- Selebgram Julia Prastini diamankan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta di apartemen Jakarta Selatan pada Senin, 14 September 2026.
- Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi menemukan bukti pemesanan vape ilegal yang mengandung zat etomidate.
- Etomidate merupakan obat keras anestesi yang berbahaya bagi tubuh jika disalahgunakan melalui rokok elektrik ilegal.
Suara.com - Kasus selebgram Julia Prastini atau Jule menjadi perhatian setelah dirinya diamankan polisi terkait vape yang mengandung etomidate.
Kasus etomidate dalam vape bukan hal baru dan telah menjadi perhatian sejumlah otoritas kesehatan karena zat tersebut mulai ditemukan dalam produk rokok elektrik ilegal.
Bentuknya yang menyerupai produk vape biasa juga dapat membuat pengguna tidak menyadari bahwa cairan yang digunakan mengandung obat keras.
Lalu, sebenarnya apa itu vape etomidate? Simak penjelasan berikut untuk mengetahui duduk perkara serta bahaya yang dapat muncul akibat penyalahgunaan zat tersebut.
Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi?

Merangkum laman Direktorat Intelijen Obat dan Makanan, intelijen.pom.go.id, etomidate merupakan obat yang digunakan dalam dunia medis sebagai agen anestesi intravena untuk membuat pasien tertidur dalam waktu singkat.
Obat ini bekerja dengan memperkuat aktivitas GABA-A di otak sehingga aktivitas sistem saraf ditekan dan kesadaran dapat menurun.
Dalam penggunaan medis, etomidate diberikan melalui suntikan dan penggunaannya berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Zat tersebut bukan bahan yang semestinya ditambahkan secara sembarangan ke dalam cairan rokok elektrik.
Ketika etomidate disalahgunakan melalui vape, efek yang muncul dapat berbeda dan berisiko karena dosis, konsentrasi, serta cara masuknya zat ke tubuh tidak berada dalam pengawasan medis.
Direktorat Intelijen Obat dan Makanan BPOM juga mencatat sejumlah efek yang dapat muncul, seperti mual dan muntah, iritasi saluran napas, gangguan koordinasi, kehilangan kesadaran, serta gerakan atau kejang otot.
Etomidate juga dapat memengaruhi kelenjar adrenal dengan menghambat enzim yang berperan dalam produksi hormon kortisol.
Menurut penjelasan di laman Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia, pharmacy.uii.ac.id, efek tersebut dapat mengganggu fungsi tubuh dan menjadi lebih berbahaya ketika etomidate digunakan secara tidak semestinya.
Risiko lainnya adalah penurunan kesadaran hingga gangguan pernapasan.
Karena itu, penggunaan vape yang mengandung etomidate secara ilegal tidak dapat disamakan dengan penggunaan etomidate dalam prosedur medis yang dilakukan dengan dosis dan pemantauan tenaga kesehatan.
Kemunculan etomidate dalam vape juga menjadi perhatian karena produk tersebut dapat terlihat seperti rokok elektrik biasa.
BPOM menyebut penyalahgunaan etomidate dalam rokok elektrik sebagai ancaman kesehatan dan mengingatkan bahwa zat tersebut merupakan obat keras yang seharusnya digunakan dalam pengawasan medis.
Dengan demikian, istilah "vape etomidate" merujuk pada rokok elektrik atau cairan vape yang mengandung etomidate, bukan jenis vape biasa.
Kandungan tersebut membuat produk menjadi berisiko karena memasukkan obat anestesi ke dalam tubuh melalui cara yang tidak dirancang dan tidak diawasi untuk penggunaan medis.
Kronologi Penangkapan Jule oleh Polisi
![Clara Shinta membantah kalau sahabatnya, Jule tengah hamil. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/04/83821-julia-prastini-alias-jule.jpg)
Jule atau Julia Prastini diamankan oleh Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 14 September 2026, di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan.
Menurut polisi, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari perkara sebelumnya yang melibatkan dua perempuan yang diduga menjual vape mengandung etomidate.
Pengungkapan kasus bermula dari informasi yang diperoleh polisi di kawasan bandara. Petugas kemudian melakukan penelusuran hingga mengarah ke sebuah apartemen di Jakarta Barat dan mengamankan dua perempuan yang diduga terlibat dalam penjualan vape etomidate.
Dari pemeriksaan terhadap kedua perempuan tersebut, polisi menemukan komunikasi yang diduga berkaitan dengan jaringan pemasok yang lebih besar. Penyidik juga menemukan bukti pemesanan yang mengarah kepada Jule.
Polisi kemudian mendatangi apartemen tempat Jule berada ketika proses pemesanan tersebut masih berlangsung. Di lokasi, petugas menemukan vape yang mengandung etomidate dan mengamankan Jule untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Tandayu menyebut Jule dalam perkara tersebut berstatus sebagai pengguna atau saksi, bukan bandar. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, sementara Jule disebut direncanakan menjalani rehabilitasi.