Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 24 September 2026 | 15:03 WIB
Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya
rambut rontok akibat stres (magnific)
baca 10 detik
  • Stres fisik maupun emosional memicu kondisi sementara bernama telogen effluvium yang menyebabkan rambut rontok berlebihan setelah beberapa bulan.
  • Kondisi telogen effluvium mengakibatkan volume rambut secara keseluruhan menipis merata di berbagai bagian kulit kepala tanpa menyebabkan kebotakan total.
  • Rambut yang rontok akibat stres dapat tumbuh kembali secara bertahap setelah pemicu stres tersebut berhasil diatasi.

Suara.com - Rambut rontok setelah melewati masa penuh tekanan dapat membuat seseorang khawatir bahwa rambutnya akan terus menipis atau bahkan tidak tumbuh kembali.

Padahal, stres memang dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut dan memicu kerontokan yang baru terlihat beberapa waktu setelah tubuh mengalami tekanan.

Salah satu kondisi yang berkaitan dengan stres adalah telogen effluvium, yaitu kerontokan sementara ketika lebih banyak folikel rambut masuk ke fase istirahat sebelum akhirnya rambut terlepas.

Kabar baiknya, rambut rontok akibat stres pada kondisi tersebut umumnya dapat tumbuh kembali setelah pemicu teratasi dan siklus pertumbuhan rambut kembali berjalan normal.

Ciri-Ciri Rambut Rontok Akibat Stres

1. Rambut rontok lebih banyak dari biasanya

Kerontokan yang meningkat menjadi salah satu tanda yang paling mudah diperhatikan, misalnya rambut lebih banyak ditemukan di sisir, bantal, lantai kamar mandi, atau saluran pembuangan ketika keramas.

Pada telogen effluvium, kerontokan biasanya tidak muncul persis ketika seseorang sedang mengalami stres, tetapi dapat baru terlihat sekitar dua hingga tiga bulan setelah tubuh mengalami tekanan fisik atau emosional.

2. Rambut terlihat semakin tipis

Selain jumlah rambut yang rontok bertambah, volume rambut juga dapat terlihat berkurang secara menyeluruh.

baca juga

Rambut yang sebelumnya tampak tebal dapat terlihat lebih lemas, sementara belahan rambut atau ikatan rambut tampak lebih tipis karena jumlah helai yang berada dalam fase pertumbuhan berkurang.

3. Rambut menipis di berbagai bagian kepala

Kerontokan akibat telogen effluvium umumnya menyebabkan penipisan yang menyebar di kulit kepala, bukan hanya pada satu titik tertentu.

Pola ini berbeda dengan beberapa jenis kerontokan lain yang menyebabkan penipisan secara bertahap pada area tertentu sehingga penyebabnya perlu diperiksa apabila pola kerontokan tidak sesuai dengan gambaran tersebut.

4. Kerontokan muncul setelah periode stres atau perubahan kondisi tubuh

Hubungan waktunya dapat menjadi petunjuk penting ketika rambut mulai rontok setelah seseorang mengalami tekanan berat, sakit, demam tinggi, operasi, penurunan berat badan, atau perubahan tubuh lainnya.

Karena jedanya dapat mencapai beberapa bulan, seseorang terkadang tidak menyadari bahwa kerontokan yang dialami berkaitan dengan peristiwa yang terjadi sebelumnya.

5. Rambut yang rontok membuat kulit kepala tampak lebih jarang

Ketika jumlah rambut yang masuk fase istirahat meningkat, bagian atas kepala dapat terlihat lebih tipis dibandingkan sebelumnya.

Namun, telogen effluvium biasanya tidak menyebabkan kebotakan total dan kulit kepala pada umumnya tetap tampak sehat tanpa ruam, rasa terbakar, nyeri, atau pengelupasan.

6. Kerontokan berlangsung selama beberapa waktu, bukan hanya sehari

Rambut rontok akibat stres tidak selalu berhenti segera setelah seseorang mulai merasa lebih tenang.

Pada telogen effluvium, fase kerontokan dapat berlangsung selama beberapa bulan sebelum jumlah rambut yang rontok berangsur berkurang.

7. Rambut mulai menunjukkan pertumbuhan baru setelah kerontokan mereda

Ketika pemicu sudah teratasi, folikel rambut dapat kembali memasuki siklus pertumbuhan dan rambut baru mulai muncul di area yang sebelumnya menipis.

