- Sunscreen waterproof sulit dibersihkan karena mengandung bahan tahan air yang tidak mudah larut oleh air.
- Micellar water saja belum cukup mengangkat residu sunscreen waterproof sehingga berisiko menyumbat pori-pori kulit.
- Metode double cleansing dengan pembersih berbasis minyak sangat direkomendasikan untuk membersihkan sunscreen waterproof secara optimal.
Suara.com - Selain melindungi dari sinar UV, sunscreen modern kini dirancang dengan formula waterproof agar tahan lama meski terkena keringat atau air. Sayangnya, keunggulan ini justru menjadi tantangan tersendiri saat waktu membersihkan wajah tiba.
Banyak orang mengandalkan micellar water karena praktis, tidak perlu bilas, dan terasa lembut di kulit. Produk ini mengandung misel yang mampu menarik kotoran, minyak, dan sisa makeup dengan mudah.
Namun, pertanyaan besarnya adalah: apakah micellar water saja benar-benar cukup untuk mengangkat sunscreen waterproof yang dirancang agar “nempel” kuat di kulit?
Beberapa orang merasa wajahnya sudah bersih setelah menggunakan micellar water. Mereka tidak merasakan residu lengket dan kulit tampak segar.
Padahal, sunscreen waterproof sering mengandung film-forming agent, silikon, atau filter UV yang tahan air, sehingga tidak mudah larut hanya dengan larutan berair seperti micellar water.
Jika sisa sunscreen tidak dibersihkan sempurna, kulit bisa tersumbat, iritasi, atau bahkan mengalami breakout. Oleh karena itu, penting memahami keterbatasan micellar water dan cara membersihkan sunscreen waterproof dengan lebih efektif.
Mengapa Sunscreen Waterproof Sulit Diangkat?

Sunscreen waterproof dirancang agar tidak mudah larut dalam air atau keringat. Formula ini biasanya mengandung polimer atau bahan pembentuk lapisan tipis yang menempel kuat pada permukaan kulit.
Micellar water bekerja dengan prinsip menarik kotoran melalui misel (molekul yang memiliki ujung hidrofilik dan hidrofobik).
Meski efektif untuk makeup ringan dan minyak sehari-hari, kekuatan tarikannya sering kali kurang maksimal untuk lapisan film sunscreen yang sangat stabil.
Akibatnya, meski wajah terasa bersih secara visual, sisa filter UV atau silikon masih bisa tertinggal.
Dalam jangka panjang, residu ini dapat mengganggu keseimbangan kulit dan mengurangi efektivitas produk skincare berikutnya.
Micellar Water: Cukup untuk Sunscreen Biasa, Kurang untuk Waterproof

Untuk sunscreen non-waterproof atau yang bertekstur ringan, micellar water sering kali sudah memadai.
Namun, untuk formula waterproof, water-resistant, atau yang mengandung high SPF dengan claim “tahan air 80 menit”, micellar water saja biasanya tidak cukup.
Banyak dermatolog dan praktisi skincare merekomendasikan metode double cleansing, terutama jika kamu memakai sunscreen setiap hari.
Micellar water bisa digunakan sebagai langkah awal untuk mengangkat kotoran permukaan, tetapi sebaiknya dilanjutkan dengan pembersih lain agar lebih thorough.