Tong Kalap, Tong Nyesa: Siasat Kafe di Bandung Kurangi Limbah Makanan

Bimo Aria Fundrika

Senin, 21 September 2026 | 15:55 WIB
Tong Kalap, Tong Nyesa: Siasat Kafe di Bandung Kurangi Limbah Makanan
Ilustrasi makanan yang bersisa dibuang ke tempat sampah begitu saja. Sumber: Adobe Stock

Suara.com - Sepuluh kafe dan restoran di Bandung kini punya pekerjaan baru yakni, menimbang sisa makanan yang tidak habis dimakan pelanggan. Data itu bukan sekadar catatan dapur, melainkan bagian dari kampanye "Tong Kalap, Tong Nyesa!" yang diluncurkan WRI Indonesia di restoran Nara Park pada 11 Juli 2026 lalu.

Kampanye ini lahir dari angka yang cukup mengejutkan. Kota Bandung menghasilkan sekitar 1.492 ton sampah setiap hari, dan hampir separuhnya, sekitar 44-45 persen, adalah sampah makanan.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung tahun 2024 itu menunjukkan persoalan sampah makanan tidak berhenti pada apa yang dibuang, tapi juga pada keputusan yang dibuat jauh sebelum makanan sampai ke tempat sampah, mulai dari berapa banyak yang dipesan hingga berapa banyak yang benar-benar disantap.

Tekanan itu makin nyata di ujung rantai pengelolaan sampah. TPA Sarimukti, tempat pembuangan akhir utama untuk kawasan Bandung Raya, selama ini menanggung beban tinggi akibat volume sampah yang terus bertambah.

Nama kampanye diambil dari bahasa sehari-hari masyarakat Sunda. "Tong" berarti jangan, "nyesa" berarti menyisakan, sementara "kalap" menggambarkan kebiasaan mengambil atau memesan makanan berlebihan tanpa memikirkan apakah makanan itu akan benar-benar habis.

Pesannya sederhana: jangan lupa diri saat mengambil makanan, dan jangan menyisakan yang sudah diambil.

Sasaran utama kampanye ini adalah anak muda, kelompok yang jumlahnya lebih dari seperlima penduduk Bandung dan kerap menjadikan kafe serta restoran sebagai ruang nongkrong, kerja, sampai bikin konten.

Sepuluh mitra yang dilibatkan antara lain Bagi Kopi Dago, Greens and Beans, Hutanika, Kopitera Burangrang, Milestone, Nara Park, NERD Laboratory, Pho Ngon, Tedja Coffee di Saparua, dan Work Unusual. Di tempat-tempat ini pengunjung akan menemukan materi edukasi dan permainan interaktif seputar sampah makanan.

Program ini juga menghadirkan maskot bernama Teh Lidi, terinspirasi dari piring anyaman lidi yang lekat dengan tradisi makan masyarakat Jawa Barat. Menurut riset WRI Indonesia bersama AdvisLab, perempuan memegang peran penting dalam keputusan seputar makanan di rumah tangga, sehingga karakter ini dirancang tampil ramah dan tidak menggurui.

baca juga

Bagi para pemilik usaha, kampanye ini membuka cara pandang baru. "Kami juga memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi pelanggan," kata Erick Jusuf, pemilik Nara Park, soal peran pelaku usaha kuliner.

Sementara itu, Geza Isprimanto, Store Leader Milestone, menyebut program ini membuka perspektif baru. "Pengurangan food waste bukan hanya tanggung jawab pelanggan, tetapi juga pelaku usaha," ujarnya seperti dilansir dari laman WRI Indonesia.

Perubahan kecil sudah mulai terasa di lapangan. Dian Andriani David, Operasional Manager Bagi Kopi Dago, menceritakan banyak pelanggan sebelumnya memesan kopi susu, camilan, dan rice bowl sekaligus karena kebiasaan "sekalian". Setelah materi kampanye dipasang di meja, pelanggan mulai bertanya soal porsi yang sesuai. "Sampah makanan berkurang, sementara repeat order meningkat," katanya.

Hingga Oktober 2026, WRI Indonesia akan mengukur baseline dan endline timbulan sampah makanan di sepuluh restoran mitra menggunakan metode baku nasional dari Bapanas, Bappenas, dan Kemenko Pangan. Hasilnya akan menjadi tolok ukur efektivitas kampanye dalam mengubah perilaku makan warga kota.

Kampanye ini tidak berhenti di meja restoran. Lewat program Barudak Beraksi, sepuluh kelompok anak muda akan menjalankan aksi pengurangan sampah makanan di komunitas masing-masing, sementara Barudak Ngajarkeun membekali mereka menjadi fasilitator edukasi pengelolaan sampah.

Penulis: Inesia Dian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Water Station hingga Material Bekas, Bagaima Cara FestVent Kurangi Sampah

Dari Water Station hingga Material Bekas, Bagaima Cara FestVent Kurangi Sampah

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:14 WIB

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB

Investor China Bidik Deli Serdang, Industri Daur Ulang Bisa Serap 10.000 Tenaga Kerja

Investor China Bidik Deli Serdang, Industri Daur Ulang Bisa Serap 10.000 Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 16:25 WIB

Terkini

BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona, Para Pemenang Utama Berangkat ke Spotify Camp Nou

BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona, Para Pemenang Utama Berangkat ke Spotify Camp Nou

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:10 WIB

Hercules Soal Kasus Penyadapan Presiden: Ini Pengkhianat Bangsa, Tak Boleh Dibiarkan

Hercules Soal Kasus Penyadapan Presiden: Ini Pengkhianat Bangsa, Tak Boleh Dibiarkan

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:09 WIB

Banyak Kritik, Google Matikan Gemini AI untuk Akun Pelajar SD Sampai SMA

Banyak Kritik, Google Matikan Gemini AI untuk Akun Pelajar SD Sampai SMA

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:05 WIB

Toyota Kembali Jadi Merek Otomotif Paling Berharga di Dunia, BYD dan Hyundai Terkerek Naik

Toyota Kembali Jadi Merek Otomotif Paling Berharga di Dunia, BYD dan Hyundai Terkerek Naik

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 16:05 WIB

5 Sepatu Jalan Lokal di Bawah Rp300 Ribu, Sol Empuk dan Nyaman Dipakai Seharian

5 Sepatu Jalan Lokal di Bawah Rp300 Ribu, Sol Empuk dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 16:05 WIB

Dua Faktor Krusial yang Bawa Persib Bandung Comeback dan Lolos 16 Besar ACL Two

Dua Faktor Krusial yang Bawa Persib Bandung Comeback dan Lolos 16 Besar ACL Two

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 16:04 WIB

Usai Zoro, Mackenyu Perankan Mash Burnedead di Film Live Action Mashle

Usai Zoro, Mackenyu Perankan Mash Burnedead di Film Live Action Mashle

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 16:00 WIB

Kawal Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Pendukung Lantang Bersuara: Adili Jokowi dan Anaknya!

Kawal Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Pendukung Lantang Bersuara: Adili Jokowi dan Anaknya!

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:59 WIB

4 Fakta Penting Perombakan Konstituen Indeks MSCI

4 Fakta Penting Perombakan Konstituen Indeks MSCI

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:54 WIB

Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia

Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 15:51 WIB

×