7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

Yasinta Rahmawati

Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB
7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya
Ilustrasi kulkas isi makanan. (Freepik)
baca 10 detik
  • Beberapa jenis hasil bumi seperti tomat dan kentang dilarang disimpan dalam kulkas karena merusak rasa serta memicu zat berbahaya.
  • Buah tropis dan sayuran tertentu seperti pisang, bawang, daun kemangi, serta mentimun akan mengalami kerusakan tekstur akibat suhu dingin.
  • Menyimpan melon dan semangka secara utuh pada suhu ruang terbukti menjaga kandungan antioksidan penting secara maksimal.

Suara.com - Bagi banyak orang, kulkas adalah "penyelamat" untuk menjaga kesegaran bahan makanan. Logikanya sederhana: semakin dingin suhunya, semakin awet makanannya.

Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua hasil bumi menyukai suhu dingin?

Beberapa jenis buah dan sayuran justru akan kehilangan rasa, tekstur, hingga nutrisi pentingnya jika dipaksa masuk ke dalam kulkas.

Mengetahui cara penyimpanan yang tepat bukan hanya soal menjaga rasa, tetapi juga soal kesehatan. Berikut adalah daftar jenis buah dan sayur yang dilarang disimpan di dalam kulkas dan alasan medis di baliknya.

1. Tomat

Tomat adalah salah satu bahan yang paling sering salah simpan. Suhu dingin di dalam kulkas akan menghentikan proses pematangan tomat dan merusak membran sel di dalamnya.

Akibatnya, tomat menjadi lembek, bertepung (mealy), dan kehilangan rasa alaminya. Sebaiknya, simpan tomat di suhu ruang dan jauhkan dari sinar matahari langsung.

Ilustrasi kentang (Pexels/margouilattphotos)
Ilustrasi kentang (Pexels/margouilattphotos)

2. Kentang

Menyimpan kentang di kulkas adalah kesalahan fatal. Suhu dingin akan mengubah pati dalam kentang menjadi gula lebih cepat.

baca juga

Selain mengubah rasa menjadi manis yang tidak alami, hal ini berdampak pada kesehatan saat dimasak.

"Saat kentang disimpan di kulkas, pati di dalamnya berubah menjadi gula. Ketika kentang ini dipanggang atau digoreng pada suhu tinggi, gula tersebut dapat bergabung dengan asam amino asparagin dan menghasilkan zat kimia bernama akrilamida, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker," dikutip dari laman kesehatan Healthline.

3. Bawang Merah dan Bawang Putih

Bawang membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Kelembapan di dalam kulkas akan membuat bawang merah cepat lunak dan berjamur.

Sementara itu, bawang putih yang disimpan di kulkas akan cenderung cepat bertunas dan teksturnya berubah menjadi kenyal seperti karet. Tempat terbaik untuk menyimpannya adalah di wadah terbuka yang kering dan gelap.

4. Pisang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Kulkas Jepang di Dapur Modern, Teknologi hingga Desain Jadi Pertimbangan

Tren Kulkas Jepang di Dapur Modern, Teknologi hingga Desain Jadi Pertimbangan

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 19:35 WIB

5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli

5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 14:43 WIB

Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?

Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres

Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Drama Baru Ha Young, The Long Shot Trial Resmi Ditunda Usai Kontroversi

Drama Baru Ha Young, The Long Shot Trial Resmi Ditunda Usai Kontroversi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:20 WIB

5 Konsesi Tambang RI Bernilai Rp5.400 Triliun Dievaluasi, Ini Kata Bahlil

5 Konsesi Tambang RI Bernilai Rp5.400 Triliun Dievaluasi, Ini Kata Bahlil

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka

Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka

Sumsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Penjualan Mobil Baru Didominasi Pembeli Tunai Dibandingkan Kredit Dampak Bunga Tinggi

Penjualan Mobil Baru Didominasi Pembeli Tunai Dibandingkan Kredit Dampak Bunga Tinggi

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:10 WIB

RICOH GR IV 30th Anniversary Edition Cuma 50 Unit di Indonesia, Harga Rp33 Jutaan

RICOH GR IV 30th Anniversary Edition Cuma 50 Unit di Indonesia, Harga Rp33 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:06 WIB

6 Kontroversi Thomas Markle Ayah Meghan Markle, Terbaru Geger Dugaan Kasus Pornografi Anak

6 Kontroversi Thomas Markle Ayah Meghan Markle, Terbaru Geger Dugaan Kasus Pornografi Anak

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

5 Sunscreen Skintific untuk Cegah Penuaan Dini dan Cerahkan Kulit Kusam

5 Sunscreen Skintific untuk Cegah Penuaan Dini dan Cerahkan Kulit Kusam

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Menko Airlangga Klaim Laporan MSCI Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Menko Airlangga Klaim Laporan MSCI Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

×