- Pembersih udara berfungsi menyaring polutan dalam ruangan menggunakan berbagai jenis filter.
- Konsumen perlu memilih pembersih udara dengan filter HEPA, karbon aktif, serta nilai CADR yang sesuai ukuran ruangan.
- Perangkat pembersih udara juga harus dilengkapi sensor kualitas udara, indikator penggantian filter, dan tingkat kebisingan rendah.
Suara.com - Pembersih udara atau air purifier menjadi salah satu perangkat rumah tangga yang dapat membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
Sebelum membeli, penting untuk mengetahui fitur penting yang harus ada pada pembersih udara agar perangkat yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ruangan.
Fungsi dan Jenis Pembersih Udara
Pembersih udara berfungsi menyaring atau mengurangi berbagai polutan yang terdapat di udara dalam ruangan, seperti debu, serbuk sari, asap, partikel halus, hingga sebagian senyawa gas.
Dilansir dari Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), penggunaan portable air cleaner dapat menjadi pelengkap untuk mengurangi polusi udara dalam ruangan, meski perangkat ini tidak dapat menghilangkan seluruh jenis polutan.
Secara umum, pembersih udara tersedia dalam beberapa jenis berdasarkan teknologi penyaringannya. Ada perangkat yang menggunakan filter mekanis seperti High Efficiency Particulate Air (HEPA) untuk menangkap partikel berukuran sangat kecil.
Menurut EPA, filter HEPA secara teoritis dapat menghilangkan setidaknya 99,97 persen partikel berukuran 0,3 mikron dalam kondisi pengujian tertentu.
Ada pula pembersih udara dengan filter karbon aktif yang ditujukan untuk membantu menyaring gas dan mengurangi bau.
Beberapa perangkat mengombinasikan HEPA dan karbon aktif sehingga dapat menangani partikel sekaligus sebagian polutan berbentuk gas. Selain itu, terdapat teknologi elektronik seperti ionizer.
Namun, EPA mengingatkan bahwa beberapa teknologi elektronik dapat menghasilkan ozon sehingga konsumen perlu memperhatikan keamanan perangkat.
Fitur Penting yang Harus Ada pada Pembersih Udara
Setelah mengetahui fungsi dan jenisnya, berikut beberapa fitur penting yang harus ada pada pembersih udara sebelum membelinya.
1. Filter HEPA
Jika tujuan utama penggunaan adalah mengurangi debu, serbuk sari, atau partikel halus, pilih perangkat yang menggunakan filter HEPA. Filter ini bekerja secara mekanis dengan menangkap partikel yang melewati media penyaring.
Namun, perhatikan pula kondisi filternya. EPA menjelaskan bahwa filter perlu diganti secara berkala karena filter yang sudah kotor dan terlalu penuh dapat bekerja kurang optimal.
2. Filter Karbon Aktif
Filter karbon aktif menjadi fitur penting bagi pengguna yang ingin membantu mengurangi bau atau polutan berbentuk gas. EPA menyebutkan bahwa karbon aktif dapat efektif untuk menyaring gas apabila digunakan dalam jumlah material yang cukup.
3. CADR Sesuai Ukuran Ruangan
Jangan hanya melihat desain atau jumlah fitur. Perhatikan Clean Air Delivery Rate (CADR) yang menunjukkan seberapa banyak udara bersih yang dapat dihasilkan perangkat.
Semakin tinggi CADR, semakin banyak partikel yang dapat disaring dan semakin besar area yang dapat dilayani. Karena itu, sesuaikan nilai CADR dengan ukuran ruangan tempat pembersih udara akan digunakan.
4. Sensor Kualitas Udara
Sensor kualitas udara dapat membantu perangkat mendeteksi perubahan kondisi udara secara otomatis. Fitur ini berguna karena pengguna dapat mengetahui kapan kualitas udara menurun dan kapan perangkat perlu bekerja lebih intensif.
5. Indikator Penggantian Filter
Fitur indikator penggantian filter juga tidak kalah penting. Pengguna dapat mengetahui kapan filter perlu dibersihkan atau diganti sehingga kinerja perangkat tetap terjaga.
6. Tingkat Kebisingan Rendah
Jika pembersih udara akan digunakan di kamar tidur atau ruang kerja, pilih perangkat dengan tingkat kebisingan rendah. Dengan begitu, perangkat dapat tetap beroperasi dalam waktu lama tanpa terlalu mengganggu aktivitas atau waktu tidur.
Pada akhirnya, fitur penting yang harus ada pada pembersih udara bukan hanya jumlah teknologi yang ditawarkan, tetapi juga kemampuan perangkat dalam menyaring polutan, kesesuaian dengan ukuran ruangan, keamanan, serta kemudahan perawatannya. Semoga artikel ini membantu!