- Kulkas berbau tidak sedap akibat makanan busuk, tumpahan, makanan beraroma kuat, kulkas penuh, atau jarang dibersihkan.
- Kopi bubuk atau ampas kopi dapat diletakkan di dalam wadah terbuka untuk menyerap aroma tidak sedap.
- Bau juga dapat diatasi dengan bahan lain seperti baking soda, lemon, cuka, arang, dan pembersihan rutin.
Beberapa bahan makanan seperti ikan, bawang, durian, dan makanan berbumbu memiliki aroma yang kuat. Jika disimpan tanpa wadah tertutup, aromanya dapat menyebar dan menempel pada bagian dalam kulkas maupun makanan lain.
4. Kulkas Terlalu Penuh
Kulkas yang terlalu penuh dapat menghambat sirkulasi udara dingin di dalamnya. Akibatnya, bau lebih mudah terperangkap dan area yang lembap dapat menjadi tempat berkembangnya jamur atau lendir.
5. Kulkas Jarang Dibersihkan
Bagian dalam kulkas dapat menyerap dan menyimpan aroma dari makanan yang ada di dalamnya. Electrolux juga menyebut bakteri atau jamur, penumpukan kelembapan, serta bagian seperti wadah tetes dan filter yang jarang dibersihkan sebagai hal yang dapat berkontribusi terhadap munculnya bau.
Cara Menghilangkan Bau di Kulkas Pakai Kopi
![Ilustrasi bubuk kopi. [Flickr/song zhen]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/24/46098-ilustrasi-bubuk-kopi-flickrsong-zhen.jpg)
Kopi bubuk dapat dimanfaatkan sebagai penyerap bau alami di dalam kulkas. Cara menggunakannya pun cukup sederhana.
Pertama, bersihkan dan kosongkan kulkas dari makanan yang sudah basi, kedaluwarsa, atau menjadi sumber bau.
Setelah itu, letakkan kopi bubuk dalam wadah atau piring terbuka, kemudian masukkan ke dalam kulkas.
Electrolux menyarankan menggunakan kopi yang baru digiling dan meletakkannya secara merata di atas piring, lalu menyimpannya di dalam kulkas selama sekitar 24 jam.
AZKO juga menyebut ampas kopi yang sudah dikeringkan dapat dimasukkan ke dalam wadah terbuka dan diletakkan di dalam kulkas untuk membantu menyerap bau.
Jika menggunakan bubuk kopi baru, Toshiba Lifestyle menyebut kopi dapat diletakkan dalam wadah terbuka dan diganti setiap dua minggu.
Namun, lama penggunaan dapat disesuaikan dengan kondisi dan tingkat bau di dalam kulkas.
Tak Cuma Pakai Kopi, Ini Cara Lain Menghilangkan Bau di Kulkas

Selain kopi, ada beberapa bahan sederhana lain yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi bau tak sedap di dalam kulkas.
1. Baking Soda
Baking soda dapat diletakkan dalam wadah terbuka dan disimpan di dalam kulkas. Bahan ini dikenal dapat membantu menyerap dan menetralkan aroma tidak sedap sehingga kulkas terasa lebih segar.
2. Lemon
Potongan lemon dapat diletakkan di atas piring kecil dan dimasukkan ke dalam kulkas. Aroma segarnya dapat membantu mengurangi kesan bau tidak sedap.
Sedangkan Electrolux menyebut lemon yang dipadukan dengan baking soda dan garam dapat digunakan sebagai salah satu cara mengatasi bau kulkas.
3. Cuka
Cuka dapat digunakan untuk membantu membersihkan sekaligus mengatasi bau pada permukaan bagian dalam kulkas. Campurkan cuka dengan air, kemudian gunakan untuk mengelap rak dan dinding kulkas setelah isinya dikeluarkan.
4. Kantong Teh Bekas
Kantong teh bekas juga dapat dimanfaatkan sebagai penyerap bau. Masukkan beberapa kantong teh ke dalam wadah terbuka dan letakkan di dalam kulkas, lalu ganti setiap beberapa hari agar tetap efektif.
5. Arang
Arang dapat diletakkan dalam wadah terbuka di bagian dalam kulkas untuk membantu menyerap bau. Electrolux menyarankan menempatkan beberapa potong arang dalam wadah terbuka di bagian belakang kulkas.
6. Bersihkan Kulkas Secara Rutin
Bahan penyerap bau hanya membantu mengurangi aroma, tetapi sumber bau tetap perlu diatasi. Karena itu, keluarkan isi kulkas secara berkala, buang makanan yang sudah tidak layak konsumsi, bersihkan rak dan laci, serta segera lap tumpahan makanan atau minuman.
Selain itu, simpan makanan matang maupun bahan makanan beraroma kuat dalam wadah tertutup agar aromanya tidak bercampur dengan isi kulkas lainnya. Jangan mengisi kulkas secara berlebihan agar sirkulasi udara tetap berjalan dengan baik.