- Dermatolog merekomendasikan pembaruan pelindung sinar UV setiap dua jam sekali demi menjaga pertahanan kulit dari paparan matahari.
- Pembersihan minyak berlebih menggunakan kertas penyerap secara lembut mencegah riasan wajah bergeser saat pembaruan pelindung dilakukan.
- Pemilihan format produk seperti tabir surya bubuk, batangan, semprot, atau cair dengan teknik tepukan menjaga riasan tetap rapi.
Suara.com - Memakai makeup seharian sambil tetap melindungi kulit dari sinar UV sering menjadi tantangan. Banyak orang ragu untuk mengaplikasikan ulang sunscreen karena takut riasan bergeser, kusam, atau jadi cakey. Padahal, perlindungan matahari harus diperbarui secara rutin, terutama jika kamu berada di luar ruangan.
Dermatolog umumnya merekomendasikan reapply sunscreen setiap dua jam, atau lebih cepat jika berkeringat, berenang, atau terkena air. Makeup di atasnya tidak mengubah aturan ini. Lapisan sunscreen bisa menipis karena gesekan, minyak, dan paparan matahari, sehingga perlindungan berkurang seiring waktu.
Kabar baiknya, ada beberapa cara praktis untuk menambahkan lapisan SPF tanpa harus menghapus seluruh makeup. Kunci utamanya adalah memilih format produk yang tepat dan menerapkan teknik yang benar: blot dulu, tekan (jangan usap), serta pastikan jumlah produk cukup.
Dengan teknik yang tepat, wajah tetap terlindungi dan tampilan makeup bisa tetap rapi sepanjang hari. Berikut panduan lengkapnya.
1. Blot Minyak Berlebih Terlebih Dahulu
Langkah paling penting sebelum reapply adalah membersihkan minyak dan keringat. Gunakan blotting paper atau tisu bersih. Tekan lembut pada area T-zone (dahi, hidung, dagu) tanpa mengusap.
Gerakan mengusap justru bisa mengangkat foundation dan concealer. Setelah minyak terserap, permukaan wajah lebih siap menerima sunscreen baru tanpa membuat makeup meleleh atau memisah.
2. Gunakan Sunscreen Powder atau Mineral Powder SPF
Powder sunscreen adalah pilihan paling ramah makeup. Teksturnya ringan dan bisa diaplikasikan di atas foundation tanpa merusak riasan. Gunakan kuas yang menyertai produk atau kuas bedak besar.
Sapukan secara merata ke seluruh wajah, luangkan waktu setidaknya 15 detik per area agar jumlah produk cukup. Powder juga membantu mengontrol kilap sehingga wajah terlihat lebih matte dan fresh. Ideal untuk touch-up siang hari.
3. Coba Sunscreen Stick
Sunscreen stick praktis dibawa ke mana-mana dan cocok untuk area yang paling sering terkena sinar matahari, seperti hidung, dahi, dan tulang pipi. Pastikan makeup sudah set.
Gesekkan stick dengan tekanan ringan dalam satu arah, jangan bolak-balik karena bisa mengangkat foundation. Setelah itu, tepuk lembut dengan jari bersih atau sponge agar merata dan tidak mengkilap. Stick sangat berguna jika kamu hanya ingin menambahkan perlindungan di titik tertentu.
4. Semprotkan Sunscreen Mist atau Setting Spray SPF
Jika kamu tidak ingin menyentuh wajah sama sekali, pilih mist atau setting spray yang mengandung SPF. Kocok botol, tutup mata dan mulut, lalu semprot dari jarak 15–20 cm secara merata.
Biarkan mengering sebentar. Pastikan kamu menyemprot cukup banyak karena mist cenderung memberikan lapisan yang lebih tipis. Produk ini juga bisa menyegarkan makeup sekaligus.
5. Aplikasikan Sunscreen Cair atau Krim dengan Sponge
Untuk perlindungan yang lebih maksimal, gunakan sunscreen fluid atau lotion biasa. Tuangkan sedikit produk di punggung tangan, ambil dengan sponge (Beautyblender atau cushion puff) yang sedikit lembap, lalu tekan-tekan ke wajah secara bertahap.
Mulai dari area berwarna kulit (dahi, pipi, hidung, dagu), baru kemudian area yang memakai blush atau kontur. Hindari gerakan menggosok. Teknik pressing ini menjaga makeup tetap di tempatnya sambil menambahkan lapisan SPF yang cukup.
Dengan metode di atas, kamu tidak perlu memilih antara kulit yang terlindungi dan makeup yang rapi. Pilih cara yang paling sesuai dengan aktivitas dan jenis makeupmu, lalu praktikkan secara konsisten. Kulit sehat dan tampilan yang tetap cantik sepanjang hari bisa dicapai bersamaan.