- Sunscreen untuk usia 40 tahun ke atas sebaiknya memiliki SPF minimal 30.
- Pilih produk dengan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB.
- Sesuaikan tekstur dan kandungan sunscreen dengan kondisi kulit.
Suara.com - Memasuki usia 40 tahun, kondisi kulit dapat mengalami sejumlah perubahan, mulai dari berkurangnya kelembapan hingga munculnya garis-garis halus. Meski begitu, tidak ada sunscreen khusus yang wajib digunakan berdasarkan batas usia tertentu.
Pemilihan sunscreen tetap perlu disesuaikan dengan jenis dan kondisi kulit, aktivitas sehari-hari, serta intensitas paparan sinar matahari. Faktor-faktor tersebut penting diperhatikan agar perlindungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kulit.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih sunscreen untuk usia 40 tahun ke atas? Berikut panduannya.
Sunscreen merupakan produk perawatan kulit yang berfungsi melindungi kulit dari paparan radiasi ultraviolet (UV) melalui filter khusus yang membantu mengurangi dampak sinar UVA dan UVB.
1. Pilih Sunscreen dengan SPF Minimal 30
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah Sun Protection Factor (SPF). Angka SPF menunjukkan tingkat perlindungan produk terhadap sinar UVB yang dapat menyebabkan kulit terbakar.
Penggunaan sunscreen dengan SPF minimal 30 direkomendasikan. Hal ini karena produk dengan SPF 30 mampu menyaring sekitar 97 persen sinar UVB ketika digunakan sesuai takaran pengujian.
Untuk penggunaan sehari-hari, sunscreen SPF 30 sudah dapat menjadi pilihan. Sementara itu, SPF 50 atau lebih tinggi dapat dipertimbangkan ketika beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.
2. Pastikan Memiliki Perlindungan UVA dan UVB
Selain SPF, perhatikan keterangan perlindungan pada kemasan. Pilih sunscreen dengan label broad spectrum atau perlindungan terhadap UVA dan UVB.
Sinar UVA dapat menembus lebih dalam ke lapisan kulit dan berkontribusi terhadap munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti garis halus dan perubahan warna kulit. Sementara itu, sinar UVB lebih berkaitan dengan kulit terbakar akibat paparan matahari.
Pada produk sunscreen yang beredar di Indonesia, perlindungan UVA juga dapat dikenali melalui keterangan PA (Protection Grade of UVA). Semakin banyak tanda plus, semakin tinggi tingkat perlindungan UVA yang ditunjukkan oleh sistem penilaian tersebut.
Untuk perlindungan yang lebih menyeluruh, pilih produk dengan SPF minimal 30 dan perlindungan UVA yang memadai, misalnya PA+++ atau PA++++.
3. Sesuaikan Tekstur Sunscreen dengan Kondisi Kulit
Kondisi kulit setiap orang bisa berbeda ketika memasuki usia 40 tahun ke atas. Sebagian orang mengalami kulit yang lebih kering, sementara lainnya tetap memiliki kulit berminyak atau kombinasi.
Pemilihan tekstur sunscreen dapat disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Untuk kulit kering, sunscreen berbentuk krim atau lotion dengan kandungan pelembap dapat dipertimbangkan agar kulit terasa lebih nyaman.
Sementara itu, kulit berminyak dapat memilih sunscreen bertekstur gel atau cair yang terasa ringan. Apabila kulit cenderung sensitif, produk dengan formula sederhana dan tanpa pewangi dapat menjadi alternatif untuk mengurangi kemungkinan iritasi.
4. Perhatikan Kandungan Pelembap
Kulit yang terasa lebih kering dapat membutuhkan perawatan tambahan untuk menjaga kelembapannya. Oleh sebab itu, sunscreen dengan kandungan pelembap bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna berusia 40 tahun ke atas.
Beberapa bahan yang umum ditemukan dalam produk perawatan kulit antara lain sebagai berikut.
- Hyaluronic acid: membantu menarik dan mempertahankan air sehingga kulit terasa lebih terhidrasi.
- Glycerin: merupakan humektan yang membantu menarik air ke lapisan kulit bagian luar.
- Ceramide: membantu menjaga fungsi lapisan pelindung kulit agar kelembapan tidak mudah hilang.
5. Pertimbangkan Sunscreen Mineral untuk Kulit Sensitif
Jenis filter UV juga dapat menjadi bahan pertimbangan ketika memilih sunscreen. Secara umum, sunscreen dibedakan menjadi sunscreen mineral dan sunscreen kimia berdasarkan bahan aktif penyaring sinar UV yang digunakan.
Sunscreen mineral biasanya menggunakan zinc oxide atau titanium dioxide. Kedua bahan tersebut bekerja pada permukaan kulit untuk membantu melindungi dari paparan sinar UV.
Sementara itu, sunscreen kimia menggunakan filter UV yang menyerap radiasi ultraviolet. Formulanya sering kali memiliki tekstur lebih ringan dan mudah dibaurkan.
Pilihan antara sunscreen mineral dan kimia sebaiknya disesuaikan dengan kenyamanan serta kondisi kulit.
6. Pilih Formula Tahan Air untuk Aktivitas Luar Ruangan
Bagi yang sering berkegiatan di luar ruangan, sunscreen dengan keterangan water resistant dapat dipertimbangkan. Formula ini dirancang untuk mempertahankan perlindungan selama periode tertentu ketika kulit terkena air atau keringat.
Perhatikan keterangan durasi pada kemasan, misalnya tahan air selama 40 atau 80 menit.
Sunscreen dengan klaim tersebut tetap perlu diaplikasikan ulang sesuai petunjuk produk, terutama setelah berenang, berkeringat, atau mengeringkan kulit menggunakan handuk.
7. Utamakan Produk yang Nyaman Digunakan Setiap Hari
Sunscreen sebaiknya digunakan secara konsisten, bukan hanya ketika cuaca terasa panas atau saat berlibur ke pantai.
Pilih produk yang mudah diratakan, tidak menimbulkan rasa perih, dan sesuai dengan rutinitas perawatan kulit.
Apabila menggunakan makeup, sunscreen dengan hasil akhir yang nyaman di bawah riasan dapat memudahkan pemakaian sehari-hari.