- Dokter Giovanni Abraham menyatakan pada 15 September 2026 bahwa toner tidak wajib selalu diaplikasikan menggunakan kapas.
- Hydrating toner cukup ditepuk-tepukkan langsung menggunakan tangan bersih, sementara exfoliating toner disarankan memakai kapas untuk meratakan produk.
- Terdapat berbagai jenis toner seperti hydrating, exfoliating, clarifying, soothing, brightening, dan treatment dengan fungsi spesifik masing-masing.
Suara.com - Toner menjadi salah satu produk yang cukup umum ditemukan dalam rangkaian skincare sehari-hari. Namun, cara menggunakannya masih sering menimbulkan pertanyaan, terutama mengenai apakah toner wajib diaplikasikan menggunakan kapas.
Sebagian orang memilih menuangkan toner ke kapas lalu mengusapkannya ke seluruh wajah. Sementara itu, ada juga yang langsung menuangkan toner ke telapak tangan dan menepuk-nepukkannya ke kulit.
Ternyata, penggunaan kapas atau tangan tidak selalu menjadi patokan utama dalam memakai toner. Cara yang tepat juga perlu disesuaikan dengan jenis toner serta kandungan di dalamnya.
Lalu, apakah toner boleh dipakai tanpa kapas dan langsung menggunakan tangan? Berikut penjelasan dokter mengenai cara memakai toner yang benar serta jenis-jenis toner dan fungsinya.
Cara Memakai Toner Menurut Dokter, Boleh Gak Pakai Kapas?

Menurut dokter sekaligus skincare influencer, dr. Giovanni Abraham Mustopo, penggunaan toner sebenarnya tidak wajib selalu menggunakan kapas.
Toner dapat diaplikasikan menggunakan tangan selama tangan sudah dicuci hingga bersih sebelum menyentuh wajah. Cara tersebut terutama dapat digunakan untuk toner yang bertujuan memberikan hidrasi pada kulit.
Toner cukup dituangkan secukupnya ke telapak tangan, kemudian ditepuk-tepukkan secara lembut ke seluruh wajah hingga meresap.
"Kalau toner kamu fungsinya sebagai hydrating, kamu bisa langsung pakai (tanpa kapas). Jadi tap-tap aja," jelas dr. Giovanni Abraham, dilansir dari video TikTok pribadinya pada Selasa, 15 September 2026.
Sementara itu, penggunaan kapas dapat dipilih apabila toner memiliki fungsi untuk membersihkan sisa kotoran atau melakukan eksfoliasi.
Kapas membantu mengaplikasikan produk secara lebih merata sekaligus memberikan efek usapan ringan pada permukaan kulit.
"Kalau toner kamu fungsinya sebagai eksfoliasi (exfoliating toner), itu bagusnya pakai kapas," jelas dr. Giovanni Abraham lagi.
Dokter juga mengingatkan agar toner tak digunakan dengan cara menggosok wajah terlalu keras. Pengaplikasian sebaiknya dilakukan secara lembut agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit.
Jadi, jawaban dari pertanyaan apakah toner wajib memakai kapas adalah tidak. Yang lebih penting adalah memastikan tangan bersih, menggunakan cara yang sesuai dengan jenis toner, dan tidak menggosok kulit secara berlebihan.
Jenis-Jenis Toner Wajah dan Fungsinya

Toner tidak hanya memiliki satu fungsi karena produk yang beredar saat ini dibuat dengan kandungan dan manfaat yang berbeda-beda.
Karena itu, penting untuk mengetahui jenis toner sebelum menentukan cara pemakaiannya. Melansir laman L'Oreal Paris, berikut jenis-jenis toner wajah:
1. Hydrating Toner
Hydrating toner berfungsi untuk membantu menghidrasi dan menjaga kelembapan kulit. Jenis toner ini umumnya mengandung bahan humektan seperti hyaluronic acid atau glycerin.
Hydrating toner dapat digunakan oleh berbagai jenis kulit, termasuk kulit yang kering, dehidrasi, sensitif, maupun rentan berjerawat. Pengaplikasiannya umumnya lebih nyaman menggunakan telapak tangan dengan cara ditepuk-tepukkan secara lembut ke wajah.
2. Exfoliating Toner
Exfoliating toner mengandung bahan yang membantu mengangkat sel kulit mati di permukaan wajah. Kandungan yang umum digunakan antara lain AHA dan BHA.
Jenis toner ini dapat membantu membuat tekstur kulit terasa lebih halus, meratakan warna kulit, serta membantu mengatasi masalah seperti kulit kusam dan jerawat. Karena m
3. Clarifying Toner
Clarifying toner ditujukan terutama untuk kulit berminyak dan membantu mengontrol minyak berlebih. Jenis toner ini juga dapat membantu membersihkan pori-pori serta mengurangi kemungkinan munculnya jerawat.
Beberapa produk clarifying toner dapat diaplikasikan menggunakan kapas. Namun, tetap gunakan tekanan yang ringan dan hindari menggosok wajah terlalu keras.
4. Soothing Toner
Soothing toner diformulasikan untuk membantu menenangkan kulit yang sensitif atau mengalami iritasi. Kandungannya dapat berupa bahan yang dikenal memiliki efek menenangkan, seperti chamomile atau centella asiatica.
Jenis toner ini dapat menjadi pilihan bagi pemilik kulit yang membutuhkan hidrasi sekaligus perawatan yang lebih lembut. Saat menggunakannya, aplikasikan secara perlahan dan hindari gerakan menggosok yang berlebihan.
5. Brightening Toner
Brightening toner memiliki fungsi utama membantu membuat kulit tampak lebih cerah dan merata. Jenis ini biasanya dilengkapi bahan aktif yang ditujukan untuk membantu mengatasi tampilan kusam atau pigmentasi.
L'Oréal menyebut vitamin C sebagai salah satu kandungan yang dapat ditemukan pada toner untuk mencerahkan kulit. Pemilihannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan toleransi kulit masing-masing.
6. Treatment Toner
Treatment toner merupakan toner yang dibuat untuk menangani kebutuhan kulit tertentu. Jenisnya dapat berupa brightening toner, anti-aging toner, balancing toner, atau soothing toner dengan kandungan aktif yang disesuaikan dengan manfaatnya.
Karena formulanya dapat berbeda-beda, cara penggunaan treatment toner sebaiknya mengikuti petunjuk pada kemasan. Hal ini penting terutama jika produk mengandung bahan aktif yang berpotensi menyebabkan iritasi apabila digunakan secara berlebihan.
Pada akhirnya, pemakaian toner tidak harus selalu menggunakan kapas. Kenali terlebih dahulu jenis dan fungsi tonernya, kemudian pilih cara aplikasi yang paling sesuai agar skincare tetap nyaman digunakan dan tidak memberikan gesekan berlebihan pada kulit.