- Sheet mask berfungsi memberi hidrasi cepat melalui lapisan kedap udara yang menyerapkan serum ke wajah.
- Penggunaan sheet mask melebihi waktu 15 hingga 20 menit tidak dianjurkan karena dapat merusak skin barrier.
- Memakai sheet mask semalaman berisiko memicu iritasi, kulit kering, kemerahan, serta pertumbuhan mikroorganisme penyebab masalah jerawat.
Suara.com - Penggunaan sheet mask sering menjadi bagian dari rutinitas skincare karena praktis dan dapat membuat kulit terasa lebih lembap dalam waktu singkat.
Namun, muncul anggapan bahwa semakin lama sheet mask menempel di wajah, semakin banyak manfaat yang diperoleh. Bahkan, ada tren menggunakan sheet mask hingga tertidur semalaman.
Sheet mask memberikan hidrasi intens pada kulit wajah.
Lantas, apakah sheet mask boleh dibawa tidur semalaman? Ternyata, kebiasaan tersebut justru tidak dianjurkan untuk sheet mask biasa.
Apa Kegunaan Sheet Mask?
Sheet mask merupakan masker berbentuk lembaran yang sudah dibasahi serum atau essence dan ditempelkan langsung pada permukaan kulit.
Sheet mask bekerja dengan menciptakan lapisan kedap udara pada wajah yang mencegah serum cair menguap, sehingga memaksa kulit menyerap kelembapan dan nutrisi jauh lebih cepat.
Cara tersebut membuat kulit dapat terasa lebih lembap, kenyal, dan tampak lebih segar setelah menggunakan sheet mask.
Namun, manfaatnya bersifat sementara sehingga penggunaan lebih lama tidak otomatis menghasilkan manfaat yang lebih besar.
Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman?
Jawabannya adalah tidak. Sheet mask biasa sebaiknya tidak digunakan semalaman. Umumnya, produk jenis ini memang dirancang untuk dipakai dalam waktu sekitar 15–20 menit sebelum dilepas.
Dermatology Times menjelaskan bahwa penggunaan sheet mask lebih lama dari waktu yang direkomendasikan dapat meningkatkan risiko kulit mengalami kemerahan, kering, iritasi, hingga gangguan pada skin barrier.
Bahkan, sumber tersebut mengutip temuan bahwa penggunaan lebih dari sekitar 25–30 menit dapat membuat kandungan air pada lapisan terluar kulit terlalu tinggi.
Kondisi itu berpotensi menyebabkan kemerahan, kekeringan, kerusakan skin barrier, serta meningkatkan risiko dermatitis iritan atau alergi.
Sheet mask yang tetap basah selama berjam-jam juga menciptakan lingkungan lembap. Menurut Dermatology Times, kondisi tersebut dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme dan berpotensi memicu masalah pada folikel, terutama bagi pemilik kulit yang rentan berjerawat.