau terkesan.
  • Intuisi tajam dan kepekaan terhadap suasana atau kehadiran yang tidak kasat mata.
  • Jiwa kepemimpinan dan wibawa yang alami.
  • Ucapan yang sering “jadi” atau berpengaruh.
  • Nama dan kebaikan yang dikenang lama setelah meninggal.
  • Rentan mengalami pengalaman spiritual, mimpi bermakna, atau gangguan gaib jika tidak menjaga diri.

Ciri-ciri ini tidak mutlak dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan, pendidikan, serta cara hidup seseorang.

Makna Simbolis dalam Budaya Jawa

Weton tulang wangi melambangkan keharuman batin dan kerangka kehidupan yang “baik”. Ia mengajarkan bahwa manusia adalah bagian dari alam semesta yang saling terhubung.

Pemiliknya dianggap memiliki tanggung jawab spiritual lebih besar: menjaga laku, lisan, dan hati agar energi positif tetap mengalir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Arti Weton Tibo Sujanan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa Arti Weton Tibo Sujanan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 14:30 WIB

Bagaimana Cara Mencari Arah Rezeki Berdasarkan Neptu Weton Lahir?

Bagaimana Cara Mencari Arah Rezeki Berdasarkan Neptu Weton Lahir?

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 10:43 WIB

7 Weton Paling Sakral dan Memiliki Intuisi Tajam, Apa Kamu Iya?

7 Weton Paling Sakral dan Memiliki Intuisi Tajam, Apa Kamu Iya?

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 11:20 WIB

Terkini

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

×