Perkuat Literasi Anak di Sorong, Ini Pentingnya Pembelajaran Sesuai Kemampuan Siswa

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:20 WIB
Perkuat Literasi Anak di Sorong, Ini Pentingnya Pembelajaran Sesuai Kemampuan Siswa
Perkuat Literasi Anak di Sorong, Pembelajaran Disesuaikan dengan Kemampuan Siswa. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Accelero Indonesia mengatasi rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa SD di Sorong melalui pendekatan TaRL.
  • Program yang melibatkan relawan ASEAN dan lokal ini berlangsung dari 20 Juli hingga 10 September 2026.
  • Evaluasi menunjukkan program tersebut berhasil meningkatkan level literasi dan numerasi peserta yang hadir secara rutin.

Suara.com - Kemampuan dasar membaca dan berhitung masih menjadi tantangan bagi sebagian siswa sekolah dasar di Sorong, Papua Barat Daya. Hasil evaluasi program pendidikan Accelero Indonesia menunjukkan, 59,1 persen anak yang mengikuti asesmen literasi dan 84,6 persen peserta asesmen numerasi masih berada di bawah level 3.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian anak kelas 3 hingga 6 SD masih membutuhkan penguatan kemampuan dasar untuk memahami pelajaran yang lebih kompleks.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Accelero Indonesia menerapkan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL), yang menyesuaikan pembelajaran dengan kemampuan aktual anak, bukan semata-mata berdasarkan usia atau tingkat kelas.

Program yang berlangsung pada 20 Juli hingga 10 September 2026 ini menjangkau 335 anak di empat sekolah, yaitu SDN 33, SDN 26, SD YPK 1, dan SD YPK 2.

Perkuat Literasi Anak di Sorong, Pembelajaran Disesuaikan dengan Kemampuan Siswa. (Dok. Istimewa)
Perkuat Literasi Anak di Sorong, Pembelajaran Disesuaikan dengan Kemampuan Siswa. (Dok. Istimewa)

Pelaksanaannya didukung 39 relawan lokal dan 11 Youth Volunteers dari negara-negara ASEAN melalui kolaborasi dengan ASEAN Foundation dan Maybank Foundation dalam program eMpowering Youths Across ASEAN (eYAA).

Founder Accelero Indonesia, Catherine Octaviane Tikara, mengatakan salah satu tantangan pendidikan yang ditemukan di Sorong adalah ketidaksesuaian antara jenjang kelas dan penguasaan kemampuan dasar anak.

“Melalui pendekatan Teaching at the Right Level, kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar sesuai kemampuan mereka, bukan sekadar mengikuti tuntutan kelas,” ujar Catherine.

Dalam penerapannya, anak-anak terlebih dahulu mengikuti asesmen untuk mengidentifikasi kemampuan membaca dan berhitung. Hasilnya digunakan untuk mengelompokkan peserta berdasarkan tingkat kemampuan, sehingga kegiatan belajar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Relawan kemudian mendampingi anak melalui permainan edukatif, bahan bacaan, lembar aktivitas, dan alat bantu numerasi. Perkembangan peserta dipantau melalui asesmen berkala dan evaluasi akhir.

baca juga

Hasil evaluasi menunjukkan adanya perkembangan kemampuan peserta selama program. Di antara anak-anak dengan tingkat kehadiran minimal 30 persen, sebanyak 69,5 persen mengalami peningkatan level literasi dan 50,8 persen mengalami peningkatan level numerasi.

Angka tersebut berasal dari perbandingan asesmen awal dan akhir pada kelompok peserta dengan tingkat kehadiran minimal 30 persen. Secara keseluruhan, termasuk peserta dengan tingkat kehadiran lebih rendah, peningkatan level literasi tercatat pada 47,1 persen anak, sedangkan peningkatan numerasi tercatat pada 33,4 persen anak.

Selain metode pembelajaran, akses terhadap bahan bacaan yang sesuai usia dan mudah dijangkau juga menjadi perhatian. Ketersediaan buku dapat membantu anak terus berlatih membaca di luar kegiatan belajar bersama relawan.

Karena itu, Accelero Indonesia mengajak masyarakat berpartisipasi melalui gerakan donasi buku bacaan anak, termasuk buku cerita, buku bergambar, dongeng, serta buku aktivitas literasi dan numerasi yang masih layak digunakan.

Menurut Catherine, penguatan literasi dan numerasi tidak dapat hanya mengandalkan satu organisasi. Kolaborasi sekolah, komunitas, relawan, dan masyarakat dibutuhkan agar anak-anak memiliki akses terhadap pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan mereka.

Setelah menjalankan program di Sorong, Accelero Indonesia juga memperluas jangkauan program ke Ambon dan Bima untuk mendukung penguatan kemampuan dasar anak di Indonesia Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI Memang Pintar Susun Anggaran, tapi Literasi Keuangan Tak Boleh Ketinggalan

AI Memang Pintar Susun Anggaran, tapi Literasi Keuangan Tak Boleh Ketinggalan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Literasi AI untuk Orang Tua: Mencegah Jejak Digital Anak Jadi Bumerang di Masa Depan

Literasi AI untuk Orang Tua: Mencegah Jejak Digital Anak Jadi Bumerang di Masa Depan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Ketahanan Finansial Masyarakat Pesisir Tak Cukup dengan Literasi Keuangan

Ketahanan Finansial Masyarakat Pesisir Tak Cukup dengan Literasi Keuangan

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Terkini

Belajar dari Kerusuhan Paris: Mengapa Krisis Biaya Hidup Bisa Memicu Amarah Massal?

Belajar dari Kerusuhan Paris: Mengapa Krisis Biaya Hidup Bisa Memicu Amarah Massal?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Sinopsis A Touch of Green, Drama China Romantis Li Xian dan Zhang Jing Yi

Sinopsis A Touch of Green, Drama China Romantis Li Xian dan Zhang Jing Yi

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:15 WIB

YouTube Uji Coba Sembunyikan Tombol Dislike, Pengguna Harus Klik Menu Tambahan

YouTube Uji Coba Sembunyikan Tombol Dislike, Pengguna Harus Klik Menu Tambahan

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Langit Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Demi Amankan Jakarta Running Festival

Langit Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Demi Amankan Jakarta Running Festival

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Mengapa Gelas Minuman Dingin Basah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Gelas Minuman Dingin Basah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Dilema Pekerja Hari Ini: Pilih Menganggur atau Tahan Overwork dengan Gaji Kecil?

Dilema Pekerja Hari Ini: Pilih Menganggur atau Tahan Overwork dengan Gaji Kecil?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Viral Mobil MBG Dipakai Buat Piknik Keluarga

Viral Mobil MBG Dipakai Buat Piknik Keluarga

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Pajero Sport Hantam Pejalan Kaki dan 2 Mobil di Mampang, Pelajar 14 Tahun Meninggal Dunia

Pajero Sport Hantam Pejalan Kaki dan 2 Mobil di Mampang, Pelajar 14 Tahun Meninggal Dunia

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Mager Bersih-bersih? Gunakan 8 Robot Vacuum Ini untuk Lantai Kinclong Tanpa Repot

Mager Bersih-bersih? Gunakan 8 Robot Vacuum Ini untuk Lantai Kinclong Tanpa Repot

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Dibayar Lewat Bank, Bukan Kopdes

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Dibayar Lewat Bank, Bukan Kopdes

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:03 WIB

×