Kawasan Agro Eduwisata di Bogor Ini Padukan Kavling, Fasilitas Rekreasi, dan Lingkungan Hijau

Yasinta Rahmawati

Selasa, 08 September 2026 | 15:54 WIB
Kawasan Agro Eduwisata di Bogor Ini Padukan Kavling, Fasilitas Rekreasi, dan Lingkungan Hijau
Kawasan Agro Eduwisata di Bogor Timur oleh Granada Land. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  •  Granada Land mencoba menghadirkan pendekatan berbeda melalui pengembangan kawasan Agro Eduwisata.
  •  Kawasan tersebut memadukan kavling, wisata keluarga, aktivitas luar ruang, dan lingkungan hijau.
  • Tersedia pilihan kavling dengan harga mulai kisaran Rp60 jutaan,

Suara.com - Tren wisata berbasis alam dan kebutuhan masyarakat terhadap ruang terbuka membuat konsep kawasan wisata keluarga semakin berkembang.

Di Bogor Timur, Granada Land mencoba menghadirkan pendekatan berbeda melalui pengembangan kawasan Agro Eduwisata yang memadukan kavling, wisata keluarga, aktivitas luar ruang, dan lingkungan hijau dalam satu kawasan.

Berlokasi di Tanjungsari, Bogor Timur, Granada Land berada di tengah bentang alam yang masih didominasi perbukitan, area pertanian, serta panorama pegunungan.

Kawasan ini dikembangkan agar dapat menjadi tempat berlibur, berkumpul bersama keluarga, sekaligus ruang bagi masyarakat yang ingin memiliki tanah untuk berbagai rencana jangka panjang.

Konsep Agro Eduwisata menjadi salah satu identitas utama yang ingin dibangun Granada Land.

Tidak hanya menawarkan kavling, kawasan ini juga dikembangkan dengan berbagai fasilitas rekreasi seperti villa, camping ground, playground, ATV, flying fox, rainbow slide, wall climbing, gazebo, photospot, food court, hingga area outbound.

Kawasan Agro Eduwisata di Bogor Timur oleh Granada Land. (Dok. Istimewa)
Kawasan Agro Eduwisata di Bogor Timur oleh Granada Land. (Dok. Istimewa)

Pendekatan tersebut diharapkan membuat Granada Land menjadi kawasan yang memiliki aktivitas dan dapat terus dikunjungi oleh pemilik kavling maupun masyarakat.

Owner Granada Land, Gun Gun Gunawan, mengatakan pengembangan Granada Land sejak awal diarahkan agar memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan kawasan kavling pada umumnya.

“Kami ingin Granada Land menjadi kawasan yang bisa dinikmati bersama keluarga. Orang datang ke sini tidak hanya untuk melihat kavling, tetapi juga bisa menikmati alam, beraktivitas, berkumpul, dan membangun pengalaman bersama keluarga,” ujar Gun Gun Gunawan.

baca juga

Menurutnya, konsep Agro Eduwisata dipilih karena karakter Tanjungsari memiliki potensi alam yang kuat untuk dikembangkan.

Lingkungan hijau, aktivitas pertanian masyarakat, serta panorama pegunungan menjadi bagian yang ingin dipertahankan sebagai karakter utama kawasan.

Dalam pengembangannya, Granada Land mencoba menggabungkan tiga unsur utama, yaitu properti, wisata, dan edukasi berbasis alam.

Pemilik kavling dapat merencanakan penggunaan tanahnya untuk berbagai kebutuhan, mulai dari villa keluarga, rumah singgah, tempat beristirahat saat akhir pekan, hingga kepemilikan lahan jangka panjang. Pada saat yang sama, keluarga tetap dapat menikmati fasilitas yang tersedia di kawasan.

Konsep ini memungkinkan aktivitas di Granada Land tetap berjalan meskipun sebagian pemilik belum membangun di atas kavling mereka.

Kehadiran fasilitas wisata juga membuat kawasan dapat digunakan untuk camping keluarga, kegiatan komunitas, gathering, aktivitas sekolah, maupun kegiatan outdoor lainnya.

Gun Gun menambahkan, arah pengembangan Granada Land tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik.

