Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 18 September 2026 | 08:56 WIB
Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027
Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dikebut. ANTARA FOTO/Hasrul Said/kye
baca 10 detik
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menargetkan separuh dari 24-28 proyek PSEL rampung pada tahun 2027.
  • Pembangunan fasilitas PSEL Bogor Raya 1 di Jawa Barat membutuhkan nilai investasi sebesar Rp2,8 triliun.
  • Proyek PSEL dirancang untuk menurunkan emisi sampah di TPA dan mengurangi kebutuhan lahan hingga 80 persen.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan setengah dari 24-28 proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) harus rampung pada 2027. Daerah berstatus darurat sampah diprioritaskan. 

Hal itu diungkap Zulhas pada peletakan batu pertama PSEL) Bogor Raya 1 di Desa Galuga, Bogor, Jawa Barat  pada Kamis (17/9/2026).

"Ada kira-kira 24 sampai 28 proyek PSEL. Ya, yang sudah kita kerjakan: Bali sudah, Kota Bekasi, kemudian di sini (Bogor), Jakarta belum, padahal Jakarta ini yang paling berat sebetulnya,” kata Zulhas. 

Sementara itu, sisa pembangunan ditargetkan rampung pada 2028. Secara keseluruhan, realisasi proyek PSEL baru mencapai 22,5 persen dari target yang ditetapkan. 

Peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek PSEL Bogor Raya 1, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026). [Tangkapan layar]
Peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek PSEL Bogor Raya 1, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026). [Tangkapan layar]

"Kita akan perkirakan separuh kita selesaikan jadi itu di 2027. Separuh lagi di 2028. Ini yang PSEL yang darurat. Dan ini baru menyelesaikan 22,5 persen. Masih ada 77,5 persen lagi yang di bawah," katanya.

Adapun proyek PSEL yang sudah berjalan tersebar di sejumlah wilayah seperti Bali, Kota Bekasi, dan Bogor. 

Untuk PSEL Bogor Raya 1 menelan nilai investasi sebesar Rp2,8 triliun dan diproyeksikan mampu menyerap hingga 1.200 tenaga kerja.

Fasilitas daur ulang tersebut dirancang untuk mengelola lebih dari 500.000 ton sampah per tahun atau mencakup sekitar 45 persen dari total timbulan sampah terolah di Kota dan Kabupaten Bogor. 

Dari aspek lingkungan, proyek berstandar internasional ini diklaim mampu menurunkan emisi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 80 persen, memangkas emisi karbon sebesar 640.000 ton setara CO2 per tahun, serta mengurangi kebutuhan lahan TPA hingga 80 persen. 

baca juga

Selain itu, fasilitas tersebut juga akan memasok energi hijau untuk memenuhi kebutuhan listrik lebih dari 100 rumah tangga di wilayah Bogor Raya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DSI Harus Jadi  Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

DSI Harus Jadi Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:28 WIB

Meski Akan Pegang 40% Saham, Danantara Tak Boleh Sembarangan Ngatur BEI

Meski Akan Pegang 40% Saham, Danantara Tak Boleh Sembarangan Ngatur BEI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 13:44 WIB

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Pria Muda Paling Banyak Terjerat Kredit Macet Pinjol

Pria Muda Paling Banyak Terjerat Kredit Macet Pinjol

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:53 WIB

Analogi Sepak Bola Prabowo soal Reshuffle: Fokus ke Strategi, Bukan Sekadar Tebak Nama

Analogi Sepak Bola Prabowo soal Reshuffle: Fokus ke Strategi, Bukan Sekadar Tebak Nama

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:52 WIB

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:31 WIB

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:30 WIB

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:23 WIB

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:18 WIB

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

×