Pertumbuhan ini berlangsung bertahap sehingga rambut biasanya membutuhkan waktu sebelum kembali mencapai ketebalan seperti sebelumnya.

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali?

Ya, rambut rontok karena stres umumnya dapat tumbuh kembali apabila penyebabnya adalah telogen effluvium dan tidak terdapat masalah lain pada folikel rambut.

American Academy of Dermatology menyebutkan bahwa kerontokan berlebihan setelah periode stres biasanya bersifat sementara, dan setelah pemicunya berhenti, rambut umumnya dapat kembali mencapai kepadatan normal dalam sekitar enam hingga sembilan bulan.

Cleveland Clinic juga menjelaskan bahwa pada telogen effluvium, rambut biasanya mulai tumbuh kembali setelah periode kerontokan sekitar tiga hingga enam bulan, meskipun waktu pemulihan dapat berbeda pada setiap orang.

Meski demikian, tidak semua kerontokan rambut setelah stres otomatis disebabkan oleh telogen effluvium karena seseorang dapat mengalami beberapa jenis kerontokan secara bersamaan.

Jika rambut rontok berlangsung lama, muncul kebotakan berbentuk bercak, kerontokan semakin berat, atau terdapat keluhan lain pada kulit kepala, pemeriksaan dokter kulit diperlukan untuk mencari penyebab yang tepat.

Alopecia areata, misalnya, merupakan kondisi autoimun yang dapat menyebabkan kebotakan berbentuk bercak dan stres dapat berperan sebagai salah satu pemicunya, tetapi kondisi tersebut berbeda dari telogen effluvium.

Karena itu, mengelola stres, mencukupi kebutuhan nutrisi, menjaga kualitas tidur, dan merawat rambut dengan lembut dapat menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan, sementara penyebab kerontokan yang menetap sebaiknya ditangani berdasarkan hasil pemeriksaan medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri-Ciri Sunscreen Palsu yang Wajib Dikenali, Jangan Sampai Salah Beli

Ciri-Ciri Sunscreen Palsu yang Wajib Dikenali, Jangan Sampai Salah Beli

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya

Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:42 WIB

12 Tips Mengatasi Stres Berdasarkan Zodiak, Cara Gemini dan Scorpio Berbeda

12 Tips Mengatasi Stres Berdasarkan Zodiak, Cara Gemini dan Scorpio Berbeda

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Terkini

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:03 WIB

Kejagung Geledah Rumah Eks Bupati Nunukan Terkait Kasus Batubara di Kaltara

Kejagung Geledah Rumah Eks Bupati Nunukan Terkait Kasus Batubara di Kaltara

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:01 WIB

Review Film Daayra: Hadirkan Realita Pahit Penegakan Hukum yang Dilematis!

Review Film Daayra: Hadirkan Realita Pahit Penegakan Hukum yang Dilematis!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB

5 Cara Memilih Sneakers dengan Bantalan Terbaik agar Nyaman untuk Jalan Jauh

5 Cara Memilih Sneakers dengan Bantalan Terbaik agar Nyaman untuk Jalan Jauh

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB

YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah

YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 14:58 WIB

BYAN Cabut Force Majeure Usai RKAB Terbit

BYAN Cabut Force Majeure Usai RKAB Terbit

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 14:57 WIB

Arab Saudi Jamin Keamanan Selama Musim Haji saat Lagi Perang dengan Houthi

Arab Saudi Jamin Keamanan Selama Musim Haji saat Lagi Perang dengan Houthi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:55 WIB

Mitsubishi Fuso Ajak Pemilik Canter Euro4 Jalani Pengecekan Lampu Rem

Mitsubishi Fuso Ajak Pemilik Canter Euro4 Jalani Pengecekan Lampu Rem

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 14:55 WIB

Peringati Hari Tani di Senayan, AGRA Buka Suara soal Peluang Audiensi dengan DPR

Peringati Hari Tani di Senayan, AGRA Buka Suara soal Peluang Audiensi dengan DPR

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:53 WIB

Pesta Diskon BRI Debit di Lazada Payday Festival, Borong Belanjaan Harga Murah!

Pesta Diskon BRI Debit di Lazada Payday Festival, Borong Belanjaan Harga Murah!

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 14:52 WIB

×