“Yang ingin kami bangun adalah ekosistem. Ada wisata, ada aktivitas keluarga, ada edukasi, dan ada ruang bagi masyarakat untuk memiliki tanah di kawasan yang terus berkembang,” katanya.

Sementara itu, Wahyu selaku Branch Manager Granada Land menyebut kebutuhan konsumen terhadap properti saat ini juga mengalami perubahan.

Menurutnya, calon konsumen semakin mempertimbangkan lingkungan, fasilitas, dan pengalaman yang ditawarkan sebuah kawasan.

“Sekarang banyak konsumen yang ketika mencari tanah juga mempertimbangkan suasana, akses, fasilitas, sampai bagaimana kawasan itu bisa dinikmati bersama keluarga. Hal-hal seperti ini yang menjadi kekuatan Granada Land,” ujar Wahyu.

Granada Land saat ini memiliki berbagai fasilitas yang diarahkan untuk mendukung konsep wisata keluarga.

Fasilitas tersebut antara lain villa, area camping, ATV, Rainbow Slide, Flying Fox, Wall Climbing, playground, outbound area, gazebo, photospot, food court, waterpark, masjid, hingga sistem keamanan kawasan.

Kehadiran fasilitas tersebut membuat Granada Land dapat digunakan oleh berbagai kelompok usia.

Anak-anak dapat menikmati permainan dan aktivitas outdoor, sementara orang tua dapat menikmati lingkungan terbuka, panorama alam, serta waktu bersama keluarga.

Dari sisi properti, Granada Land menyediakan pilihan kavling dengan harga mulai kisaran Rp60 jutaan, menyesuaikan luas, posisi, dan blok yang tersedia.

Calon konsumen juga dianjurkan melakukan kunjungan langsung untuk melihat kondisi lahan, kontur, akses jalan, lingkungan, serta fasilitas yang sudah dikembangkan.

Wahyu menjelaskan, survei langsung menjadi bagian penting sebelum konsumen menentukan kavling yang sesuai.

“Setiap konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang mencari view, ada yang ingin dekat fasilitas, ada juga yang sudah punya rencana membangun villa. Karena itu kami selalu mengajak calon konsumen datang langsung supaya bisa melihat dan memilih lokasi yang paling sesuai,” jelas Wahyu.

Menurutnya, Granada Land juga terus melakukan pengembangan fasilitas agar pengalaman pengunjung semakin lengkap.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Granada Land sebagai salah satu kawasan Agro Eduwisata di Bogor Timur.

Dengan konsep Agro Eduwisata, Granada Land mencoba menghadirkan kawasan yang dapat menjadi tempat berlibur, ruang berkumpul keluarga, sekaligus lokasi kepemilikan tanah dalam satu kawasan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Granada Land, pengelola membuka kesempatan untuk melakukan kunjungan dan survei langsung ke kawasan di Tanjungsari, Bogor Timur.

Gun Gun berharap Granada Land dapat terus berkembang tanpa kehilangan karakter alam yang menjadi kekuatan utamanya.

“Harapan kami sederhana, Granada Land menjadi tempat yang selalu ingin dikunjungi kembali. Ada alamnya, ada aktivitasnya, ada kebersamaannya, dan ada sesuatu yang bisa dimiliki untuk keluarga,” tutup Gun Gun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spot Baru di TMII: Tempat Asyik Buat Wisata Keluarga dengan Pilihan Makanan Sehat

Spot Baru di TMII: Tempat Asyik Buat Wisata Keluarga dengan Pilihan Makanan Sehat

Lifestyle | Senin, 24 November 2025 | 16:15 WIB

Weekend di Jakarta Gak Melulu ke Mal: 8 Ruang Terbuka Hijau buat Family Time

Weekend di Jakarta Gak Melulu ke Mal: 8 Ruang Terbuka Hijau buat Family Time

Your Say | Senin, 15 September 2025 | 15:55 WIB

Suncity Waterpark Madiun, HTM Terjangkau Cocok Buat Liburan Keluarga

Suncity Waterpark Madiun, HTM Terjangkau Cocok Buat Liburan Keluarga

Your Say | Sabtu, 14 Juni 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×