- Passport Index menempatkan paspor Indonesia pada peringkat ke-56 dunia dengan Mobility Score sebesar 89 pada tahun 2026.
- Skor mobilitas paspor Indonesia mencakup akses bebas visa ke 49 negara dan fasilitas Visa on Arrival di 40 negara.
- Posisi paspor Indonesia di kawasan Asia Tenggara berada di urutan keenam di bawah Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Timor-Leste, dan Thailand.
Filipina, misalnya, berada di peringkat ke-65 dunia dengan skor 78. Kemudian, Vietnam menempati posisi ke-72 dengan skor 69, disusul Kamboja di peringkat ke-74 dengan skor 66.
Sementara itu, Laos berada di peringkat ke-79 dengan Mobility Score 61 dan Myanmar menempati posisi ke-86 dengan skor 54.
Faktor yang Memengaruhi Ranking Paspor Indonesia
Peringkat paspor suatu negara bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Naik atau turunnya ranking paspor Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
- Hubungan Diplomatik: Kebijakan resiprokal (timbal balik) antar-pemerintah Indonesia dengan negara sahabat.
- Keamanan dan Stabilitas: Stabilitas politik internal serta tingkat keamanan warga negara saat berada di luar negeri.
- Kepatuhan Imigrasi: Tingkat kepatuhan warga negara terhadap hukum imigrasi di negara tujuan (seperti tidak melebihi overstay).
Secara keseluruhan, ranking paspor Indonesia 2026 berada di peringkat ke-56 dunia dengan Mobility Score 89 menurut Passport Index.
Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih tertinggal dari lima negara, yaitu Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Timor-Leste, dan Thailand.
Data ini memberikan gambaran mengenai akses perjalanan internasional bagi warga Indonesia.
Sebelum merencanakan perjalanan ke luar negeri, pastikan UNTUK selalu memeriksa kembali persyaratan dokumen imigrasi terbaru di portal resmi pemerintah negara tujuan, karena aturan visa dapat mengalami penyesuaian berkala.